5 Framing Jang Mi yang Diperankan Keum Bo di Undercover Miss Hong

Dalam drakor Undercover Miss Hong, penyamaran Hong Keum Bo (Park Shin Hye) sebagai Hong Jang Mi tidak hanya mengandalkan identitas palsu dan perubahan penampilan. Yang membuat penyamarannya terasa hidup dan meyakinkan justru adalah strategi framing, cara ia membingkai dirinya sendiri agar dipersepsikan orang lain sesuai dengan narasi yang ia inginkan. Di lingkungan perusahaan seketat Hanmin, persepsi sering kali lebih menentukan daripada kebenaran.
Sebagai Hong Jang Mi, Hong Keum Bo sadar bahwa satu kesalahan kecil bisa membongkar seluruh misinya. Karena itu, ia menyusun framing yang konsisten, halus, dan nyaris tak terasa oleh orang-orang di sekitarnya. Berikut lima framing Hong Jang Mi yang paling kuat dan menjadi fondasi penting dalam perjalanan cerita Undercover Miss Hong.
1. Membingkai diri sebagai pegawai biasa tanpa ambisi

Framing pertama yang dibangun Hong Keum Bo adalah citra Hong Jang Mi sebagai pegawai perempuan yang biasa saja dan tidak memiliki ambisi besar. Ia sengaja menempatkan dirinya di posisi aman, tidak terlalu menonjol, dan jarang menunjukkan kemampuan berpikir strategisnya.
Dalam dunia kerja Hanmin yang hierarkis, sikap ini membuat Hong Jang Mi dianggap tidak berbahaya dan tidak layak dicurigai. Framing ini efektif karena orang-orang cenderung mengabaikan sosok yang terlihat “tidak penting”.
2. Kepolosan sebagai bingkai kepribadian utama

Hong Jang Mi di-framing sebagai pribadi yang polos, sedikit kikuk, dan mudah gugup saat menghadapi situasi baru. Hong Keum Bo dengan sadar membiarkan karakternya tampak lambat menangkap isyarat sosial dan sering terlihat kebingungan.
Kepolosan ini bukan kelemahan, melainkan strategi framing yang membuat orang lain menurunkan kewaspadaan. Dalam Undercover Miss Hong, banyak karakter justru merasa perlu melindungi Hong Jang Mi, bukan mencurigainya.
3. Keramahan yang konsisten untuk menciptakan rasa aman

Framing berikutnya dibangun melalui sikap ramah yang konsisten dan terukur. Hong Jang Mi selalu menyapa dengan sopan, menawarkan bantuan kecil, dan menjaga nada bicara yang lembut.
Sikap ini membingkai dirinya sebagai rekan kerja yang menyenangkan dan mudah didekati. Konsistensi menjadi kunci, karena perilaku yang stabil membuat orang lain merasa mengenalnya dengan baik, padahal yang mereka kenal hanyalah versi yang sudah dibingkai oleh Hong Keum Bo.
4. Bahasa tubuh yang membingkai posisi sosial rendah

Tidak hanya lewat ucapan, Hong Keum Bo juga melakukan framing melalui bahasa tubuh Hong Jang Mi. Cara berjalan yang hati-hati, posisi duduk yang tertutup, hingga ekspresi wajah yang menahan diri memperkuat kesan bahwa ia berada di posisi sosial rendah dan tidak percaya diri.
Bahasa tubuh ini membingkai Hong Jang Mi sebagai seseorang yang tahu tempatnya dan tidak akan melampaui batas. Dalam konteks Hanmin, framing semacam ini membuatnya jarang menjadi pusat perhatian.
5. Masa lalu sederhana yang di-framing tidak menarik

Framing terakhir yang sangat penting adalah cerita masa lalu Hong Jang Mi. Hong Keum Bo membingkainya sebagai latar belakang yang sederhana, tanpa konflik besar, tanpa ambisi mencolok, dan tanpa detail yang memancing rasa ingin tahu.
Setiap kali ditanya, Hong Jang Mi memberikan jawaban yang konsisten dan datar. Framing ini membuat orang lain merasa tidak ada alasan untuk menggali lebih jauh, sekaligus menutup celah investigasi terhadap identitas aslinya.
Melalui lima framing ini, Undercover Miss Hong menunjukkan bahwa penyamaran yang berhasil bukan soal kebohongan besar, melainkan bagaimana seseorang mengontrol cara dirinya dipersepsikan. Hong Keum Bo tidak sekadar berpura-pura menjadi Hong Jang Mi, tetapi membangun bingkai psikologis yang membuat orang lain percaya pada versi tersebut.


















