7 Blunder Tim PB terhadap Kasus Kang Da Wit di Drakor Pro Bono

Episode 9 dan 10 drakor Pro Bono menyajikan momen yang bikin geregetan. Tim pro bono (disingkat PB) berseteru dengan Kang Da Wit (Jung Kyung Ho) di persidangan. Mereka menjadi tim hukum dari penggugat yang menuduh Kang Da Wit memanipulasi sidang saat jadi hakim.
Sepanjang dua episode ini, tim PB melakukan berbagai blunder dan kesalahan dalam menanggapi gugatan terhadap Kang Da Wit. Tindakan mereka bikin penonton emosi parah. Berikut ini tujuh blunder yang dilakukan tim PB atas kasus Kang Da Wit menjelang ending drakor Pro Bono.
1. Tim PB tidak menunjukkan simpati yang memadai saat Kang Da Wit terbuka menceritakan kisah masa lalunya dan kematian ibunya

2. Akibatnya, Kang Da Wit mundur dari posisi ketua tim dan mengundurkam diri dari firma sehingga mereka kini menjadi lawan di persidangan

3. Mereka lebih memilih membela Yoo Jae Beom yang merupakan residivis kasus penipuan dan juga menjebak Kang Da Wit atas kasus suap

4. Mereka dibutakan keinginan untuk mengalahkan Kang Da Wit dan gagal melihat gugatan terhadap Kang Da Wit punya niat jahat terselubung

5. Jika Kang Da Wit dipidana atas penyalahgunaan wewenang dan manipulasi sidang, maka koruptor yang didakwanya dulu akan bebas

6. Keyakinan tim PB soal keadilan dan membela orang-orang lemah justru tak tercapai karena mereka secara tak langsung membebaskan para cukong

7. Bukan hanya itu. Setelah kasus Kang Da Wit, tim PB juga akan dibubarkan sebab firma Oh& Partners tidak lagi membutuhkan mereka

Tindakan tim PB yang memilih menjadi lawan Kang Da Wit bikin penonton drakor Pro Bono kecewa. Terlebih mereka melakukan berbagai blunder meski berprofesi sebagai advokat publik yang harusnya mengedepankan empati pada korban. Kamu ikutan kesal tidak dengan sikap mereka di dua episode 9-10?


















