7 Kontroversi Layanan Kencan Virtual di Drakor Boyfriend on Demand

Drakor orisinal Netflix kembali dirilis pada Jumat (6/3/2026). Drama Korea berjudul Boyfriend on Demand ini mengulik soal layanan kencan virtual dengan AI. Tokoh utamanya adalah Seo Mi Rae (Jisoo BLACKPINK) yang trauma pacaran dan akhirnya berlangganan aplikasi ini.
Sepanjang 10 episode, drakor ini menggambarkan kontroversi yang menyebabkan timbulnya berbagai kritik berkaitan dengan keberadaan virtual dating apps berbasis AI bernama Boyfriend on Demand. Berikut tujuh di antaranya. Apa saja?
1. Layanan kencan virtual Boyfriend on Demand menuai kritik sebab dinilai berpotensi memperburuk tingkat kelahiran yang sudah rendah

2. Dating apps ini dikritik bisa memperburuk citra pernikahan dan membuat perempuan semakin menolak untuk berumah tangga

3. Selain itu, layanan kencan virtual ini dianggap dapat menciptakan standar pasangan ideal yang tidak realistis di kehidupan nyata

4. Biaya berlangganannya yang mahal pun jadi sasaran kritik pedas mengingat nominalnya antara 500 ribu–2 juta won per bulan

5. Sebagian anak muda yang memakai layanan kencan virtual ini juga disebut memakai cara instan untuk mendapat uang hingga terjerat hutang

6. Kritik lain terhadap aplikasi ini adalah anggapan bahwa layanan kencan virtual ini mengeksploitasi kesepian yang dirasakan di era modern

7. Stigma negatif terhadap layanan kencan virtual ini juga dilekatkan pada penggunanya. Mereka disebut aneh dan mendapat sebutan buruk lain

Seo Mi Rae sempat mengalami dilema dan cemas akibat kritik serta kontroversi yang menjerat aplikasi kencan virtual ini, meski ia sudah lama tidak memakainya lagi. Hal ini akhirnya mempengaruhi hubungannya dengan Park Kyeong Nam (Seo In Guk) di drakor Boyfriend on Demand. Kalau menurutmu pribadi, setuju atau tidak jika aplikasi ini betulan ada?