Kenapa Banyak Sel Kim Yu Mi yang Dibekukan di Yumi’s Cells 3?

- Kim Yu Mi kini sukses sebagai penulis terkenal, namun kehilangan banyak sel emosinya karena hidupnya yang stabil dan minim pengalaman baru.
- Yu Mi memilih fokus pada pekerjaan dan menolak bertemu orang baru, membuat sel-sel yang mewakili perasaan cinta dan gairahnya tertidur panjang.
- Meski hidupnya nyaman dan mapan, Yu Mi merasa kebosanan menjadi bagian dari kesehariannya hingga kehilangan semangat serta inspirasi untuk berkembang.
Kim Yu Mi (Kim Go Eun) dulunya merupakan sosok yang sangat ekspresif yang berubah drastis dalam 3 tahun belakangan di drakor Yumi’s Cells 3 (2026). Saat ini, Kim Yu Mi telah berhasil menjadi seorang penulis bintang dengan 4 buku terkenal. Pekerjaan barunya ini membuat Yu Mi harus merasakan berbagai pengalaman baru.
Sayangnya, Yu Mi merasa hidupnya mulai stabil dan lebih dewasa. Imbasnya, banyak sel yang biasanya mewakili setiap emosinya hilang. Sel emosi bahkan menyadari jika desa sel Yumi ini semakin sepi. Padahal, sel penulis semakin makmur dan berkembang. Sayangnya, sel cinta hingga sel histerisnya turut hilang.
Pada akhirnya, para sel yang masih hidup ini semakin kebingungan. Lalu, kenapa banyak sel Kim Yu Mi yang dibekukan di drakor Yumi’s Cells 3?
Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.
1. Yu Mi gak merasakan jatuh cinta lagi

Dulu, seluruh sel Kim Yu Mi berperan dan muncul setelah bertemu dengan kedua mantan pacarnya. Kehidupan pekerjaan Yu Mi juga turut membantunya merasakan berbagai jenis emosi. Saat ini, Yu Mi hanya menghabiskan waktu untuk bekerja dan gak bertemu dengan orang baru.
Sayangnya, situasi ini turut membuat sel penulisnya kebingungan. Dia bahkan merasa kesulitan karena gak mendapatkan inspirasi untuk karyanya. Sayangnya, dia merasa jika jatuh cinta malah membuatnya sangat emosional dan gak nyaman dengan hal itu.
Dengan kondisi ini, Kim Yu Mi merasa kehidupan jomblonya ini sangat menyenangkan karena hanya fokus ke dirinya sendiri. Ketika pikiran ini muncul, banyak sel yang mewakili berbagai emosi mulai gak merasa dibutuhkan. Mereka kerap merasa mengantuk hingga tidur panjang.
2. Gak bertemu dengan orang baru

Setelah menjadi penulis penuh waktu, Kim Yu Mi gak pernah bertemu dengan banyak orang selain karyawan penerbitan dan asistennya. Selama 3 tahun, Yu Mi bertemu dengan orang yang sama sehingga gak menimbulkan berbagai emosi di dalam pikirannya. Hal ini dikarenakan dirinya telah beradaptasi dengan berbagai masalah yang mereka timbulkan.
Sayangnya, Yu Mi merasa jika kondisi ini sangat nyaman untuknya. Dia gak perlu merasa panik dan mengeluarkan tenaga untuk bertemu orang baru. Bahkan, Yu Mi sendiri menolak tegas undangan kencan buta yang diusulkan sahabatnya.
Menurut Yu Mi, kencan buta hanya menghabiskan energinya saja. Dia mengaku jika kesendiriannya ini sangat nyaman untuk dijalani terus menerus.
3. Merasa jika kehidupan membosankan merupakan kenyamanan untuk Yu Mi

Selain bekerja, Yu Mi merasa seluruh hidupnya sangat nyaman. Dia berhasil mendapatkan penghasilan besar dalam pekerjaannya ini. Gak hanya itu, kehidupannya mulai stabil dan dewasa sejak memasuki usia 30 tahun ini.
Yu Mi merasa jika dirinya merasa cukup untuk kehidupannya ini. Dia merasa jika kebosanan ini merupakan salah satu tujuan hidupnya karena gak punya kekhawatiran apapun. Sayangnya, dia juga merasa janggal dengan perasaannya ini.
Yu Mi gak pernah merasakan rasa kegembiraan ketika melakukan sebuah pengalaman baru. ketika terjun payung, Yu Mi merasa jika awalnya dia merasa sangat terharu namun berujung biasa saja. Dia merasa jika setiap kegiatan gak pernah membuatnya terkesan lagi.
Sayangnya, perasaan yang dialami Yu Mi ini malah membuatnya gak berkembang. Buktinya, dia gak mendapatkan gairah lagi untuk berkembang. Menurutmu, apakah yang harus dilakukan Yu Mi untuk terus menjadi lebih baik di drakor Yumi’s Cells 3?