poster drama When Life Gives You Tangerines (dok. Netflix/When Life Gives You Tangerines)
Yang terbaru, ada drakor berlatar tahun 1950-an yang dirilis Netflix, yakni When Life Gives You Tangerines. Drakor ini mengisahkan tentang kisah cinta seorang anak haenyeo bernama Oh Ae Sun (IU) dan anak penjual ikan bernama Yang Gwan Sik (Park Bo Gum). Keduanya sudah bersama sejak mereka masih berusia 10 tahun.
Perjalanan cinta Oh Ae Sun dan Yang Gwan Sik dipenuhi oleh berbagai hal. Meskipun akhirnya bersatu dan terikat dalam pernikahan, mereka harus menghadapi banyak masalah, salah satunya masih mengakarnya budaya patriarki di lingkungan mereka. Tak hanya itu, mereka juga harus menghadapi beragam konflik setelah berkeluarga dan mempunyai anak.
Ketiga drakor di atas seru banget buat ditonton. Meskipun gak berlatar kehidupan modern, ketiga drama di atas menampilkan alur cerita yang menarik sehingga gak heran jika ketiganya menjadi tontonan favorit pencinta drama Korea.
Mengapa latar tahun 1950-an sangat signifikan dalam sejarah drama Korea? | Tahun 1950-an adalah era terjadinya Perang Korea (1950-1953). Drama dengan latar ini biasanya menggambarkan perjuangan untuk bertahan hidup, perpisahan keluarga akibat ideologi, serta proses pembangunan kembali Korea yang hancur pascaperang. |
Tema apa yang paling menonjol dalam drama-drama era ini? | Tema yang mendominasi adalah keluarga yang terpisah, trauma perang, dan ketangguhan wanita dalam menghadapi kemiskinan setelah kehilangan anggota keluarga pria di medan perang. |
Apakah ada drama yang fokus pada aspek budaya di tahun 1950-an? | Ya, drama "Jeongnyeon: The Star Is Born" sangat unik karena tidak hanya bicara soal perang, tapi memperlihatkan bagaimana budaya seni teater menjadi hiburan sekaligus pelarian bagi masyarakat Korea yang sedang berduka di pertengahan tahun 50-an. |