Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Prediksi Nasib Do Ra Ik di Ending Idol I, Bahagia?

still cut drama Korea Idol I
still cut drama Korea Idol I (instagram.com/channel.ena.d)
Intinya sih...
  • Do Ra Ik dinyatakan tidak bersalah secara hukum
  • Ia memilih menjauh dari dunia idol dan sorotan publik
  • Do Ra Ik mulai mendefinisikan ulang arti dicintai
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sejak episode awal, drakor Idol I menempatkan Do Ra Ik (Kim Jae Young) sebagai pusat badai, seorang idola yang dipuja jutaan orang, tetapi justru paling kesepian dan paling mudah dihancurkan oleh sistem. Tuduhan pembunuhan, tekanan publik, manipulasi hukum, hingga pengkhianatan orang-orang terdekat membuat hidup Do Ra Ik runtuh dalam waktu singkat. Ia bukan hanya berjuang membersihkan nama baiknya, tetapi juga mempertahankan kewarasannya di tengah dunia yang seolah tak pernah benar-benar mencintainya.

Menjelang ending Idol I, pertanyaan terbesar bukan lagi sekadar siapa pelaku kejahatan sebenarnya, melainkan ke mana arah hidup Do Ra Ik setelah semua ini berakhir. Apakah ia bisa kembali ke panggung, menemukan makna baru, atau justru memilih jalan sunyi setelah trauma panjang? Berikut lima prediksi nasib Do Ra Ik di ending Idol I yang paling mungkin terjadi beserta makna emosional di baliknya.

1. Do Ra Ik dinyatakan tidak bersalah secara hukum

still cut drama Korea Idol I
still cut drama Korea Idol I (instagram.com/channel.ena.d)

Prediksi paling mendasar adalah Do Ra Ik akhirnya dinyatakan tidak bersalah dalam kasus yang menghancurkan hidupnya. Seluruh bukti yang rapuh, investigasi koersif, serta kesaksian palsu perlahan terbongkar di persidangan, membuat dakwaan terhadapnya runtuh satu per satu.

Namun, kebebasan hukum ini tidak otomatis menghapus luka batin yang ia alami. Putusan bebas menjadi kemenangan simbolik, tetapi juga pengingat bahwa keadilan datang terlambat. Dalam Idol I, momen ini kemungkinan digambarkan sunyi tanpa sorak sorai karena bagi Do Ra Ik, bebas bukan berarti pulih sepenuhnya.

2. Ia memilih menjauh dari dunia idol dan sorotan publik

still cut drama Korea Idol I
still cut drama Korea Idol I (instagram.com/channel.ena.d)

Meski dinyatakan tidak bersalah, besar kemungkinan Do Ra Ik tidak langsung kembali ke dunia hiburan. Pengalaman diperlakukan sebagai “produk” yang bisa dibuang kapan saja, membuatnya sadar bahwa panggung yang dulu ia cintai juga menjadi sumber penderitaan terbesarnya.

Keputusan menjauh dari sorotan publik bisa menjadi bentuk perlindungan diri. Dalam ending Idol I, langkah ini akan menegaskan bahwa Do Ra Ik akhirnya memilih dirinya sendiri, bukan ekspektasi penggemar, agensi, atau industri yang selama ini memanfaatkannya.

3. Do Ra Ik mulai mendefinisikan ulang arti dicintai

still cut drama Korea Idol I
still cut drama Korea Idol I (instagram.com/channel.ena.d)

Salah satu konflik terdalam Do Ra Ik adalah keyakinannya bahwa ia tak pernah benar-benar dicintai, hanya dipuja sebagai idola. Di ending Idol I, ia diprediksi mulai memahami perbedaan antara cinta dan pemujaan.

Hubungannya dengan Maeng Se Na (Sooyoung) berperan besar dalam proses ini. Melalui Se Na, Do Ra Ik belajar bahwa dicintai berarti diterima dalam kondisi paling rapuh, bukan saat berada di puncak popularitas. Transformasi batin inilah yang kemungkinan menjadi inti emosional penutup cerita.

4. Hubungannya dengan Maeng Se Na berlanjut, tapi tidak ideal

still cut drama Korea Idol I
still cut drama Korea Idol I (instagram.com/channel.ena.d)

Alih-alih akhir bahagia klise, Idol I kemungkinan memilih penutup yang lebih realistis. Hubungan Do Ra Ik dan Maeng Se Na diprediksi tetap berlanjut, tetapi penuh kesadaran akan luka masa lalu dan tantangan ke depan.

Mereka tidak digambarkan sebagai pasangan sempurna, melainkan dua manusia yang sama-sama terluka dan belajar saling bertahan. Pilihan ini selaras dengan tone Idol I yang lebih menekankan emosi dan refleksi sosial ketimbang romansa manis semata.

5. Do Ra Ik menemukan makna hidup di luar identitas ‘idola’

still cut drama Korea Idol I
still cut drama Korea Idol I (instagram.com/channel.ena.d)

Prediksi terpenting adalah Do Ra Ik akhirnya menemukan makna hidup baru yang tidak lagi bergantung pada statusnya sebagai anggota Gold Boys. Entah melalui musik dengan cara berbeda, kehidupan yang lebih sederhana, atau peran sosial yang tak terduga, ia mulai hidup sebagai Do Ra Ik, bukan sekadar “Do Ra Ik sang idola”.

Ending ini akan menjadi pernyataan kuat bahwa manusia lebih berharga daripada citra. Dalam Idol I, perjalanan Do Ra Ik bukan tentang kembali ke puncak, melainkan tentang turun dari sana dengan kesadaran penuh akan siapa dirinya sebenarnya.

Nasib Do Ra Ik di ending Idol I diprediksi tidak akan sepenuhnya manis, tetapi jujur dan membumi. Ia mungkin bebas, tetapi tidak utuh, mungkin mencintai, tetapi masih takut, dan mungkin melangkah maju, meski membawa luka. Justru di situlah kekuatan Idol I, sebuah drama yang memilih kejujuran emosional daripada kebahagiaan instan, dan menutup kisah Do Ra Ik sebagai manusia, bukan produk.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hella Pristiwa
EditorHella Pristiwa
Follow Us

Latest in Korea

See More

7 Kejanggalan Kematian Kang Myeong Hwi di Undercover Miss Hong

24 Jan 2026, 10:07 WIBKorea