Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Prediksi Ending 4 Drakor di Awal Januari 2026, Mana Paling Memuaskan?

still cut drama Korea Taxi Driver 3
still cut drama Korea Taxi Driver 3 (instagram.com/sbsdrama.official)

Awal Januari 2026 menjadi momen krusial bagi para pencinta drama Korea, terutama karena sejumlah judul populer bersiap menutup ceritanya. Empat drama dengan genre dan pendekatan yang berbeda ini sama-sama berhasil membangun ekspektasi tinggi berkat konflik yang konsisten, karakter yang kompleks, serta isu sosial yang relevan dengan realitas penonton.

Menjelang episode terakhir, penonton mulai bertanya-tanya apakah akhir cerita yang disajikan mampu memenuhi janji naratif sejak awal atau justru meninggalkan rasa kecewa. Berikut prediksi ending empat drakor yang akan berakhir di awal Januari 2026 dan potensi kepuasan yang bisa dirasakan penonton dari masing-masing cerita.

1. Pro Bono, berpotensi ditutup dengan keadilan yang tidak sempurna

still cut drama Korea Pro Bono
still cut drama Korea Pro Bono (instagram.com/tvn_drama)

Pro Bono sejak awal tidak pernah menjanjikan keadilan yang hitam-putih. Drama ini konsisten menyoroti dilema moral para pengacara yang harus berhadapan dengan sistem hukum yang sering kali tidak berpihak pada korban. Oleh karena itu, ending Pro Bono diprediksi akan tetap berada di jalur realistis, di mana kemenangan hukum tidak selalu berarti kemenangan emosional bagi semua karakter.

Nasib Kang Da Wit (Jung Kyoung Ho) dan tim pro bono kemungkinan besar akan ditutup dengan pencapaian profesional yang pahit-manis. Beberapa kasus mungkin berhasil dimenangkan, tetapi dengan konsekuensi personal yang besar, baik berupa hubungan yang renggang, kelelahan mental, maupun pengorbanan prinsip. Ending seperti ini justru terasa konsisten dengan pesan utama drakor Pro Bono bahwa memperjuangkan keadilan adalah proses panjang yang jarang memberi kepuasan instan.

Jika benar ditutup tanpa fan service berlebihan, Pro Bono berpotensi menjadi salah satu drama hukum dengan ending paling berkesan karena berani jujur pada realitas, meski tidak sepenuhnya memuaskan secara emosional bagi penonton yang menginginkan akhir bahagia mutlak.

2. Surely Tomorrow mengarah ke penutup emosional penuh refleksi

still cut drama Korea Surely Tomorrow
still cut drama Korea Surely Tomorrow (dok. JTBC/Surely Tomorrow)

Berbeda dari drama hukum, Surely Tomorrow menempatkan emosi dan perjalanan batin karakter sebagai pusat cerita. Sejak pertengahan episode, drama ini lebih banyak membangun konflik internal, terutama terkait luka masa lalu, rasa kehilangan, dan upaya berdamai dengan pilihan hidup. Hal ini memberi sinyal kuat bahwa ending Surely Tomorrow akan bersifat reflektif, bukan penuh kejutan besar.

Penonton kemungkinan akan disuguhkan resolusi yang tenang, di mana para karakter tidak mendapatkan semua yang mereka inginkan, tetapi belajar menerima kenyataan dan melangkah maju. Ending seperti ini mungkin terasa lambat bagi sebagian orang, namun justru memberi ruang bagi penonton untuk merenung dan mengaitkan cerita dengan pengalaman pribadi mereka.

Jika Surely Tomorrow mampu menutup ceritanya dengan konsisten tanpa memaksakan konflik baru di menit terakhir, drama ini berpeluang menghadirkan ending yang paling “memuaskan secara emosional”, meski tidak spektakuler dari sisi plot.

3. Villains diprediksi berakhir gelap dan kontroversial

still cut drama Korea Villains
still cut drama Korea Villains (instagram.com/tving.official)

Sebagai drama yang sejak awal menantang perspektif hitam-putih antara protagonis dan antagonis, Villains hampir mustahil ditutup dengan ending konvensional. Drama ini lebih tertarik mengeksplorasi bagaimana trauma, ambisi, dan kekuasaan membentuk seseorang menjadi “villain”, sehingga akhir ceritanya diprediksi akan tetap kelam dan menyisakan pertanyaan moral.

Alih-alih menghukum semua tokoh antagonis secara tuntas, Villains kemungkinan akan menunjukkan bahwa kejahatan tidak selalu berakhir dengan ganjaran setimpal. Beberapa karakter mungkin lolos dari konsekuensi hukum, sementara yang lain justru hancur oleh pilihan mereka sendiri. Ending semacam ini berpotensi memicu perdebatan, tetapi juga memperkuat identitas drama tersebut.

Bagi penonton yang menyukai cerita berlapis dan berani, ending Villains bisa terasa memuaskan secara intelektual, meski jelas bukan tipe penutup yang memberi rasa lega atau kebahagiaan.

4. Taxi Driver 3 berpeluang memberi kepuasan paling lengkap

still cut drama Korea Taxi Driver 3
still cut drama Korea Taxi Driver 3 (dok. sbs/Taxi Driver 3)

Sebagai drama yang sudah memiliki basis penggemar kuat sejak musim pertama, Taxi Driver 3 memikul ekspektasi besar untuk menutup musimnya dengan memuaskan. Pola yang selama ini dibangun menunjukkan bahwa drama ini cenderung memberi resolusi tegas terhadap para antagonis, sekaligus menyisakan ruang refleksi bagi tim Rainbow Taxi.

Ending Taxi Driver 3 diprediksi akan menghadirkan keadilan yang relatif jelas, dengan musuh utama menerima konsekuensi setimpal. Namun, drama ini juga kemungkinan tetap menyelipkan nuansa pahit, terutama terkait luka psikologis para anggota tim yang tidak sepenuhnya bisa disembuhkan oleh balas dendam.

Kombinasi aksi, emosi, dan resolusi konflik yang rapi membuat Taxi Driver 3 berpeluang menjadi drama dengan ending paling memuaskan secara umum, terutama bagi penonton yang menginginkan penutup tegas tanpa mengorbankan kedalaman cerita.

Pada akhirnya, kepuasan ending drakor sangat bergantung pada ekspektasi masing-masing penonton terhadap genre dan pesan cerita yang dibawa. Pro Bono menawarkan kejujuran realistis, Surely Tomorrow menghadirkan kehangatan reflektif, Villains menutup kisah dengan keberanian gelap, sementara Taxi Driver 3 menjanjikan kepuasan paling seimbang. Dengan pendekatan yang berbeda-beda, keempat drama ini membuktikan bahwa awal Januari 2026 menjadi periode menarik bagi penonton drakor yang menantikan penutup cerita berkesan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kirana Mulya
EditorKirana Mulya
Follow Us

Latest in Korea

See More

Mengapa Yoon Bom Sering Memakai Baju Hitam di Drakor Spring Fever?

08 Jan 2026, 12:06 WIBKorea