7 Prinsip Yeon Ji Young sebagai Koki di Bon Appétit, Your Majesty

- Yeong Ji Young menyelesaikan masakannya meski dalam situasi sulit
- Ia tak bisa memasak tanpa mengetahui informasi siapa yang dimasakkannya
- Memasak adalah tentang mencurahkan hati ke dalam hidangan dan menghargai setiap bahan dan fasilitas yang digunakan
Dalam drakor Bon Appétit, Your Majesty, karakter utama, Yeon Ji Young, mengalami hal unik. Secara misterius, Yeon Ji Young (Yoona SNSD) dari abad ke-21 melakukan time slip ke era Joseon. Peristiwa ini terjadi setelah ia memenangkan kompetisi memasak Prancis, La Pôelle d'Or.
Meski terlempar ke masa lampau, Yeon Ji Young tetap memegang prinsipnya sebagai chef bintang tiga Michelin saat diharuskan memasak. Lantas, apa saja prinsip Yeon Ji Young sebagai koki di Bon Appétit, Your Majesty? Simak selengkapnya di bawah ini.
1. Berprinsip tak ada yang lebih buruk daripada masakan yang tak selesai. Meski situasinya sulit, Yeon Ji Young berusaha menyelesaikan masakannya

2. Yeon Ji Young tak bisa memasak tanpa mengetahui informasi siapa yang dimasakkannya. Ia harus tahu usia, makanan kesukaan, dan alergi mereka

3. Bagi Yeon Ji Young, memasak makanan tidak sama seperti membuat benda atau mencampur sesuatu ala kadarnya

4. Bukan asal-asalan, menurut Yeon Ji Young, memasak adalah tentang mencurahkan hati ke dalam hidangan

5. Keterbatasan bahan dan waktu juga bukan penghalang untuk Yeon Ji Young mengembangkan menu dan cara penyajian yang baru

6. Meski memiliki skill dan latar belakang berbeda, Yeon Ji Young menghargai setiap anggota timnya dan membangun kerja sama yang baik dengan mereka

7. Yeon Ji Young juga menghargai setiap bahan-bahan, peralatan dan fasilitas yang digunakannya sebagai juru masak

Ada beberapa prinsip Yeon Ji Young sebagai koki di Bon Appétit, Your Majesty. Salah satunya adalah ia menghindari untuk menyalahkan orang lain saat memasak. Ketika salah, ia pun bertanggung jawab dan tak segan berbagi ilmu dengan mereka. Tak peduli di mana dan berhadapan dengan siapa, Yeon Ji Young pun tetap memegang etik dan prinsipnya tersebut.