Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Strategi Gila Tae Seop dan Sang Ah yang Mengubah Alur di Climax

7 Strategi Gila Tae Seop dan Sang Ah yang Mengubah Alur di Climax
Cuplikan drama Korea Climax (dok. ENA/Climax)

Di episode 5-6 Climax, Bang Tae Seop (Ju Ji Hoon) dan Chu Sang Ah (Ha Ji Won) makin berani memperlihatkan sisi asli mereka. Tak lagi jadi korban, mereka justru kita mulai mampu mengendalikan konflik, bahkan jadi master mind.

Di tengah kekacauan itu, keduanya diam-diam menyusun langkah yang bukan hanya berani, tapi juga nyaris tak terbayangkan. Inilah tujuh strategi gila yang mereka gunakan dan mengubah arah alur cerita.

1. Awalnya, Tae Seop menempatkan Jeong Won untuk mengawasi Sang Ah. Tapi situasi justru jadi berbalik tak terduga

Cuplikan drama Korea Climax
Cuplikan drama Korea Climax (dok. ENA/Climax)

2. Jeong Won justru berpihak pada Sang Ah secara emosional. Alhasil, Sang Ah kini punya seseorang yang melindunginya dari Tae Seop sendiri

Cuplikan drama Korea Climax
Cuplikan drama Korea Climax (dok. ENA/Climax)

3. Posisi Tae Seop sebagai calon presiden jadi terganggu. Meski terdesak, Tae Seop akhirnya menyerang dengan membawa bukti yang menghancurkan WR Group

Cuplikan drama Korea Climax
Cuplikan drama Korea Climax (dok. ENA/Climax)

4. Strategi ini menggeser keseimbangan kekuasaan secara drastis, membuat pihak yang sebelumnya dominan justru berada di posisi defensif

Cuplikan drama Korea Climax
Cuplikan drama Korea Climax (dok. ENA/Climax)

5. Sang Ah tahu betul kekuatan opini publik. Alih-alih bersembunyi, ia justru muncul di ruang terbuka dan menciptakan momen yang bisa direkam

Cuplikan drama Korea Climax
Cuplikan drama Korea Climax (dok. ENA/Climax)

6. Sang Ah sengaja memancing Jae Sang hingga kehilangan kendali di depan banyak orang. Ketika ia menyerang, kamera sudah siap

Cuplikan drama Korea Climax
Cuplikan drama Korea Climax (dok. ENA/Climax)

7. Saat situasi memuncak, Sang Ah dan Tae Seop tampil bersama di depan publik, menyampaikan permintaan maaf dengan wajah penuh penyesalan

Cuplikan drama Korea Climax
Cuplikan drama Korea Climax (dok. ENA/Climax)

Climax bukan lagi menyuguhkan cerita tentang skandal dan kekuasaan. Namun, drama ini memberikan kenyataan bagaimana dunia politik dan hiburan bisa menjadi racun apabila ambisi tak tertahankan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hella Pristiwa
EditorHella Pristiwa
Follow Us