4 Fakta Masa Lalu Maeng Se Na di Drakor Idol I, Pernah Terpuruk

Dalam drakor Idol I, Maeng Se Na (Sooyoung SNSD) adalah seorang pengacara kondang. Ia bekerja di firma hukum Cheon Un. Selalu memenangkan kasus yang ia handle, Maeng Se Na dikenal sebagai sosok yang workaholic. Ia biasanya mengambil kasus yang dihindari oleh pengacara lain karena terlalu sulit.
Di balik citranya yang ambisius, Maeng Se Na menyimpan masa lalu yang cukup kelam. Ia kini dikenal sebagai sosok yang tangguh dan gak kenal takut. Namun, gak banyak yang tahu bahwa ia pernah jadi korban bullying dan sangat terpuruk. Berikut adalah beberapa fakta masa lalu Maeng Se Na di drakor Idol I.
1. Ayahnya dituduh sebagai pembunuh dan berakhir tragis

Maeng Ji Young (Park Won Sang) adalah sosok ayah yang sangat dihormati Maeng Se Na. Maeng Ji Young dipenjara atas tuduhan pembunuhan. Namun, ia gak mau memberikan pengakuan karena memang ia gak membunuh. Sayangnya, hukum sudah dimanipulasi. Maeng Ji Young dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Ia lalu mengakhiri hidup dengan bunuh diri.
Maeng Se Na merasa sangat terpukul karena ayah yang ia kenal gak akan melakukan hal buruk. Ia menyesal karena ia gak sanggup mengatakan bahwa ia percaya kepada ayahnya. Ia berterimakasih kepada Cheon Gwang Soo (Kim Won Hae), bosnya sekarang, karena dulu mempercayai ayahnya dan tetap memperjuangkan kasus ayahnya di saat orang lain keukeuh menuduh ayahnya sebagai pembunuh.
2. Ibunya meninggal tak lama setelah ayahnya tiada

Belum selesai dengan kesedihan atas kematian ayahnya yang gantung diri, Maeng Se Na kembali berduka karena ibunya juga meninggal. Ibunya terlalu syok hingga tak lama setelah ayah Maeng Se Na meninggal, ibunya menyusul. Sejak saat itu, Maeng Se Na menjadi sebatang kara dan tinggal sendirian di rumahnya.
3. Jadi korban perundungan di sekolah

Maeng Ji Young terseret kasus pembunuhan dan ditetapkan sebagai tersangka saat Maeng Se Na masih sekolah. Maeng Se Na saat itu merupakan siswa SMA Bahasa Asing Jeil. Ia gak jarang disebut sebagai pembunuh ayahnya. Ia menjadi korban perundungan dari para murid nakal di sekolahnya.
Mirisnya, Kwak Byung Gyun (Jeong Jae Kwang), salah satu murid yang pernah merundung Maeng Se Na kini bekerja sebagai jaksa. Maeng Se Na yang sedang menangani kasus Do Ra Ik (Kim Jae Young) sering perang urat syaraf dengan Kwak Byung Gyun karena mereka bertemu sebagai lawan di pengadilan. Maeng Se Na masih ingat betul momen-momen saat ia dirundung hingga uring-uringan tiap kali bertemu dengan laki-laki tersebut.
4. Sempat merasa putus asa hingga ingin bunuh diri

Kehilangan orangtua dan menjadi korban perundungan menjadi hal yang gak pernah dibayangkan oleh Maeng Se Na. Ia saat itu masih sangat muda dan kehilangan arah hidup. Ia merasa gak sanggup bertahan jika harus seorang diri untuk ke depannya.
Ia sempat merasa putus asa dan ingin mengakhiri hidupnya dengan menenggelamkan diri ke sungai. Beruntung, Do Ra Ik yang saat itu melihatnya menghampiri dirinya. Do Ra Ik menghiburnya dengan menyanyikan sebuah lagu. Walaupun gak saling mengenal, tindakan Do Ra Ik itu sukses membuatnya mengurungkan niat bunuh diri. Sejak saat itulah ia mendukung Do Ra Ik, mulai dari masa pre-debut hingga menjadi idola besar.
Masa lalu Maeng Se Na ternyata gak seindah yang dikira banyak orang. Ketegaran hatinya patut diapresiasi karena ia bisa bertahan dari berbagai cobaan di usia belia.

















