Di permukaan, drakor Cashero tampak seperti drama fantasi-aksi yang ringan dan unik. Seorang pegawai negeri biasa mendadak memiliki kekuatan super yang bergantung pada uang tunai, konsep yang terdengar absurd sekaligus segar. Namun semakin jauh cerita berjalan, semakin jelas bahwa Cashero bukan sekadar kisah pahlawan dengan kekuatan nyeleneh.
Di balik adegan aksi dan humor satirnya, Cashero menyimpan kritik sosial yang tajam dan menyakitkan. Drama ini menggunakan genre superhero bukan untuk melarikan diri dari realitas, melainkan untuk menelanjangi kenyataan hidup modern, ketimpangan ekonomi, eksploitasi orang baik, dan sistem yang terus menekan mereka yang paling berkorban. Berikut beberapa bukti yang menunjukkan bahwa Cashero adalah kritik sosial berkedok superhero.
