Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jung Kyoung Ho di KDrama Pro Bono
Jung Kyoung Ho di KDrama Pro Bono (instagram.com/tvn_drama)

Dilansir Soompi, drama Korea tvN Pro Bono berhasil menempati peringkat pertama di slot penayangannya di antara seluruh saluran kabel dengan rata-rata rating nasional sebesar 9,1 persen. Capaian ini sekaligus menjadi rekor tertinggi sepanjang penayangan drama hukum tersebut, lho. Menariknya, meski tayang di saluran kabel, drakor yang dibintangi Jung Kyung Ho cs ini mampu mencetak rating yang mengesankan.

Pencapaian ini pun memicu rasa penasaran publik. Kenapa drakor Pro Bono yang bergenre hukum ini bisa meraih rating tinggi? Yuk, simak penjelasan selengkapnya!

1. Drama hukum bernuansa humanis

cuplikan KDrama Pro Bono (instagram.com/tvn_drama)

Drakor Pro Bono menghadirkan drama ruang sidang bernuansa humanis yang berpusat pada Kang Da Wit (Jung Kyoung Ho), seorang hakim ambisius dan materialistis. Tanpa diduga, ia beralih peran menjadi pengacara kepentingan publik dan justru terbuang ke sudut belakang sebuah firma hukum besar, tepatnya di tim Pro Bono, divisi yang menangani perkara kepentingan publik tanpa menghasilkan keuntungan. Situasi inilah yang kemudian memicu berbagai peristiwa penting dalam alur cerita.

Sutradara Kim Sung Yoon menuturkan bahwa bantuan yang diberikan oleh tim Pro Bono bukan hanya menarik dari sisi karakter, tetapi juga menghadirkan kisah-kisah yang layak didengar oleh masyarakat. Drama ini tidak menawarkan jawaban hitam-putih, melainkan mengajak penonton untuk berpikir lebih dalam. Hukum kerap dianggap selesai saat palu hakim diketuk, tetapi di balik putusan tersebut ada pertanyaan tentang rasa keadilan. Drakor Pro Bono menyentuh wilayah itu dengan menyoroti latar belakang para tokohnya sebagai manusia, hingga pada akhirnya cerita ini benar-benar berbicara tentang kemanusiaan.

2. Fokus pada kasus kaum marginal

cuplikan KDrama Pro Bono (instagram.com/tvn_drama)

Drakor Pro Bono menjadikan genre hukum sebagai sajian utamanya. Nah, yang menarik perhatian penonton adalah drama ini menitikberatkan pada kasus-kasus kepentingan publik yang menyentuh kehidupan kelompok terpinggirkan, termasuk mereka yang tidak memiliki akses terhadap layanan hukum. Inilah yang menjadi pembeda Pro Bono dari kebanyakan drama hukum lainnya.

Berbeda dengan drama hukum yang kerap berfokus pada klien kaya atau berpengaruh, drakor Pro Bono justru membela pihak yang lemah dengan menangani perkara kaum miskin dan rentan, sehingga menghadirkan relevansi sosial yang kuat.

3. Menyelipkan ragam pesan agar penonton dapat berempati

cuplikan KDrama Pro Bono (instagram.com/tvn_drama)

Aktor Kang Hyung Seok yang berperan sebagai Hwang Jun U menjelaskan bahwa penonton akan disuguhkan beragam karakter, episode, serta peristiwa besar maupun kecil yang kerap luput dari perhatian masyarakat dalam keseharian. Menurutnya, proses tim Pro Bono dalam menghadapi dan merespon berbagai isu tersebut menjadi salah satu bagian paling menarik untuk disimak. Seluruh karakter digambarkan bekerja dengan niat tulus dan penuh ketekunan.

Senada dengan itu, aktor Yoon Na Mu yang berperan sebagai Jang Yeong Sil menyampaikan bahwa drama ini dikemas secara sangat membumi sehingga mudah membangkitkan empati siapa pun yang menontonnya. Ia juga menekankan kerja keras sutradara dan seluruh kru, serta meyakini bahwa dedikasi tersebut akan sampai kepada penonton.

Tak cukup sampai di situ. Aktris Seo Hye Won yang berperan sebagai Yoo Nan Hui mengungkapkan bahwa drakor Pro Bono dipenuhi dialog-dialog bermakna. Selama proses syuting, ia merasa terhibur sekaligus tersentuh setiap hari. Salah satu dialog favoritnya berbunyi, “Apa yang akan kamu lakukan jika tidak ada orang baik?” yang dijawab dengan kalimat, “Kalau begitu, aku akan menjadi orang baik.” Menurutnya, meskipun cerita ini menggambarkan hari-hari yang gelap, drama tersebut tetap menghadirkan harapan dan kehangatan bagi para penonton.

4. Para aktor yang mumpuni

Seo Hye Won, So Ju Yeon, dan Kang Hyoung Suk di KDrama Pro Bono (instagram.com/tvn_drama)

Mengenai fokus penyutradaraan, Kim Sung Yoon menjelaskan bahwa kelompok-kelompok yang terpinggirkan secara sosial ditempatkan sebagai tokoh utama cerita. Ia sengaja memilih pemeran yang segar dan belum banyak dikenal publik. Meski demikian, karena setiap episode menempatkan mereka sebagai pusat cerita, kemampuan akting yang kuat menjadi syarat utama. Mulai dari penataan gaya, penggambaran kisah hidup yang menyakitkan, hingga kerja sama mereka dengan tim Pro Bono, seluruh elemen tersebut mendorong alur cerita berkembang dan bermuara pada kemenangan yang dihadirkan melalui tindakan Kang Da Wit (Jung Kyoung Ho).

Ia juga menekankan bahwa sekitar 70 persen kekuatan drama ini bertumpu pada para aktor. Banyak adegan dipenuhi dialog panjang, bahkan satu pengambilan gambar di ruang sidang bisa berlangsung hingga sekitar sepuluh menit dalam satu kali pengambilan. Untuk itu, pencahayaan dipasang di langit-langit agar adegan dapat direkam hampir tanpa jeda. Para aktor memang kelelahan, namun kemampuan mereka mengelola gerak, emosi, dan konsentrasi menjadi aset terbesar drama ini. Sutradara Kim Sung Yoon berharap, jika penonton menyimak detail tersebut, seluruh perjuangan tim produksi terasa benar-benar bermakna.

5. Tayang saat prime time

Jung Kyoung Ho di KDrama Pro Bono (instagram.com/tvn_drama)

Drakor Pro Bono tayang pada slot prime time setiap Sabtu dan Minggu. Waktu ini dikenal sebagai jam puncak, ketika sebagian besar orang telah menyelesaikan aktivitas harian dan memilih bersantai di depan televisi. Kondisi tersebut membuat penonton lebih fokus menikmati tayangan. Penempatan jadwal yang strategis ini menjadi keuntungan tersendiri bagi drakor Pro Bono dalam menjangkau audience yang lebih luas sekaligus meningkatkan keterlibatan penonton.

Tingginya rating drakor Pro Bono utamanya disebabkan karena keberaniannya menghadirkan kisah manusiawi yang sering luput dari sorotan. Drakor ini menyentuh emosi penonton lewat kasus-kasus kepentingan publik yang dekat dengan realitas. Hal ini juga diperkuat dengan akting yang memukau dan penyutradaraan yang hangat.

Ketika hukum dipotret bukan hanya sebagai aturan, tetapi sebagai ruang empati dan harapan, drakor Pro Bono pun berhasil merebut hati banyak penonton. Jangan lupa saksikan episode terakhirnya yang akan tayang pada Minggu (11/1/2026), ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team