5 Fakta Gil Dong di To My Beloved Thief, Bukan Bandit Biasa!

Gil Dong merupakan sebutan yang diberikan oleh warga pada seorang bandit yang kerap mencuri beras di lumbung pejabat korup dalam drama To My Beloved Thief. Mereka menyebutnya sebagai Gil Dong yang artinya seorang pendamping dalam perjalanan atau seorang penyelamat di jalanan.
Rumor mengenai Gil Dong sudah sampai ke biro kepolisian dan juga istana, tetapi tak ada satu pun yang mengetahui tentang identitas asli sang bandit. Sebab banyak rumor di masyarakat yang beredar tentang sosok Gil Dong mulai dari seorang lelaki tampan, pria tua penganut tao sampai monster berbulu.
Namun, kenyataannya Gil Dong hanyalah seseorang biasa yang sangat dekat dengan rakyat. Berikut adalah fakta mengenai Gil Dong di To My Beloved Thief.
1. Sosok yang berada di balik topeng Gil Dong adalah seorang wanita

Tak ada yang menduga bahwa sosok yang ada di balik topeng penjagal yang kerap melakukan pencurian itu sebenarnya adalah seorang wanita. Gil Dong yang selama ini orang-orang pikir seorang pria, nyatanya ia adalah seorang wanita bernama Hong Eun Jo (Nam Ji Hyun).
Hong Eun Jo merupakan hanyalah seorang pelayan dan tabib yang bekerja di klinik rakyat. Jika pagi dan siang hari ia akan bekerja sebagai tabib dan pelayan di rumah seorang tuan yang menikahi ibunya. Lalu, saat jam malam di mana tak boleh ada orang keluar rumah, ia akan menjadi Gil Dong dengan topeng penjagal yang dikenakannya.
2. Gil Dong hanya mencuri beras di lumbung milik pejabat korup

Jika biasanya bandit akan melakukan pencurian di sembarang tempat tanpa melihat siapa pemilik harta tersebut, lain halnya dengan Gil Dong yang hanya mencuri di lumbung milik pejabat korup. Target pencurian Gil Dong hanyalah lumbung para pejabat yang melakukan tindak korupsi, ia tidak pernah menyasar ke rumah warga maupun pedagang dan juga bangsawan.
Aksi pencurian itu adalah bentuk perlawanan yang dilakukan Gil Dong atas ketidakadilan yang ada di negara tersebut. Ia melakukan protes sekaligus memberikan hukuman pada pejabat korup yang selalu luput dari hukum.
3. Gil Dong selalu membagikan beras curiannya pada para janda dan rakyat miskin

Gil Dong bukanlah bandit biasa yang mencuri untuk memperkaya dirinya sendiri maupun kelompoknya. Alih-alih menggunakan hasil curiannya untuk dirinya sendiri, ia justru mencuri beras dari lumbung para pejabat untuk dibagikannya lagi pada para janda dan rakyat miskin yang kelaparan.
Kemiskinan dan kelaparan yang selama ini tampak di depan mata dan sangat dekat dengannya itulah yang menjadi motif utama Gil Dong melakukan pencurian. Ia tidak tega melihat para janda dan rakyat miskin harus menahan lapar karena tak ada makanan. Sementara itu, para pejabat seolah tutup mata dan tetap menikmati harta yang didapatnya dari korupsi.
4. Gil Dong selalu meninggalkan gambar di tempat ia melakukan pencurian

Gil Dong memiliki ciri khas dalam melakukan pencurian. Ciri khasnya adalah ia selalu meninggalkan gambar beras dalam guci di lumbung tempat ia melakukan pencurian. Seolah ingin memberitahu si pemilik bahwa ia lah yang mencuri beras tersebut.
Sehingga apabila ada pejabat yang mengeluh kehilangan beras, tetapi tak ditemukan gambar tersebut di sana, maka sudah bisa dipastikan jika bukan Gil Dong lah pelakunya. Karena faktanya ia memiliki ciri khas yang tak pernah dilakukan oleh bandit lainnya.
5. Tidak ada korban dari aksi pencurian yang dilakukan Gil Dong

Fakta lain mengenai sosok Gil Dong adalah tak pernah ada korban dari aksi pencurian yang dilakukannya. Baik itu rakyat biasa maupun pejabat dan penjaga malam. Selama ini Gil Dong melakukan aksinya dalam senyap tepat saat menelan bulan. Sehingga tak ada yang memergoki aksinya.
Apabila ada orang yang melihatnya, Gil Dong akan langsung kabur. Bila terpaksa harus melawan, ia akan melesatkan anak panahnya pada lawan. Namun, ia selalu membungkus ujung anak panahnya dengan kain agar tak melukai lawan. Sebab tujuannya melesatkan anak panah hanyalah untuk memberi jeda agar ia bisa melarikan diri bukan untuk mengalahkan lawan apalagi sampai membunuhnya.
Itulah lima fakta mengenai Gil Dong si bandit yang mencuri beras pejabat korup di To My Beloved Thief. Dia bukanlah seorang pria apalagi monster. Ia hanyalah rakyat biasa yang sedang memperjuangkan hak rakyat dengan caranya sendiri.



















