3 Drakor Medis Berasal dari Karya Jepang, Terbaru Doctor X!

Drama medis selalu punya daya tarik tersendiri karena bukan hanya menampilkan ketegangan ruang operasi, tetapi juga dilema etika, ambisi, dan konflik antar-dokter. Beberapa di antaranya bahkan merupakan adaptasi dari karya atau drama Jepang, yang kemudian diolah ulang dengan gaya dan nuansa khas Korea sehingga menghadirkan cerita yang lebih emosional dan mendalam.
Dalam artikel ini, kita akan membahas tiga drama medis Korea yang berasal dari karya Jepang, termasuk Doctor X versi Korea yang menjadi salah satu yang paling dinantikan. Yuk, lanjutkan membaca untuk melihat daftar lengkapnya dan apa yang membuat tiap judul begitu menarik!
1. Doctor X: Age of the White Mafia (2026)

Doctor X: Age of the White Mafia adalah drama medis Korea yang mengikuti kisah Kye Su Jeong, seorang ahli bedah jenius yang dikirim melalui agensi dokter milik Jang Hui Suk untuk mengisi kekosongan di departemen bedah Rumah Sakit Universitas Guseo. Dengan keahlian operasinya, ia mengungkap praktik korup dan absurditas dalam sistem medis, sekaligus berhadapan dengan Bu Seung Gwon, direktur rumah sakit, serta terlibat dalam dinamika profesional dengan dokter magang Park Tae Gyeong. Cerita berfokus pada konflik kekuasaan di dunia rumah sakit dengan sentuhan noir.
Drama yang dijadwalkan tayang Oktober 2026 ini disutradarai oleh Lee Jung Rim dan dibintangi oleh Kim Ji Won, Lee Jung Eun, Son Hyun Joo, dan Kim Woo Seok. Serial ini merupakan adaptasi dari drama Jepang populer Doctor-X: Surgeon Michiko Daimon, yang dikenal sebagai salah satu karya medis ikonik. Dengan pendekatan baru dalam versi Korea, drama ini diharapkan mampu menghadirkan ketegangan, karakter kuat, dan kritik sosial yang relevan bagi penonton masa kini.
2. Doctor John (2019)

Doctor John adalah drama medis tentang para dokter spesialis manajemen nyeri yang memecahkan sumber rasa sakit pasien layaknya investigasi misteri. Ceritanya mengikuti Cha Yo Han, ahli anestesi jenius berjuluk “10 Seconds”, dan Kang Shi Young, dokter berbakat yang hangat dan empatik. Di tengah penanganan berbagai kasus, mereka menghadapi dilema etika yang kompleks—terutama mengenai eutanasia—serta pergulatan batin ketika keputusan medis bersinggungan dengan nilai kemanusiaan.
Disutradarai oleh Jo Soo Won dan Kim Young Hwan, drama ini merupakan adaptasi dari novel Jepang On Hand of God (神の手) karya Kusakabe Yo, dan menampilkan proses para dokter bekerja sebagai tim, belajar dari kesalahan, serta mencari keseimbangan antara ilmu kedokteran dan tanggung jawab moral.
3. Behind the White Tower (2007)

Behind the White Tower adalah drama medis yang berfokus pada intrik politik dan perebutan kekuasaan di dalam sebuah rumah sakit. Ceritanya mengikuti Dr. Jang Jun Hyeok, ahli bedah ambisius yang berusaha meraih posisi kepala departemen, namun rencananya terganggu ketika seorang dokter baru, Dr. No Min Guk, didatangkan dari Amerika sebagai calon penerus.
Di tengah persaingan, hubungan antar-dokter berubah-ubah antara rekan dan lawan, sementara Dr. Choi Do Yeong, sahabat Jang yang idealis dan berfokus pada pasien, akhirnya terseret dalam konflik ketika Jang digugat atas dugaan kelalaian medis, membuatnya harus memilih antara jabatan, persahabatan, dan moral.
Disutradarai oleh Ahn Pan Seok dan ditulis oleh Lee Ki Won, drama ini menampilkan pemain utama Kim Myung Min dan Lee Sun Kyun, serta memadukan tema medis dengan drama sosial dan politik institusi. Behind the White Tower merupakan adaptasi dari novel Jepang Shiroi Kyoto karya Yamazaki Toyoko, menyoroti dilema etika profesi dokter, pertarungan reputasi, serta benturan antara ambisi pribadi dan tanggung jawab terhadap pasien.
Ketiga drama medis adaptasi Jepang ini menghadirkan kisah dokter dan rumah sakit dengan dinamika yang menarik, mulai dari konflik internal hingga dilema etika profesi. Dari cerita yang sudah bisa ditonton hingga Doctor X versi Korea yang segera tayang, penonton bisa mengikuti perjalanan setiap karakter dan melihat bagaimana setiap kisah drama tersebut berkembang.



















