Kenapa I An Dianggap Berbahaya saat Menduduki Takhta di Perfect Crown?

- I An mengambil alih takhta penuh untuk mengusut kasus racun dan kebakaran di istana, memanfaatkan kekuasaan raja agar penyelidikan bisa dilakukan tanpa batasan keluarga kerajaan.
- Sebagai raja, I An berpotensi menghentikan manipulasi Yoon Yi Rang dan Yoon Sung Won yang selama ini mengendalikan kekuasaan istana demi kepentingan pribadi mereka.
- Dengan dukungan Seong Hui Ju sebagai ratu yang cerdas dan berpengaruh, serta kepercayaan publik yang tinggi, I An dipandang mampu memperkuat legitimasi dan stabilitas kerajaan.
I An (Byeon Woo Seok) merupakan seorang pangeran agung yang memegang perwalian raja di drakor Perfect Crown (2026). Perwalian ini menjadi sebuah simbol bahwa I An menggantikan seluruh peran raja dan mendampingi Raja di berbagai kesempatan. Perwalian ini akan dilepaskan ketika raja sudah memasuki umur legal dan pantas menjadi pemimpin.
Sayangnya, banyak kondisi yang membuat I An harus mengambil alih takhta ini secara penuh. Raja sendiri juga mengetahui jika takhta yang didapatkannya ini hanya pinjaman sementara. Bagi I An, menjadi seorang raja akan melindungi beberapa orang yang disayanginya, termasuk Seong Hui Ju (IU) dan Yi Yoon (Kim Eun Ho).
Sayangnya, banyak orang menganggap I An akan lebih berbahaya ketika menduduki takhta raja. kenapa pikiran ini bisa muncul di drakor Perfect Crown?
Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.
1. Pelaku kasus keracunan dan kebakaran akan terbongkar

Di hari pernikahannya, I An harus mendapati istrinya, Seong Hui Ju, kolaps di depan mata. Dia mendapati istrinya mengonsumsi obat dalam kadar yang cukup banyak, padahal Seong Hui Ju telah berhenti mengkonsumsi obat tidur. I An berpendapat jika dirinya menjadi target racun tersebut.
Gak lama kemudian, I An harus menjadi korban kebakaran dalam istana. Banyak yang berspekulasi jika kebakaran ini dilakukan oleh internal istana. Sayangnya, penyidikan gak bisa menjangkau keluarga kerajaan karena peraturan. Ketika I An menjabat, dia bisa menggunakan kekuasaannya untuk memberi izin pada pihak kepolisian dalam menyelidiki 2 kasus tersebut lebih baik. I An akan punya kekuasaan penuh dan akses informasi yang lebih leluasa.
2. Oposisi gak bisa lagi memanfaatkan kekuasaan istana

Sebagai seorang raja, Yi Yoon selama ini dikendalikan oleh ibunya, Yoon Yi Rang (Gong Seung Yeon), dan kakeknya, Yoon Sung Won (Jo Jae Yun). Kedua orang ini punya agenda pribadi dan terus menyerang I An di setiap kesempatan. Yoon Yi Rang sendiri punya banyak relasi yang memudahkannya untuk menyerang I An dari dalam.
Ketika I An menjabat, Yoon Yi Rang dan Yoon Sung Won gak akan punya relasi kuat dengan raja. I An bisa dengan mudah menyingkirkan Yoon Yi Rang dan Yoon Sung Won untuk membentuk sebuah lingkungan oposisi yang lebih sehat. Namun, pengkhianatan keduanya terhadap surat wasiat raja sebelumnya, Yi Hwan (Sung Joon), memang patut dipertanyakan.
3. Punya sosok Seong Hui Ju sebagai ratu

Banyak orang berpendapat jika raja merupakan sosok yang paling berpengaruh. Sayangnya, I An membagi pengaruh tersebut dengan istrinya, Seong Hui Ju. Seong Hui Ju sendiri dibesarkan di tengah keluarga pebisnis kental dengan berbagai ambisi yang diturunkan dari ayahnya, Seong Hyeon Guk (Jo Seung Yeon).
Seong Hui Ju berhasil menjalankan dan membesarkan bisnis keluarganya dengan tangan dinginnya selama ini. Dia juga bukan sosok yang mudah dihadapi dan dipengaruhi orang lain. Kepercayaannya terhadap I An juga sangat tinggi. Berbeda dengan ratu sebelumnya, Seong Hui Ju dan keluarganya gak pernah berambisi untuk berkuasa di dalam istana.
4. Istana akan mendapatkan kekuatan dan kepercayaan yang sangat besar

Jauh sebelum skandal kontrak pernikahan, I An dikenal luas sebagai sosok pangeran agung yang berkuasa. Dia berhasil mendapatkan atensi dan kepercayaan publik yang sangat besar. Sekalipun mendapatkan penolakan, hubungannya dengan Seong Hui Ju juga dicintai banyak orang.
Ketika I An berhasil membuktikan diri, publik bisa jadi berpihak ke I An dengan kekuatan yang lebih besar lagi. Hal ini dikarenakan I An merupakan keturunan langsung keluarga kerajaan yang masih hidup. Setuju dengan pernyataan ini?



















