Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rating The Legend of Kitchen Soldier Tinggi Terus, Apa Alasannya?
Cuplikan drama Korea The Legend of Kitchen Soldier (dok. tvN/The Legend of Kitchen Soldier)
  • Drama Korea The Legend of Kitchen Soldier mencatat kenaikan rating signifikan hingga 9,1 persen di TVING meski baru menayangkan empat episode.
  • Konsep unik yang memadukan dunia gim dan dapur militer, serta karakter Kang Seong Jae yang kompleks, menjadi daya tarik utama bagi penonton.
  • Visual kocak dengan efek CGI berlebihan dan alur ringan namun penuh konflik membuat drama ini viral serta dinantikan kelanjutan ceritanya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Drama Korea The Legend of Kitchen Soldier yang dibintangi Park Ji Hoon terus menunjukkan tren kenaikan rating yang memuaskan di setiap episodenya. Bahkan, rating tertingginya sempat menembus angka 9,1 persen di platform TVING, padahal drakor ini baru merilis 4 episode.

The Legend of Kitchen Soldier menghadirkan sisi lain kehidupan barak militer yang jarang terekspos, yakni dapur tentara. Selain mengusung tema yang unik, apa sebenarnya yang membuat rating drama ini terus merangkak naik? Yuk, simak alasannya di bawah ini!

1. Temanya unik dengan menggabungkan gim dan koki tentara

cuplikan drama The Legend of Kitchen Soldier (dok. tvN/The Legend of Kitchen Soldier)

Salah satu alasan yang membuat penonton ketagihan adalah konsep ceritanya yang terasa seperti Role Play Game (RPG). Kang Seong Jae tak hanya memasak untuk para prajurit, tetapi juga memiliki kemampuan unik yang membuat setiap proses memasak terasa seperti sedang menyelesaikan misi atau menaikkan level kekuatan. Alhasil, aktivitas dapur di barak yang biasanya identik dengan rutinitas membosankan justru berubah menjadi petualangan yang seru untuk ditonton.

Di sisi lain, drama ini juga menghadirkan banyak momen kocak lewat reaksi para karakter yang menganggap tingkah Kang Seong Jae aneh. Bukan kekuatan spesial, sebenarnya Kang Seong Jae mengalami stres berat hingga berhalusinasi. Dengan latar belakangnya cukup menyedihkan, penonton dibuat penasaran dengan kelanjutan nasib sang koki yang sebenarnya depresi ini.

2. Visual konyol dari para aktor

cuplikan drama The Legend of Kitchen Soldier (dok. tvN/The Legend of Kitchen Soldier)

Daya tarik lain yang sering viral di cuplikan media sosial adalah reaksi para karakter saat mencicipi masakan Kang Seong Jae. Alih-alih cuma bilang enak, drama ini menggunakan efek visual yang sangat dramatis dan dicap alay untuk menggambarkan kelezatan makanannya.

Sejumlah visualisasinya mengusung teknis CGI dan set yang proper. Misalnya, memakan daging panggang membuat para aktor yang biasa berakting sangar jadi gemulai berlari di pinggir pantai. Visual yang gak terduga ini justru jadi elemen komedi segar yang bikin penonton selalu menunggu-nunggu kejutan apa lagi yang bakal muncul setiap kali ada adegan makan bareng di ruang makan tentara.

3. Alur ceritanya ringan, tapi tetap kompleks

still cut drama Korea The Legend of Kitchen Soldier (x.com/CJnDrama)

Meskipun premisnya terdengar lucu dan santai, jangan salah karena ketegangan di dapur militer tetap terasa nyata. Penonton disuguhkan dengan berbagai tantangan memasak hingga konflik seru antar tentara. Permasalahan yang diungkit pun masih berpusat pada senioritas yang dikenal kental dalam barak.

Di balik nuansa ceritanya yang ringan, drama ini masih menyimpan banyak kisah tersembunyi yang perlahan mulai dikupas di setiap episode. Tidak hanya berfokus pada kehidupan dapur tentara, cerita para karakter pendukung juga dibuat cukup emosional dan relvan. Hal tersebut membuat penonton semakin terikat dengan alur cerita dan terus penasaran dengan perkembangan Kang Seong Jae serta konflik yang akan muncul berikutnya.

Perpaduan antara komedi, visual yang unik, dan elemen gim membuat The Legend of Kitchen Soldier jadi tontonan yang sukses meraih banyak penonton. Dengan 8 episode tersisa sebelum tamat, kira-kira apakah The Legend of Kitchen Soldier bakal berhasil memecahkan rekor rating seberapa besar?

Editorial Team