7 Diskriminasi Petugas Kebersihan Hankuk University di Oh My Ghost Clients

Setelah terikat kontrak gaib yang misterius, No Mu Jin (Jung Kyung Ho) kembali menghadapi kasus kematian tak wajar seorang buruh di Oh My Ghost Clients. Kali ini, ia bertemu dengan hantu Kim Yeong Suk, petugas kebersihan di Hankuk University yang meninggal karena serangan jantung.
Saat menyelidiki penyebab kematiannya, terungkap berbagai bentuk diskriminasi yang selama ini dialami para petugas kebersihan di kampus tersebut. Mereka dipaksa menjalani hal-hal di luar tanggung jawab mereka.
Mirip dengan realita yang sering terjadi di dunia nyata, berikut tujuh bentuk diskriminasi yang menimpa mereka. Ironis dan tak bermoral!
1. Para petugas kebersihan diwajibkan mengikuti ujian aneh yang sama sekali tidak berkaitan dengan pekerjaan mereka

2. Soal-soalnya seolah-olah ditujukan untuk mahasiswa, bukan untuk pekerja kebersihan, membuat mereka tertekan secara mental

3. Jika gagal, mereka bisa langsung dipecat tanpa proses yang adil. Ujian ini jadi momok menakutkan yang terus menghantui

4. Selain tidak relevan, ujian juga dilaksanakan saat hari libur, tanpa upah tambahan

5. Mereka tak diizinkan memakai fasilitas lift kampus. Alhasil, mereka harus naik turun tangga gedung tinggi sambil membawa peralatan berat

6. Ketika menyuarakan haknya, para petugas malah dituding mengganggu ketertiban oleh sebagian mahasiswa

7. Mereka diperlakukan tidak hormat, diremehkan, bahkan dipaksa bekerja lebih dari jam kerja sewajarnya

Kisah para petugas kebersihan di Oh My Ghost Clients bukan sekadar fiksi, tapi cerminan nyata dari ketidakadilan struktural yang masih dialami banyak pekerja kelas bawah. Lewat kemunculan hantu Kim Yeong Suk, drama ini menyuarakan kritik sosial tajam yang biasa terjadi di kehidupan sehari-hari.