Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Diskriminasi yang Dialami Seong Hee Joo di Perfect Crown

3 Diskriminasi yang Dialami Seong Hee Joo di Perfect Crown
Cuplikan drakor Perfect Crown (dok.MBC/Perfect Crown)
Intinya Sih
  • Seong Hee Joo, anak kedua dari pengusaha besar, menghadapi diskriminasi sejak kecil karena statusnya sebagai anak dari selir dan dianggap tidak pantas menjadi pewaris keluarga.

  • Meskipun berprestasi di sekolah dan sukses memimpin perusahaan, pencapaian Hee Joo sering diabaikan oleh ayah serta petinggi yang lebih menghargai status sosial dibanding kemampuan.

  • Sang ayah mencoba menjodohkan Hee Joo dengan pengusaha kecil demi kepentingan keluarga, tapi ia menolak karena merasa diremehkan dan memilih menentukan jalan hidupnya sendiri.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Seong Hee Joo (IU) dikenal sebagai anak kedua dari seorang pengusaha besar Seong Hyeon Guk (Jo Seung Yeon) di drakor Perfect Crown (2026). Sepanjang hidupnya, Seong Hee Joo berusaha untuk totalitas dalam menetapkan tujuannya. Dia dikenal sangat cakap dan pandai dalam belajar.

Gak hanya itu, perusahaan yang didirikannya juga mencapai banyak hal setelah dipimpin olehnya. Sayangnya, kehidupan sempurna Seong Hee Joo ini gak pernah diakui oleh banyak orang, terutama keluarganya. Ayahnya berusaha menggantikan posisinya dengan kakak sulungnya, Seong Tae Joo (Lee Jae Won).

Kenyataannya, Seong Hee Joo mengalami diskriminasi parah sehingga mendedikasikan dirinya untuk terus membuktikan diri. Lalu, diskriminasi apa saja yang dialami oleh Seong Hee Joo sepanjang hidupnya di drakor Perfect Crown?

Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.

1. Statusnya dikenal luas sebagai anak haram

Cuplikan drakor Perfect Crown
Cuplikan drakor Perfect Crown (dok.MBC/Perfect Crown)

Kelahiran Seong Hee Joo cukup kontroversial di kalangan elit layaknya pejabat dan pengusaha kelas atas. Seong Hee Joo sebelumnya hidup dan dibesarkan ibunya, yang statusnya sebagai selir Seong Hyeon Guk, hingga usia 10 tahun. Setelah itu, Seong Hee Joo diserahkan ke keluarga ayahnya untuk dibesarkan.

Hubungan Seong Hee Joo dan keluarga ayahnya juga gak bisa dikatakan baik. Mereka kerap menganggap sosok Hee Joo gak akan pantas sebagai pewaris Castle Group ini. Sejak masa sekolah, Seong Hee Joo memang disekolahkan di tempat elit. Sayangnya, banyak temannya yang berasal dari kalangan pejabat dan keluarga kerajaan, menganggap Seong Hee Joo gak pantas untuk diajak berteman.

Gak hanya itu, Seong Hee Joo juga kesulitan untuk mengurus izin pemakaian fasilitas sekolah karena statusnya. Dia merasa gak adil karena para anak keluarga bangsawan dengan mudah mengakses fasilitas, baik dengan jalur resmi maupun gak resmi.

2. Segala pencapaiannya gak diakui oleh keluarga dan petinggi sekolah

Cuplikan drakor Perfect Crown
Cuplikan drakor Perfect Crown (dok.MBC/Perfect Crown)

Dikarenakan statusnya sebagai anak haram merebak, Seong Hee Joo berusaha keras untuk membuktikan diri. Dia sangat totalitas dalam belajar dan mencapai berbagai penghargaan di setiap pertandingan. Pada akhirnya, Seong Hee Joo berhasil menjadi sosok pelajar yang fenomenal karena mempertahankan gelar terbaik di setiap bidang.

Sayangnya, kepala sekolah menekankan jika pencapaian Seong Hee Joo ini gak akan berdampak banyak. Dia tetap harus merelakan banyak hal untuk para pesaingnya yang dianggap punya status sosial lebih tinggi daripada dirinya. Kondisi ini juga dialami Hee Joo selama mendirikan perusahaan, lho.

Ayahnya dan seluruh jajaran direksi berusaha mencari kesalahannya. Sekalipun perusahaannya maju dan berkembang pesat, mereka seakan berlomba untuk menjadikan kakaknya sebagai pemimpin perusahaan yang telah dibangun dengan susah payah.

3. Dijodohkan dengan berbagai pengusaha kecil

Cuplikan drakor Perfect Crown
Cuplikan drakor Perfect Crown (dok.MBC/Perfect Crown)

Di usianya yang matang, Hee Joo sadar jika dirinya sangat bekerja keras untuk mendapatkan segala pencapaian dalam hidupnya ini. Dia memang belum punya rencana dekat untuk menikah dan masih fokus ke pekerjaannya. Sayangnya, sang ayah berpikir sebaliknya.

Seong Hyeon Guk berusaha untuk menikahkan anaknya dengan laki-laki pilihannya. Namun, Hee Joo merasa jika kandidat yang diberikan ayahnya ini gak memenuhi standar yang selama ini telah diusahakannya. Para laki-laki ini umumnya merupakan pengusaha kecil yang membangun perusahaan dari keluarga yang gak cukup terpandang.

Dengan segala pencapaiannya, Hee Joo menolak keras karena merasa jika ayahnya meremehkannya dan berusaha untuk menjatuhkannya. Pada akhirnya, dia memutuskan untuk menaikkan status sosialnya dengan jalur pernikahan.

Sayangnya, pilihan yang dijalani Hee Joo ini jelas gak mudah dilalui. Namun, apakah dirinya berhasil menikahi pangeran untuk mencapai ambisinya di drakor Perfect Crown?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hella Pristiwa
EditorHella Pristiwa
Follow Us