Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Drakor Romansa di Era Kolonial Jepang, Ada 100 Days of Deception
Cuplikan drama 100 Days of Deception (youtube.com/ tvNDRAMA_official)
  • Artikel menyoroti enam drama Korea berlatar era kolonial Jepang yang memadukan kisah cinta, perjuangan kemerdekaan, dan konflik emosional di tengah tekanan penjajahan.
  • Beberapa judul populer seperti Whale Star: The Gyeongseong Mermaid dan 100 Days of Deception menampilkan tokoh perempuan kuat yang terlibat dalam misi rahasia serta hubungan rumit di masa penjajahan.
  • Drama lain seperti Birthday Letter, The Hymn of Death, Chicago Typewriter, dan Capital Scandal menghadirkan romansa tragis hingga lintas waktu dengan nuansa sejarah dan pengorbanan yang mendalam.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Drama Korea berlatar era kolonial Jepang tak hanya menghadirkan kisah sejarah yang penuh gejolak, tetapi juga menyuguhkan romansa yang menguras emosi. Mulai dari kisah cinta yang tumbuh di tengah situasi penuh ketidakpastian, hubungan yang terhalang status dan keadaan, hingga cerita tragis yang terinspirasi dari peristiwa nyata, deretan drama ini menawarkan kisah berkesan dengan nuansa sejarah yang kental.

Bagi yang menyukai perpaduan romansa, drama sejarah, dan konflik emosional, ada banyak judul yang layak masuk daftar tontonan. Berikut rekomendasi drakor romansa berlatar era kolonial Jepang yang menghadirkan kisah cinta dengan latar kehidupan masyarakat pada masa penjajahan!

1. Whale Star: The Gyeongseong Mermaid (2027)

Mun Ka Young dan Choi Woo Shik (instagram.com/ m_kayoung l instagram.com/ fable_company)

Dijadwalkan tayang pada 2027 di tvN, Whale Star: The Gyeongseong Mermaid merupakan adaptasi webtoon karya Na Yoon Hee yang mengambil latar tahun 1926 pada masa kolonial Jepang. Ceritanya mengikuti Heo Su A (Mun Ka Young), gadis 17 tahun yang dijual keluarganya menjadi pelayan. Setelah menemukan pejuang kemerdekaan Kang Ui Hyeon (Choi Woo Shik) dalam kondisi kritis, ia diam-diam merawatnya hingga pulih.

Namun, percobaan pembunuhan oleh rekan Ui Hyeon membuat Su A kehilangan suaranya. Ia kemudian pergi ke Gyeongseong dan terlibat dalam perjuangan kemerdekaan, sementara Ui Hyeon yang merupakan putra hakim pro-Jepang terus menjalankan misi rahasianya sebagai mata-mata. Saat jalan mereka kembali bertemu, keduanya dihadapkan pada ujian yang menguji kesetiaan, masa lalu, sekaligus perasaan mereka.

2. 100 Days of Deception (2026)

Cuplikan drama 100 Days of Deception (youtube.com/ tvNDRAMA_official)

Mulai tayang pada 10 Oktober 2026 di tvN, 100 Days of Deception membawa penonton ke Gyeongseong pada masa penjajahan Jepang. Kisahnya berpusat pada Lee Ga Gyeong (Kim You Jung), pencopet berbakat yang menerima misi menyusup ke Kantor Pemerintahan Jenderal Jepang di Joseon sebagai "mata-mata palsu" selama 100 hari. Seiring berjalannya waktu, ia justru berubah menjadi informan sungguhan yang terjebak antara bertahan hidup, kesetiaan, dan keyakinannya.

Di tengah kehidupan gandanya, Ga Gyeong semakin dekat dengan Kim Tae Ung alias Sato Hideo (Park Jin Young), penerjemah keturunan Korea yang bekerja di gedung yang sama. Di balik berbagai rahasia dan ketegangan politik, benih-benih romansa perlahan tumbuh di antara keduanya.

3. Birthday Letter (2019)

Cuplikan drama Birthday Letter (dok. KBS2/ Birthday Letter)

Birthday Letter mengangkat kisah Moo Gil (Song Geon Hee/Jeon Moo Song) dan Il Ae (Jo Soo Min), sahabat masa kecil sekaligus cinta pertama yang hidup pada era kolonial Jepang. Di luar kehendak mereka, keduanya harus meninggalkan Hapcheon, Korea Selatan menuju Hiroshima, Jepang, hingga akhirnya terpisah.

Puluhan tahun kemudian, pada 2019, Moo Gil menerima surat ulang tahun dari Il Ae, cinta pertamanya. Surat itu membawanya kembali mengenang kisah cinta dan perpisahan yang mereka alami di tengah masa penjajahan Jepang.

4. The Hymn of Death (2018)

Cuplikan drama The Hymn of Death (dok. SBS/ The Hymn of Death)

Terinspirasi dari kisah nyata Kim Woo Jin dan Yun Shim Deok, The Hymn of Death mengikuti Kim Woo Jin (Lee Jong Suk), penulis naskah teater yang hidup di Korea pada era kolonial Jepang. Meski telah menikah, ia justru jatuh cinta kepada Yun Shim Deok (Shin Hye Sun), soprano pertama Korea.

Di tengah kisah mereka, Shim Deok merekam lagu "Praise of Death" yang kemudian menjadi lagu pop Korea pertama pada 1926. Namun, hubungan Woo Jin dan Shim Deok harus berakhir dengan kisah yang tragis.

5. Chicago Typewriter (2017)

Cuplikan drama Chicago Typewriter (dok. tvN/ Chicago Typewriter)

Menggabungkan dua lini waktu, Chicago Typewriter membawa cerita dari Korea pada masa pendudukan Jepang di tahun 1930-an hingga era modern. Han Se Ju (Yoo Ah In), novelis best seller yang mengalami kebuntuan ide, bertemu Yoo Jin O (Go Kyung Pyo), ghostwriter misterius yang menawarkan bantuan. Di sisi lain, Jeon Seol (Lim Soo Jung) hadir sebagai penggemar sekaligus anti-penggemar Han Se Ju.

Lambat laun, ketiganya menyadari hubungan antara kehidupan masa lalu dan masa kini. Berlatar perubahan sejarah Korea, drama ini mengangkat kisah penebusan, persahabatan, sekaligus romansa yang melintasi dua zaman.

6. Capital Scandal (2007)

Cuplikan drama Capital Scandal (dok. KBS2/ Capital Scandal)

Mengambil latar Korea pada 1930-an di bawah penjajahan Jepang, Capital Scandal berfokus pada Seon Woo Wan (Kang Ji Hwan), putra keluarga kaya yang dikenal sebagai playboy. Demi memenangkan taruhan, ia berusaha merebut hati Na Yeo Kyung (Han Ji Min), pemilik toko buku yang diam-diam merupakan pejuang kemerdekaan. Tanpa disadari, hubungan mereka berkembang menjadi cinta yang tulus.

Sementara Woo Wan mulai terlibat dalam gerakan kemerdekaan, Lee Su Hyeon (Ryu Jin), sahabatnya yang bekerja di Kepolisian Jepang, harus menghadapi dilema antara tugas dan keyakinannya. Drama ini memadukan romansa, komedi, dan perjuangan kemerdekaan dalam kisah yang penuh intrik dan pengorbanan.

Lewat deretan drama di atas, kita bisa melihat bagaimana kisah romansa dipadukan dengan era kolonial Jepang yang penuh tekanan dan konflik. Di tengah situasi tersebut, hubungan antar tokoh sering tumbuh dari keadaan yang tidak mudah, membuat cinta dan perjuangan berjalan beriringan. Kalau kamu suka cerita seperti ini, jangan lupa menonton deretan dramanya di saluran resmi penayangannya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article