7 Drama Korea tentang Refleksi dan Memaafkan Diri Sendiri

- Typhoon Family (2025) menghadapi kegagalan bisnis namun mau introspeksi dan bangkit
- Our Blues (2022) menampilkan karakter yang berdamai dengan diri dan masalah hidup mereka
- Rain or Shine (2017-2018) menceritakan penyintas tragedi yang saling dukung untuk mengatasi trauma
Menutup tahun tidak hanya soal persiapan menyambut tahun baru. Namun, juga mengenai momen refleksi dan mengingat kembali apa yang terjadi sepanjang tahun. Bukan untuk meratapi diri, tapi agar bisa introspeksi, memaafkan diri sendiri, dan menyambut hari yang baru.
Buat kamu yang sedang berusaha melakukan refleksi untuk menutup tahun, deretan drakor di bawah ini bisa kamu tonton. Semuanya membahas karakter yang introspektif, sekaligus menunjukkan sikap self-acceptance dan self-forgiveness. Yuk, simak daftar judulnya!
1. Tokoh utama drakor Typhoon Family (2025) menghadapi banyak kegagalan saat memulai bisnis. Namun, ia mau introspeksi dan terus bangkit

2. Berkonsep omnibus, Our Blues (2022) menyajikan kisah para karakter yang perlahan-lahan berdamai dengan diri dan masalah hidup mereka

3. Dua penyintas tragedi di masa lalu saling menemukan dukungan untuk mengatasi trauma dan rasa bersalah di Rain or Shine (2017-2018)

4. Kedua tokoh utama Still 17 (2018) sempat terjebak trauma masa lalu. Namun, mereka perlahan menerima masa lalu dan melanjutkan hidup

5. It's Okay to Not Be Okay (2020) menceritakan dua orang dengan luka batin akibat masa kecil menyedihkan yang perlahan pulih dan lebih sehat mental

6. Hometown Cha-Cha-Cha (2021) menceritakan dua orang yang meninggalkan kehidupan mereka di kota dan menemukan kedamaian saat pindah ke desa pesisir

7. Move to Heaven (2021) mengulik kisah tentang kehilangan, rasa bersalah, dan cara mengatasi duka untuk merelakan orang-orang yang sudah tiada

Ketujuh drakor di atas cocok ditonton untuk menutup akhir tahun. Karakter-karakter di dalam ceritanya menunjukkan sikap kontemplasi. Mereka mau melakukan refleksi dan melihat kembali kesalahan serta luka batin yang dimiliki untuk kemudian bangkit sembari memaafkan diri sendiri.


















