cuplikan adegan Perfect Crown (dok. MBC/Perfect Crown)
Tak hanya itu, kontroversi semakin membesar setelah para anggota parlemen dalam drakor tersebut meneriakkan “Cheon-se” saat Pangeran Ian naik takhta. Dalam sejarah Korea, ungkapan tersebut digunakan untuk raja Joseon, sedangkan istilah “Man-se” hanya dipakai untuk kaisar China.
Sebagai catatan, secara harfiah, cheon-se berarti 'semoga kerajaan ini makmur selama seribu tahun'. Sementara, man-se berarti 'semoga kerajaan ini makmur selama sepuluh ribu tahun'.
Detail-detail ini membuat sejumlah penonton merasa drama tersebut menggambarkan Korea sebagai kerajaan bawahan China. Akibatnya, Perfect Crown dituduh mendukung narasi sejarah kontroversial terkait hubungan Korea dan China, termasuk isu “Northeast Project” yang sensitif.
Sebagai informasi, Northeast Project merupakan proyek yang berupaya membangun ulang hubungan China dan Korea, di mana China adalah negara pelindung yang dominan. Sementara itu, Korea (Joseon) adalah negara bawahannya. Isu ini merupakan hal yang sensitif bagi masyarakat Korea Selatan karena sejarah kedua negara tersebut.