still cut drama Korea The WONDERfools (x.com/TheWonderFools)
Karakter Seok Ju Ran memperlihatkan bagaimana seseorang yang hidup dalam penderitaan bisa berubah menjadi sosok penuh amarah. Sejak kecil ia hidup sebagai anak panti asuhan dan dijadikan bahan eksperimen oleh Ha Won Do. Semua rasa sakit dan trauma itu membuat Seok Ju Ran tumbuh dengan kebencian yang besar terhadap dunia. Ia merasa hidupnya hancur karena perlakuan orang-orang di sekitarnya.
Karena terlalu mempercayai Ha Won Do sebagai sosok ayah, Seok Ju Ran akhirnya menjadikan kebencian itu sebagai alasan untuk membalas dunia. Setelah Ha Won Do dan Kim Pal Ho kehilangan nyawa, ia semakin kehilangan kendali dan ingin semua orang merasakan penderitaan yang sama dengannya. Ia bahkan rela menghancurkan Kota Haeseong demi melampiaskan amarah dan rasa kecewanya.
Melalui karakter Seok Ju Ran, drama ini menunjukkan bahwa luka dan masa lalu yang buruk bukanlah pembenaran untuk menyakiti orang lain. Setiap orang memang memiliki penderitaan masing-masing, tetapi pilihan untuk tetap bertahan atau menghancurkan orang lain tetap berada di tangan diri sendiri. Pesan ini menjadi salah satu sisi emosional yang paling kuat dalam The WONDERfools.
The WONDERfools bukan hanya drama tentang kekuatan super dan pertarungan melawan kejahatan, tetapi juga menghadirkan banyak pelajaran hidup yang bermakna. Lewat perjalanan para karakternya, ada beberapa pesan moral yang bisa dipetik dari drakor The WONDERfools, seperti mengajarkan arti hidup, pentingnya kasih sayang, dan bagaimana manusia seharusnya menghadapi rasa sakit tanpa kehilangan sisi kemanusiaannya.