3 Peristiwa yang Buat Karakter Tae Poong Tumbuh di Typhoon Family

Kang Tae Poong (Lee Jun Ho) adalah sosok laki-laki yang fokus menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang di drakor Typhoon Family (2025). Dia gak pernah tergerak untuk belajar bisnis dan bekerja di perusahaan yang telah dibangun ayahnya, Typhoon Trading. Sejak kecil, kehidupan Tae Poong sangat aman dan dimanjakan oleh ibunya.
Sayangnya, krisis ekonomi pun membuat banyak temannya menghilang secara tiba-tiba. Keluarga mereka bangkrut dalam sekejap dan harus kehilangan seluruh harta bendanya. Saat itu, Kang Tae Poong hanya berusaha mengembangkan hobi menanam bunga di rumah kaca miliknya. Sayangnya, dia harus berhadapan dengan berbagai kenyataan yang akan membuat karakternya tumbuh.
Lalu, apa saja peristiwa yang membuat karakter Kang Tae Poong tumbuh di drakor Typhoon Family?
Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.
1. Meninggalnya sang ayah

Kehidupan Tae Poong sangat stabil tanpa memikirkan masa depannya. Namun, sejak lama, ayahnya mendorong Tae Poong untuk belajar bisnis dan bekerja di perusahaannya. Sayangnya, permintaan tersebut harus kandas begitu saja setelah ayah Tae Poong jatuh sakit dan gak sadarkan diri.
Peristiwa ini mulai membuat Tae Poong sadar akan kebutuhan masa depannya tanpa sang ayah. Dia mulai belajar bisnis ketika perusahaan harus menanggung banyak tagihan dengan mengorbankan seluruh aset mereka. Sayangnya, kegagalan ini mulai bermunculan setelah meninggalnya ayah Tae Poong.
Seluruh karyawan harus keluar dan mencari kerja lain setelah Typhoon Trading kehilangan aset mereka. Pada akhirnya, Tae Poong berusaha mendirikan Typhoon Trading dengan bantuan Oh Mi Seon (Kim Min Ha) yang dipercaya bisa membantunya belajar bisnis di masa depan.
2. Hilangnya seluruh harta benda hasil kerja keras ayahnya

Setelah seluruh karyawan Typhoon Trading keluar, Kang Tae Poong harus menyadari jika ayahnya mengorbankan seluruh aset pribadinya untuk mengambil pinjaman bank. Di tengah krisis moneter ini, Kang Tae Poong harus kehilangan seluruh harta bendanya, termasuk rumah pribadi mereka. Dalam semalam, dia jatuh miskin tanpa membawa modal sepeserpun.
Sejak saat itu, Kang Tae Poong bertekad untuk membangun ulang Typhoon Trading dengan tangannya sendiri. Sekalipun harus bekerja dengan keras, Kang Tae Poong gak ragu untuk melangkah dengan modal yang sangat terbatas. Sayangnya, dia juga harus menghadapi kesulitan ketika menyadari jika ilmu bisnisnya sangat kurang.
Pada akhirnya, Oh Mi Seon membantu Kang Tae Poong untuk tinggal di rumahnya bersama dengan para adik dan neneknya. Bagi Oh Mi Seon, ini merupakan langkah praktis untuk menekan biaya pribadi Kang Tae Poong.
3. Mengambil alih Typhoon Trading sekaligus belajar berbisnis

Perlu diketahui bahwa Kang Tae Poong gak punya ilmu bisnis yang memadai dibanding pemimpin perusahaan lainnya. Dia mengandalkan tekad kuat untuk membangun kembali Typhoon Trading demi kerja keras ayahnya. Sayangnya, hal ini gak cukup untuk memimpin sebuah perusahaan.
Kang Tae Poong seakan dipaksa menghadapi realita dan segala resiko keputusannya tanpa ada modal yang mumpuni. Namun, dengan bekerja langsung, Kang Tae Poong mulai belajar banyak hal dan berusaha tanggung jawab akan keputusannya. Kondisi ini juga membuat Kang Tae Poong tumbuh menjadi dewasa dan memahami diri sendiri.
Gak seperti anak yang dimanjakan, Kang Tae Poong gak butuh waktu lama untuk beradaptasi. Dia bahkan menunjukkan mimpinya yang kuat dan tetap berempati pada orang lain.
Berbagai pengalaman yang dilewati Kang Tae Poong ini membuatnya semakin dewasa dan mulai memikirkan masa depan. Dia juga berhasil mambangun rasa tanggung jawabnya sebagai pemimpin sebuah organisasi. Menurutmu, apakah Kang Tae Poong akan memanen hasil jerih payahnya di drakor Typhoon Family?


















