8 Closure yang Didapatkan Tim Pro Bono di Ending Pro Bono, Tuntas!

Ending Pro Bono (2025) terasa begitu memuaskan karena bukan cuma menyelesaikan satu konflik utama, tapi juga memberi penutup yang jelas bagi hampir seluruh karakter pentingnya. Setiap anggota tim Pro Bono akhirnya mendapat jawaban atas luka, dilema, dan pilihan hidup yang mereka hadapi sejak awal drama.
Bukan tipe ending yang sekadar menang di pengadilan, Pro Bono menutup ceritanya dengan closure emosional, tentang keadilan, pengampunan, dan makna menjadi penegak hukum yang sesungguhnya. Berikut sembilan closure penting yang berhasil diraih oleh anggota tim Pro Bono di episode terakhir.
1. Da Wit berhasil mematahkan gugatan penyalahgunaan wewenang, meski ia dengan jujur mengakui bahwa tindakannya juga didorong oleh dendam personal

2. Da Wit sekaligus membuka tabir kasus penyuapan pengangkatan hakim agung Shin Jung Seok, yang menyeret nama Oh Gyu Jang dan Jeon Hyeon Bae

3. Kasus ini jadi titik balik besar bagi Jang Yeong Sil, yang akhirnya berani menghadapi traumanya dengan mengungkap kejahatan ayah, Jeon Hyeon Bae

4. Park Gi Ppeum meneguhkan pilihannya sebagai pengacara publik, tetap setia membela mereka yang lemah tanpa ragu dan tanpa pamrih

5. Yoo Nan Hui terus melangkah dengan idealismenya, fokus memperjuangkan isu HAM, perempuan, dan korban kekerasan yang selama ini sering diabaikan

6. Tak lagi tergoda prestise, Jun U menolak tawaran pindah tim dari Da Wit, menandakan bahwa Pro Bono kini merupakan rumah yang ia pilih sendiri

7. Meski berhasil menacapai tujuannya Da Wit justru menemukan ulang esensi hukum, bukan sebagai alat kekuasaan, melainkan sarana melindungi manusia

8. Da Wit memilih keluar dari Oh & Partners dan mendirikan firma sendiri bersama tim Pro Bono, menandai awal baru yang mereka perjuangkan bersama

Delapan closure ini membuktikan bahwa Pro Bono bukan sekadar drama hukum penuh intrik, melainkan cerita tentang pertumbuhan, keberanian, dan pilihan moral. Setiap karakter tidak hanya “menang”, tetapi juga berdamai, entah dengan masa lalu, prinsip, dan diri mereka sendiri.
Dengan berakhirnya perjalanan tim Pro Bono di bawah satu atap lama dan dimulainya langkah baru bersama, ending ini terasa benar-benar tuntas sekaligus memuaskan.

















