4 Drakor dan film Bertema Dunia Virtual dan Teknologi Imersif

Dunia virtual dan teknologi imersif makin sering jadi latar cerita drakor dan film, menghadirkan konflik dan relasi yang terbentuk lewat ruang digital. VR, AI, hingga AR tak hanya menjadi elemen cerita, tapi juga memengaruhi emosi dan keputusan para karakternya.
Lewat artikel ini, simak deretan drama dan film Korea yang mengeksplorasi hubungan manusia di tengah simulasi digital, sekaligus melihat bagaimana batas antara dunia virtual dan dunia nyata mulai kabur—yuk, baca selengkapnya di bawah ini!
1. Boyfriend on Demand (2026)

Boyfriend on Demand mengisahkan Seo Mi Rae, produser webtoon yang tenggelam dalam pekerjaan hingga kehidupan asmaranya nyaris berhenti. Kesempatannya untuk “melarikan diri” datang saat ia memperoleh perangkat Monthly Boyfriend, sebuah akses ke dunia virtual yang menawarkan simulasi hubungan romantis dengan pasangan yang terasa sempurna.
Di luar dunia virtual, Mi Rae justru terjebak dalam hubungan profesional yang canggung dengan Park Gyeong Nam, rekan kerja sekaligus pesaingnya yang bersikap dingin dan sulit ditebak. Ketika pengalaman di dunia digital mulai memengaruhi perasaannya di dunia nyata, Mi Rae pun dihadapkan pada pilihan emosional yang membuatnya mempertanyakan makna kedekatan dan keaslian sebuah hubungan.
Tayang mulai 6 Maret 2026 di Netflix, drama arahan Kim Jung Shik ini dibintangi Ji Soo dan Seo In Guk. Lewat balutan romansa dan fantasi yang berpadu dengan teknologi imersif, ceritanya memperlihatkan bagaimana dunia virtual menjadi ruang pelarian emosional yang perlahan berdampak pada kehidupan nyata para karakternya.
2. Love Phobia (2026)

Love Phobia mengisahkan Yun Bi A, seorang programmer yang menciptakan sistem kencan berbasis VR dan AI dengan tingkat kecocokan sempurna. Lewat teknologi ini, ia menghadirkan pengalaman romansa virtual yang aman dan ideal, namun justru membuka kembali trauma dan ketakutan terhadap cinta yang selama ini berusaha ia hindari. Di sisi lain ada Han Seon Ho, penulis novel yang setia pada cara hidup analog dan kesulitan memahami emosi orang lain, hingga pertemuan mereka perlahan mengaburkan batas antara hubungan virtual dan perasaan nyata.
Tayang di U+ Mobile TV mulai 19 Februari 2026, drama arahan Wang Hye Ryung ini dibintangi Yeon Woo dan Kim Hyun Jin. Dengan mengangkat konsep VR dating dan AI, ceritanya melihat bagaimana dunia virtual perlahan ikut membentuk cara seseorang memahami cinta dan membangun relasi di dunia nyata.
3. Wonderland (2024)

Wonderland menceritakan sekelompok orang yang bisa berinteraksi dengan orang tercinta yang telah meninggal melalui sistem AI dalam panggilan video simulasi. Jeong In, seorang pramugari, dan Bai Li, seorang arkeolog, menemukan kenyamanan dan kesempatan untuk mengulang hubungan mereka dengan orang-orang yang telah tiada, sementara batas antara dunia nyata dan dunia digital menjadi semakin emosional dan kompleks.
Film arahan Kim Tae Yong ini dibintangi Tang Wei, Bae Suzy, Park Bo Gum, Jung Yu Mi, dan Choi Woo Shik, dan dirilis di bioskop Korea Selatan dan Netflix pada 2024 lalu. Wonderland meraih Popular Star Award di Blue Dragon Film Awards 2024 dan masuk beberapa nominasi lain, termasuk Best Director, Best Actress, dan Technical Award, menegaskan kekuatan visual dan konsep AI yang diangkat dalam ceritanya.
4. Memories of the Alhambra (2018-2019)

Memories of the Alhambra berfokus pada Yoo Jin Woo, CEO perusahaan investasi teknologi yang perjalanannya ke Spanyol berubah menjadi rangkaian kejadian berbahaya setelah ia terlibat dalam gim augmented reality (AR) berlatar Istana Alhambra. Gim tersebut perlahan mengaburkan batas antara dunia virtual dan dunia nyata, menyeret Yoo Jin Woo dan Jung Hee Joo—pemilik hostel yang terkait dengan pengembang gim—ke dalam konflik yang tak lagi bisa dibedakan antara realitas dan simulasi.
Tayang di tvN pada Desember 2018 hingga Januari 2019, drama ini dibintangi Hyun Bin dan Park Shin Hye dengan Ahn Gil Ho sebagai sutradara. Memories of the Alhambra juga sempat mencuri perhatian di Baeksang Arts Awards ke-55 (2019) lewat raihan Technical Award untuk efek visual, serta masuk nominasi Best Director dan Best Actor.
Dunia virtual dan teknologi imersif merupakan konsep unik yang diangkat dalam drakor dan film, memperlihatkan bagaimana ruang digital bisa menjadi bagian dari cerita dan memengaruhi alur, konflik, serta dinamika hubungan antar karakter. Dari Boyfriend on Demand hingga Memories of the Alhambra, tiap cerita menampilkan versi berbeda dari dunia digital—yuk, tonton drama dan filmnya dan rasakan sendiri bagaimana teknologi membentuk kisah mereka!


















