Kenapa Kasus Connect-In Tak Tuntas di Ending Drakor Honour?

Kasus Connect-In, aplikasi prostitusi di drama Korea Honour ternyata tak dituntaskan di akhir drama ini. Nasib para pelaku masih dipertanyakan, apakah para VIP akan di penjara? Siapakah saja yang terlibat? Semua ini tak dijelaskan lebih lanjut.
Namun, nasib para korban justru mendapat penjelasan yang cukup konkret. Banyak dari korban yang dilindungi firma LnJ ini akhirnya bisa memulai hidup dengan optimis lagi.
Mengapa demikian? Kenapa kasus Connect-In justru dibiarkan menggantung di akhir? Yuk, simak alasan sebenarnya kasus Connect-In tak tuntas di ending drama ini.
1. Fokus cerita memang pada korban, bukan pelaku

Sejak awal, Honour sudah menyorot nasib para korban kekerasan seksual yang penuh dengan ketidakadilan. Yang diceritakan lebih berfokus pada perjalanan korban, mulai dari kejadian, cara mereka menghadapi trauma, hingga proses mereka berdamai dengan traumanya.
Semua dibuktikan dengan bagaimana karakter Yoon Ra Young (Lee Na Young) yang juga pernah menjadi korban kekerasan seksual, dan bagaimana orang-orang sekitarnya, Kang Shin Jae (Jung Eun Chae) dan Hwang Hyun Jin (Lee Chung Ah) mendukungnya selama ini.
Karena itulah kasus Connect-In tak menemui akhir yang tuntas karena cerita bukan fokus ke kasusnya, melainkan bagaimana orang-orang menyikapi kasus ini.
2. Menunjukkan realitas sistem kekuasaan

Honour tidak membawakan bagaimana heroiknya para karakter dalam menghukum pelaku kekerasan seksual. Sebaliknya, drama ini justru memberikan realitas yang pahit di dunia nyata tentang bagaimana terkadang, kasus kekerasan seksual jadi kasus yang paling banyak menemui ketidakadilan.
Kasus seperti Connect-In melibatkan VIP dan orang berpengaruh. Dalam banyak kasus di dunia nyata, jaringan seperti ini memang tidak selalu bisa dibongkar sepenuhnya. Dengan membiarkan kasusnya agak menggantung, drama ini seperti ingin menunjukkan bahwa kejahatan sistemik tidak selalu selesai dengan satu kasus.
Maka dari itu, muncul open-ending tentang seorang aktris yang diduga alami pelecehan seksual dari sebuah pesta. Menarik, tapi pahit.
3. Penutup yang emosional lebih penting

Di akhir drama ini, Ra Young bermonolog dengan mewakilkan para korban, selama kamu masih bernapas, niat jahat mereka menghancurkanmu gagal. Meski kita hidup penuh luka, namun setiap harinya kita tetap bersinar dan penuh kehormatan.
Jika drama berakhir dengan detail penangkapan atau persidangan semua pelaku, fokusnya bisa bergeser menjadi thriller hukum. Padahal inti emosional Honour ada pada pertanyaan, apakah para korban bisa hidup lagi dengan harapan?
Alih-alih menutup cerita dengan hukuman bagi para VIP, Honour memilih memperlihatkan bagaimana para korban perlahan mendapatkan kembali hidup mereka. Dengan begitu, fokus cerita tetap berada pada pemulihan dan harapan, bukan sekadar balas dendam atau penghukuman.