Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
When Life Gives You Tangerines
When Life Gives You Tangerines (instagram.com/netflixkr)

Intinya sih...

  • Fight for My Way: Perjuangan dua tokoh utama dalam menghadapi himpitan ekonomi dan mengejar impian.

  • My Mister: Potret kemiskinan yang jujur dan bantuan tulus sebagai jangkar untuk bertahan.

  • Little Women: Perbedaan kontras antara keluarga kaya dan miskin serta perjuangan untuk melunasi hutang.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Drama bukan hanya sekedar tontonan, tapi seringkali memberikan banyak pembelajaran. Mulai dari belajar untuk saling memahami, menghormati, optimis, hingga bersyukur. Banyak juga drama Korea yang mengangkat kisah tentang orang-orang yang berjuang di garis kemiskinan.

Bukan sekadar mengeksploitasi penderitaan, tapi memperlihatkan kegigihan seseorang dalam menghadapi himpitan ekonomi yang mencekik. Mengajarkan arti perjuangan dan bersyukur atas apa yang telah dimiliki. Berikut ini enam drama Korea tentang keluarga miskin yang menolak menyerah.

1. Fight for My Way

Fight for My Way (x.com/KBSWorldTV)

Masih ingat adegan-adegan aegyo khas Kim Ji Won saat memerankan karakter Choi Ae Ra di drama Fight for My Way? Bukan sekedar kisah romantis anak muda, tapi juga perjuangan untuk hidup yang lebih baik. Dua tokoh utama dalam drama ini mewakili realita banyak orang saat banyak kebutuhan yang harus dipenuhi sambil menyimpan semangat untuk mengejar impian.

Meski sering direndahkan oleh orang yang memiliki koneksi dan uang, mereka tetap berdiri dan saling menyemangati. Perjuangan Ko Dong Man (Park Seo Jun) untuk kembali ke ring dan Ae Ra yang mengejar impian sebagai penyiar adalah bentuk perlawanan terhadap sistem yang tidak adil. Mereka membuktikannya semua orang punya kesempatan untuk terus mencoba.

2. My Mister

Meski sempat diprotes karena perbedaan umur antara kedua pemeran utama, My Mister tetap sukses menghibur penonton berkat jalan ceritanya yang menyentuh. Lee Ji An (IU) dan Park Dong Hun (Lee Sun Kyun) adalah dua tokoh utama yang mengalami beban hidup yang sulit. My Mister menampilkan potret kemiskinan dengan cara yang sangat jujur melalui karakter Lee Ji An.

Di mana ia harus ia terjebak dalam utang rentenir yang menumpuk sambil merawat neneknya yang tuli. Lee Ji An harus hidup dalam mode bertahan hidup yang dingin dan sulit. Namun, di tengah keputusasaan tersebut, drama ini juga memperlihatkan bagaimana bantuan tulus bisa menjadi jangkar untuk tetap bertahan.

3. Little Women

Little Women (x.com/CJnDrama)

Kamu akan melihat perbedaan yang sangat kontras antara keluarga kaya dan miskin dalam drama Little Women. Drama ini mengikuti kehidupan tiga saudara perempuan yang tumbuh dalam kemiskinan ekstrem setelah orang tua mereka pergi meninggalkan utang yang menumpuk. Oh In Joo (Kim Go Eun) dan Oh In Kyung (Nam Ji Hyun) bekerja keras untuk melunasi semua hutang.

Namun, sekeras apapun mereka bekerja, nyatanya mereka tetap miskin dan kekurangan. Sementara sang adik, Oh In Hye (Park Ji Hu) adalah seorang siswi di SMA seni bergengsi yang memiliki bakat melukis. Untuk meraih cita-citanya, ia memilih untuk masuk ke lingkaran keluarga kaya.

4. When Life Gives You Tangerines

When Life Gives You Tangerines (instagram.com/netflixkr)

When Life Gives You Tangerines mengambil latar waktu pada tahun 1960-an di Pulau Jeju. Oh Ae Sun (IU) adalah gadis pemberontak yang tidak dapat bersekolah karena keterbatasan ekonomi. Sementara Yang Gwan Sik (Park Bo Gum) adalah pria yang tulus dan bertanggung jawab.

Meski keduanya hidup dalam keterbatasan, Oh Ae Sun dan Yang Gwan Sik tak pernah menyerah dalam hidup. Yang Gwan Sik selalu bekerja keras untuk membahagiakan istri dan anaknya. Begitu juga dengan Oh Ae Sun yang siap mendukung Yang Gwan Sik dalam situasi apapun.

5. The Golden Spoon

The Golden Spoon (x.com/DisneyPlusSG)

The Golden Spoon mengambil pendekatan yang cukup unik dengan menyisipkan unsur fantasi ke dalam isu kesenjangan kelas. Lee Seung Cheon (Yook Sung Jae) adalah murid SMA yang sering mendapat perundungan. Dia juga sangat membenci hidupnya yang miskin.

Ia merasa bahwa kejujuran dan kerja keras tidak cukup untuk mengalahkan mereka yang lahir dalam keluarga kaya. Meskipun ia menggunakan cara gaib untuk bertukar nasib dengan anak orang kaya, pada intinya drama ini menyoroti berapa putus adanya seseorang untuk mengangkat derajat. Di balik itu, terselip pesan penting tentang pengorbanan dan harga yang harus dibayar demi kekuasaan.

6. My Liberation Diary

My Liberation Diary (instagram.com/geewonii)

Buat kamu yang punya kepribadian introvert pasti relate banget dengan drama satu ini. My Liberation Diary menyoroti kehidupan tiga bersaudara yang menempuh perjalanan jauh setiap hari untuk mencari uang. Kemiskinan yang digambarkan dalam drama ini adalah rutinitas yang menjemukan dan perasaan terjepit, seolah tidak ada ujungnya.

Keinginan mereka untuk bebas bukan hanya soal uang, tapi bebas dari rasa rendah diri dan kepuasan yang semu. Namun, mereka menolak untuk menyerah dan terus mencari makan hidup. My Liberation Diary mengajarkan bahwa langkah kecil untuk mencintai diri sendiri adalah cara untuk melawan keputusasaan.

Keenam drama ini memberikan pesan kuat bahwa status ekonomi bukanlah penentu martabat seseorang. Lewat karakter-karakternya, kita diingatkan bahwa kekayaan materi bisa hilang dalam sekejap, tetapi ketangguhan mental dan kasih sayang orang di sekitar adalah aset yang paling berharga. Kamu sudah nonton yang mana?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team