3 Organisasi Kriminal yang Ada di Drakor Taxi Driver 3, Ngeri!

Taxi Driver 3 masih menceritakan tim vigilante yang membalaskan dendam korban-korban kejahatan yang tak mendapatkan keadilan hukum. Namun, berbeda dari dua musim sebelumnya, di season 3, tim ini menghadapi lebih dari satu kelompok atau organisasi penjahat.
Sepanjang 16 episode Taxi Driver 3, setidaknya ada tiga organisasi kriminal yang harus dihadapi oleh Kim Do Ki (Lee Je Hoon), dkk. Siapa mereka dan apa saja kejahatan yang sudah dilakukan? Simak paparannya di bawah ini, yuk!
1. Yakuza pimpinan Keita Matsuda

Episode 1 dan 2 drakor Taxi Driver 3 lebih banyak mengambil latar Jepang daripada Korea Selatan. Tim Taksi Pelangi dikisahkan pergi ke negeri matahari terbit untuk menyelidiki kasus hilangnya seorang siswi setelah terlibat judol. Penyelidikan mereka mengungkap siswi itu jadi korbam kejahatan human trafficking dan prostitusi lintas negara.
Kejahatan kemanusiaan berskala internasional ini dipimpin oleh Keita Matsuda (Show Kasamatsu) yang merupakan pimpinan yakuza generasi baru. Keita Matsuda membawahi kelompok kriminal di berbagai negara.
Mereka menculik banyak perempuan muda yang terjebak permainan yang ternyata judol. Korban-korban ini kemudian diiming-imingi pelunasan hutang akibat judi supaya mau ke Jepang. Namun, di sana, mereka akan diperjualbelikan dengan cara lelang.
2. Geng penyedia situs taruhan ilegal dari Cheon Gwang Jin

Di episode 5-8, tim Taksi Pelangi menyelidiki kasus hilangnya Park Min Ho (Lee Do Han), putra dari Park Dong Su (Kim Ki Cheon). Kasus ini terkubur selama 15 tahun sehingga Kim Do Ki, cs butuh waktu untuk mengungkap semua faktanya. Awalnya, kasus ini dikira pembunuhan dan penyembunyian jasad, tapi ternyata lebih dari itu.
Park Min Ho dibunuh karena ingin melaporkan praktik manipulasi pertandingan voli universitas. Pelakunya adalah Cheon Gwang Jin (Eum Mun Sook). Manipulasi skor ini dijadikan sebagai judi di situs ilegal. Meski Cheon Gwang Jin terlahir kaya, ia hobi menyiksa orang lain lewat permainan maut di mana orang-orang bertaruh sambil melihat pertarungan di dark web.
Cheon Gwang Jin lemah dan tak bisa bertarung, tapi ia merekrut banyak pekerja sebagai bawahan. Mereka bertugas menjalankan perintah dan rencananya untuk menciptakan pertandingan dan taruhan ekstrem. Selain itu, ia memanipulasi dua mantan atlet yang akhirnya jadi penerusnya dalam pengaturan skor pertandingan olahraga.
3. Kelompok Samheung

Episode 10-14 membahas sindikat kriminal yang menetap di Pulau Samheung. Kelompok ini dipimpin oleh Go Seong Hyeok (Kim Sung Kyu) yang merupakan mantan jaksa. Saat masih di kejaksaan, ia merekrut dan mengumpulkan penjahat-penjahat ulung sebagai anggota timnya. Mulai dari penipu, pembuat situs judi, pembunuh, hingga oknum polisi korup.
Kelompok ini memiliki peran masing-masing untuk menutupi aktivitas ilegal mereka di Pulau Samheung. Mereka berpura-pura jadi pemilik motel dan restoran, biksu, serta nelayan. Di balik profesi palsu mereka, kelompok ini membuka waralaba kejahatan di berbagai negara. Mereka menyediakan konsultasi hingga menyiapkan alat yang dibutuhkan dalam berbagai tindakan kriminal, seperti judol dan penipuan daring.
Drakor Taxi Driver 3 tidak hanya membahas penjahat individual, tapi juga organisasi kriminal yang melakukan kejahatan secara sistematis. Bahkan tidak hanya dalam negeri, mereka mengatur dan melakukan aksi kejahatan di negara-negara lain. Dari tiga kelompok di atas, sindikat mana yang paling seram menurut kamu?


















