Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Fakta Peran Go Youn Jung di We Are All Trying Here, Jadi Produser
still cut drakor We Are All Trying Here (instagram.com/jtbcdrama)

Nama Go Youn Jung belakangan semakin banyak diperbincangkan publik. Popularitasnya terus menanjak setelah sukses tampil dalam drama romantis Can This Love Be Translated? (2026) yang membuat chemistry dan spektrum aktingnya menjadi sorotan penonton. Di tengah momentum tersebut, Go Youn Jung kembali menyapa penonton lewat drama slice of life terbaru JTBC berjudul We Are All Trying Here.

Kali ini, ia menghidupkan karakter Byeon Eun Ah, seorang produser film yang terlihat tegas dan profesional, tetapi menyimpan luka serta trauma pribadi yang perlahan terungkap seiring perkembangan cerita. Lewat peran ini, Go Youn Jung menghadirkan sisi emosional yang lebih dalam sekaligus menjadi figur penting dalam perjalanan hidup Hwang Dong Man (Koo Kyo Hwan). Penasaran seperti apa sosok Eun Ah dalam cerita We Are All Trying Here? Berikut sejumlah fakta menariknya!

1. Go Youn Jung memerankan Byeon Eun Ah, produser film yang dijuluki “The Axe” karena kritiknya yang tajam

still cut drakor We Are All Trying Here (instagram.com/jtbcdrama)

Byeon Eun Ah bekerja sebagai produser di perusahaan produksi film Choi Film. Di industri, ia dikenal dengan julukan “The Axe” (produser kapak) karena reputasinya yang terkenal sangat tajam ketika menilai atau mengkritik naskah film. Eun Ah adalah sosok yang tegas, rasional, dan sangat profesional dalam bekerja. Ia terbiasa mengelola berbagai proyek produksi dengan standar tinggi, sehingga sering dipandang sebagai sosok yang dihormati sekaligus sulit didekati oleh orang di sekitarnya.

Eun Ah sebenarnya juga sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan, terutama karena ia memahami betul kerasnya dunia produksi film Korea yang penuh tekanan, deadline ketat, dan persaingan kreatif yang tinggi. Namun, di balik sikap dingin dan tajam tersebut juga berfungsi sebagai lapisan pelindung. Ia terbiasa menahan emosi dan menjaga jarak dari orang lain agar tetap terlihat stabil dan rasional di dunia kerja.

2. Di balik itu, Eun Ah ternyata menyimpan trauma lama yang membuatnya sulit mengendalikan emosi

still cut drakor We Are All Trying Here (instagram.com/jtbcdrama)

Di balik citra profesional, Eun Ah sebenarnya menyimpan trauma emosional yang cukup dalam. Pengalaman masa lalu yang pahit memengaruhi cara ia memandang hubungan, kepercayaan, serta ambisi dalam karier. Bahkan, trauma tersebut juga memengaruhi keseimbangan emosinya hingga memicu reaksi fisik yang tidak biasa. Ketika emosinya memuncak atau mengalami tekanan mental yang berat, Eun Ah bisa mengalami mimisan.

Kondisi ini menjadi simbol bahwa luka emosional yang ia pendam sebenarnya belum sepenuhnya sembuh. Ia berusaha keras untuk tetap terlihat tenang dan mengendalikan dirinya di tempat kerja, tetapi di saat tertentu, tekanan yang menumpuk membuat tubuhnya bereaksi secara tidak terkendali. Karena inilah yang membuat Eun Ah sering menjaga jarak dengan orang lain. Ia lebih memilih fokus pada pekerjaan daripada membuka diri secara emosional.

3. Eun Ah hanyalah seseorang yang berusaha menemukan keseimbangan hidup

still cut drakor We Are All Trying Here (instagram.com/jtbcdrama)

Eun Ah sebenarnya memiliki keinginan sederhana, keseimbangan hidup dan ketenangan batin. Namun, realitas hidup membuatnya terus berhadapan dengan tekanan profesional, trauma masa lalu, serta tuntutan industri film yang tidak pernah berhenti bergerak.

Di tengah situasi tersebut, ia mencoba mempertahankan sikap rasional agar tidak kehilangan arah dalam hidup. Karakter ini menggambarkan seseorang yang terlihat kuat dan sukses dari luar, tetapi sebenarnya sedang berusaha menata kembali dirinya sendiri.

4. Akhirnya, pertemuannya dengan Dong Man menjadi proses penyembuhan bagi Eun Ah

still cut drakor We Are All Trying Here (instagram.com/jtbcdrama)

Cerita mulai berubah ketika jalan hidup Eun Ah bersinggungan dengan Hwang Dong Man (Koo Kyo Hwan), calon sutradara yang sedang kehilangan rasa percaya diri terhadap dirinya sendiri. Keduanya sama-sama berada dalam fase hidup yang rapuh. Dong Man merasa tertinggal dalam karier. Sementara Eun Ah menyimpan beban emosional yang belum selesai.

Interaksi mereka berkembang secara perlahan. Bukan sekadar romansa dramatis, hubungan mereka lebih digambarkan sebagai proses saling memahami dan menyembuhkan luka masing-masing. Melalui dinamika ini, We Are All Trying Here menunjukkan bahwa terkadang orang yang sama-sama sedang berjuang justru bisa saling menguatkan.

Nah, jika kamu penasaran bagaimana akhirnya Eun Ah bisa menemukan keseimbangan hidup yang selama ini ia cari, maka jangan lewatkan penayangan perdana pada April 2026 mendatang di saluran JTBC dan Netflix, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team