Colony (dok. Showbox/Colony)
Colony mengikuti kisah sekelompok penyintas yang terjebak di sebuah gedung yang diblokade total setelah wabah zombie mendadak menyebar. Salah satu tokoh utamanya adalah profesor bioteknologi bernama Se-jeong yang harus berjuang bertahan hidup bersama para penyintas lainnya.
Berbeda dengan kebanyakan film zombie, makhluk di Colony tidak hanya bergerak secara naluriah. Mereka berevolusi menjadi predator yang lebih cerdas, mampu berkomunikasi, serta berpikir secara kolektif melalui jaringan yang saling terhubung. Jika Train to Busan berfokus pada drama kemanusiaan dan hubungan keluarga, Colony justru mengedepankan elemen survival dan pelarian ekstrem layaknya permainan escape room.
Yeon Sang Ho pun mengaku masih melihat banyak ruang eksplorasi dalam genre zombie yang telah membesarkan namanya. "Saya seperti Mun Ik Jeom-nya film zombie Korea," kelakarnya, merujuk pada cendekiawan Dinasti Goryeo yang membawa benih kapas ke Korea.
Menariknya, meski film ini berakhir dengan konklusi yang memunculkan banyak pertanyaan, Yeon mengungkapkan bahwa dunia Colony tidak akan berhenti di layar lebar. Ia telah menyiapkan buku pendamping yang mengulas lebih dalam latar dunia dan karakter film tersebut, sekaligus proyek adaptasi gim yang tengah dikembangkan.
"Ada sesuatu yang sudah lama saya impikan. Konten dalam film tidak lagi terbatas pada film saja. Di Jepang, misalnya, komik diadaptasi menjadi serial animasi. (Cerita-cerita tersebut) diperluas dengan cara yang dapat dinikmati melalui berbagai media," cetusnya.