Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sutradara Ungkap Alasan Pemilihan Casting Drakor No Tail To Tell

Kim Hye Yoon, sutradara Kim Jung Kwon, dan Lomon (dari kiri ke kanan)
Kim Hye Yoon, sutradara Kim Jung Kwon, dan Lomon (dari kiri ke kanan) (dok.SBS/No Tail To Tell)
Intinya sih...
  • Ketulusan Kim Hye Yoon membawa warna baru dalam peran gumiho
  • Lomon, sosok dewasa dalam jiwa yang murni sebagai Kang Si Yeol
  • Chemistry yang tumbuh dari arah pandang yang sama
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

No Tail To Tell menarik perhatian publik karena ceritanya yang unik. Selain itu, perhatian publik juga tertuju pada pilihan casting yang terasa begitu berbeda. Kim Hye Yoon sebagai gumiho yang tidak ingin menjadi manusia dipasangkan dengan Lomon sebagai atlet sepak bola.

Sutradara Kim Jung Kwon membocorkan alasan pemilihan casting tersebut melalui konferensi pers, lho. Ia menyebut No Tail To Tell sebagai dongeng untuk orang dewasa. Bukan sekadar manis dan romantis, tapi juga digadang-gadang meninggalkan kesan yang mendalam melalui casting ini. Yuk, simak ulasan berikut!

1. Ketulusan Kim Hye Yoon menghadirkan gumiho versi lain

Kim Hye Yoon di KDrama No Tail To Tell
Kim Hye Yoon di KDrama No Tail To Tell (instagram.com/sbsdrama.official)

Sutradara Kim Jung Kwon mengungkapkan pandangannya tentang Kim Hye Yoon dengan menyoroti ketulusan yang kuat dalam aktingnya. Menurutnya, setiap adegan yang dimainkan Kim Hye Yoon memiliki lapisan emosi yang berbeda dan terasa hidup. Ia bahkan mempelajari seluruh drama dan film bertema gumiho yang pernah ada, dan sang sutradara meyakini bahwa upaya tersebut membuat Kim Hye Yoon mampu menghadirkan warna baru dalam peran ini, seperti sebuah sisi gumiho yang belum pernah ditampilkan sebelumnya.

Sutradara Kim berkata tentang Kim Hye Yoon, “Dia memiliki ketulusan yang menonjol. Di setiap adegan, dia menghadirkan kedalaman yang berbeda. Dia menonton semua drama dan film bertema gumiho yang ada, dan saya percaya dia membawa sesuatu yang segar ke peran ini—sesuatu yang belum ditunjukkan gumiho sebelumnya,” jelasnya, dilansir K-Entertainment News.

2. Lomon, sosok dewasa dalam jiwa yang murni sebagai Kang Si Yeol

Lomon di KDrama No Tail To Tell
Lomon di KDrama No Tail To Tell (instagram.com/sbsdrama.official)

Sutradara Kim Jung Kwon juga membagikan kesannya tentang Lomon. Ia menilai Lomon sebagai sosok yang polos dan bersih, sekaligus memiliki kedewasaan yang melampaui usianya. Dengan nada bercanda, ia bahkan menyebut Lomon kerap terasa seperti seorang kakak, menyinggung perbedaan usia mereka hingga suasana ruangan dipenuhi tawa.

“Dia begitu murni dan jernih, tetapi juga sangat dewasa untuk usianya. Terkadang dia terasa seperti kakak laki-laki,” ujarnya sambil bercanda menyinggung perbedaan usia hingga membuat ruangan pecah oleh tawa.

3. Chemistry yang tumbuh dari arah pandang yang sama

Lomon di KDrama No Tail To Tell
Lomon di KDrama No Tail To Tell (instagram.com/sbsdrama.official)

Lebih lanjut, sutradara Kim Jung Kwon mengungkapkan bahwa momen paling berkesan di lokasi syuting adalah ketika Kim Hye Yoon dan Lomon selalu berada dalam frekuensi yang sama, tidak pernah berjalan ke arah yang berbeda. Fokus dan kebersamaan itu, menurutnya, melahirkan chemistry yang luar biasa, sesuatu hal yang sangat ia syukuri sebagai sutradara.

Ia menambahkan, “Hal paling indah di lokasi adalah mereka berdua tidak pernah memandang ke arah yang berbeda. Mereka selalu fokus bersama. Chemistry mereka luar biasa, dan saya benar-benar bersyukur,” terangnya, dilansir K-News Entertainment.

4. Seluruh tim produksi dan cast bekerja keras demi kesuksesan drama

Kim Hye Yoon, sutradara Kim Jung Kwon, dan Lomon (dari kiri ke kanan)
Kim Hye Yoon, sutradara Kim Jung Kwon, dan Lomon (dari kiri ke kanan) (dok.SBS/No Tail To Tell)

No Tail To Tell dipercaya menjadi pembuka deretan drama SBS pada tahun 2026, setelah kesuksesan besar drakor Taxi Driver 3. Sutradara Kim Jung Kwon tidak menampik adanya beban ekspektasi yang menyertainya. Ia mengibaratkan posisinya seperti seorang pemukul pertama dalam pertandingan bisbol, yang tugas utamanya adalah membuka permainan dengan mencapai base. Dengan keyakinan penuh, ia menegaskan bahwa seluruh pemain dan kru telah mencurahkan kerja keras mereka, dan sebagai pembuka, mereka siap menjalankan peran itu dengan baik dan memastikan langkah awal yang kuat.

“Jika kita mengibaratkannya seperti bisbol, saya diberi posisi pemukul pertama. Dalam bisbol, tugas pemukul pertama adalah mencapai base, dan itulah tepatnya yang saya rasakan. Seluruh staf dan pemain telah bekerja sangat keras. Sebagai pemukul pertama, kami siap mencapai base. Kami akan mencapai base,” jelasnya, dilansir K-News Entertainment.

Sang sutradara lebih memilih untuk fokus mencapai base pertama dengan cerita yang unik dan casting yang tepat. Jika keberanian ini berbuah manis, penonton bukan hanya akan mengingat dramanya, melainkan juga alasan mengapa pilihan casting ini terasa begitu tepat sejak awal. Setuju, Chingu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Diana Hasna
EditorDiana Hasna
Follow Us

Latest in Korea

See More

7 Idol Jebolan YG Entertainment yang Dirikan Agensi Sendiri, Ada AKMU

26 Jan 2026, 13:19 WIBKorea