4 Implementasi Teknologi AI dalam Kisah Drakor, Logis atau Fiktif?

- Genre fiksi ilmiah di drakor makin populer karena menampilkan teknologi canggih seperti AI yang memengaruhi kehidupan, etika, dan perasaan manusia.
- Empat drakor—Love Alarm, Boyfriend on Demand, Love Phobia, dan My Holo Love—menunjukkan berbagai bentuk penerapan AI dalam hubungan dan pencarian cinta.
- Setiap kisah menggambarkan dilema antara kemudahan teknologi dengan emosi manusia, menyoroti bagaimana AI mengubah cara orang memahami cinta di era digital.
Genre fiksi ilmiah merupakan salah satu genre yang banyak diminati banyak orang. Biasanya, genre ini menawarkan cerita yang penuh teknologi canggih dibalut penggambaran dunia futuristik. Ada banyak hal di luar nalar yang terjadi, salah satunya adalah implementasi kecerdasan buatan (artificial intelligence) dalam kehidupan sehari-hari.
Sudah banyak cerita drakor yang mengusung tema serupa. Bukan hanya tentang kemudahan dalam penyajian hal instan, drakor bertema ini juga membahas hal yang lebih pelik: kemanusiaan, etika, bahkan perasaan manusia di era yang penuh teknologi. Penasaran bagaimana implementasi teknologi AI dalam kisah drakor? Cek dalam judul drakor berikut ini, yuk!
1. Love Alarm (2019)

Bagaimana kalau kita punya aplikasi yang bisa mendeteksi rasa suka orang lain pada diri kita dalam radius tertentu? Hal tersebut terjadi dalam KDrama Love Alarm. Diperankan oleh Kim So Hyun dan Song Kang, drama ini mengisahkan Kim Jojo, seorang gadis SMA yang terlibat dalam cinta segitiga dengan seorang model kaya dan sahabatnya.
Bergenre romansa, drama ini membawa penonton kembali ke nostalgia akan suka-duka kisah cinta anak SMA. Teknologi mungkin bisa membawa dua orang lebih dekat, tapi tetap dibutuhkan keberanian untuk mengakui perasaan diri sendiri. Toh pada akhirnya, perasaan tetap di tangan kita untuk mengendalikannya.
2. Boyfriend on Demand (2026)

Drakor terbaru Jisoo Blackpink ini ternyata juga berpusat pada kemajuan teknologi, yakni AI dan virtual reality, lho! Dalam cuplikannya, kita bisa melihat Seo Mirae (Kim Jisoo) menggunakan sebuah teknologi bernama “Boyfriend on Demand” yang bisa membuatnya mengalami kencan berbeda-beda dengan banyak pria.
Menariknya, aplikasi tersebut mengizinkan penggunanya untuk melakukan kustomisasi partner atau pasangan seperti apa yang diinginkan. Ternyata, karakter hasil generate AI mirip dengan rekan kerja Mirae di kantor, Park Kyeong Nam (Seo In Guk). Benih-benih cinta pun mulai bertabur di antara mereka.
3. Love Phobia (2026)

Pasti menyenangkan bila kita bisa menemukan partner yang kompatibel dengan kita tanpa harus mencari jauh-jauh. Ide tersebut dicetuskan oleh Yun Bi A (Yeonwoo), CEO aplikasi kencan berbasis AI yang percaya bahwa algoritma lebih dibandingkan dengan cinta. Walau tujuannya untuk memudahkan orang mencari partner yang kompatibel, ironisnya Yun Bi A justru punya trauma masa lalu yang membuatnya skeptis dengan cinta. Drama ini mengungkap perjalanan mencari cinta sejati dan tantangannya di era digital. Relate banget dengan zaman sekarang, yang sedikit-sedikit serba AI.
4. My Holo Love (2020)

My Holo Love menceritakan kisah Han So Yeon (Ko Sung Hee) yang menderita kelainan dalam mengenali wajah. Ia selalu menjalani hidup dalam diam dan tertutup. Ia menjadi penguji program hologram, di mana ia bertemu karakter Holo (Yoon Hyun Min). Sementara itu, ia bertemu rekan kerja yang punya penampilan mirip dengan Holo. Dijebak dilema perasaan, siapakah yang akan So Yeon pilih sebagai kekasih?
Ternyata, hype dunia AI merambat hingga dunia drakor. Implementasi teknologi AI dalam kisah drakor membuat empat drama tersebut menarik untuk disimak karena topiknya sesuai dengan perkembangan teknologi masa kini. Dari empat judul di atas, mana favoritmu, nih?