Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kenapa Na Hyun Memilih Untuk Keluar dari Taebek di Phantom Lawyer?
still cuts Phantom Lawyer (x.com/SBSNOW)

Di drakor Phantom Lawyer, Esom berperan sebagai Han Na Hyun, seorang pengacara di firma hukum Taebek. Ia bekerja bersama partner-nya, Yang Do Gyeong (Kim Kyung Nam). Namun, seiring waktu, Na Hyun mulai merasa ada yang tidak beres dengan lingkungan kerjanya, terutama terkait cara kerja dan situasi di dalam firma tersebut.

Perasaan tidak nyaman itu pun makin terasa karena berbagai hal yang ia alami selama bekerja di sana. Ditambah lagi, hubungan dengan partner kerjanya juga semakin tidak sejalan. Dari situlah, Na Hyun akhirnya mengambil keputusan besar untuk keluar dari Taebek. Lantas, apa saja yang sebenarnya terjadi hingga ia memilih pergi? Yuk, simak

1. Pertama, Na Young mulai merasa ada yang nggak beres di Taebek, terutama sejak presdir absen karena pengobatan

still cuts Phantom Lawyer (x.com/SBSNOW)

2. Selanjutnya, setiap menangani kasus, ia justru sering disalahkan atas keputusan yang sebenarnya sudah tepat

still cuts Phantom Lawyer (x.com/SBSNOW)

3. Kemudian, ia beberapa kali memergoki Do Gyeong memakai cara curang demi memenangkan kasus Taebek

still cuts Phantom Lawyer (x.com/SBSNOW)

4. Selain itu, Na Young merasa lingkungan kerja sudah tidak sehat dan mulai bertentangan dengan prinsipnya

still cuts Phantom Lawyer (x.com/SBSNOW)

5. Di sisi lain, ia juga sempat dipindahkan sebagai bentuk hukuman karena berani mengkritik praktik tersebut

still cuts Phantom Lawyer (x.com/SBSNOW)

6. Sementara itu, kepercayaannya pada Do Gyeong runtuh dan ia tak lagi melihatnya sebagai partner kerja

still cuts Phantom Lawyer (x.com/SBSNOW)

7. Terakhir, karena tak bisa terus menutup mata pada kesalahan, Na Young pun mantap memilih keluar dari Taebek

still cuts Phantom Lawyer (x.com/SBSNOW)

Keputusan Na Hyun keluar dari Taebek di Phantom Lawyer jadi langkah penting dalam hidupnya, karena ia memilih meninggalkan situasi yang tidak lagi sejalan dan berani menentukan jalan yang menurutnya benar, kalau menurut kamu keputusan ini sudah tepat atau masih disayangkan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team