Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Aktor Korea yang Rela Kelaparan demi Mendalami Peran, Totalitas!
Jang Hyuk dan Park Ji Hoon (instagram.com/ajincome | instagram.com/yy_ent)
  • Beberapa aktor Korea Selatan menjalani diet ekstrem dan menahan lapar demi mendalami karakter agar emosi tokoh terlihat autentik di layar.
  • Park Ji Hoon, Jang Hyuk, Im Siwan, dan Sung Joon masing-masing melakukan pengorbanan fisik berbeda untuk menunjukkan totalitas akting mereka.
  • Meski berhasil memperkuat penampilan peran, metode kelaparan ini diakui berisiko bagi kesehatan dan tidak disarankan untuk ditiru.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Berbagai proyek akting menuntut aktor Korea Selatan untuk mendalami peran sedemikian rupa. Demi mengekspresikan diri dengan sempurna, mereka bahkan perlu membatasi makannya secara ekstrem. Mereka juga menahan lapar.

Nah, berikut deretan aktor Korea yang rela kelaparan agar bisa menunjukkan kesan emosional dengan lebih baik di layar kaca. Mereka ingin penonton memahami emosi dari tokoh yang ditunjukkannya. Yuk, simak untuk tahu alasan di balik pengorbanan itu!

1. Park Ji Hoon

Park Jihoon (instagram.com/yy_ent)

Dalam wawancara pada Januari lalu, Park Ji Hoon mengaku menurunkan berat badan sebesar 15 kilogram demi film The King’s Warden (2026). Ia tak hanya ingin terlihat kurus, melainkan juga mengekspresikan penderitaan tokoh yang diperankannya. Ia memilih berpuasa, karena menyadari olahraga tak akan cukup.

Park Ji Hoon mengungkap, prosesnya sulit karena dia tidak makan. Ia biasanya hanya makan satu potong apel. Ia menjelaskan proses diet ekstremnya dengan mengatakan, “Aku tak bisa tidur nyenyak, dan aku menjadi sungguh kelelahan secara pribadi. Aku ingin menunjukkan situasi itu dengan se-autentik mungkin (di layar kaca).”

Diet ekstrem membuat Park Ji Hoon kesulitan berakting di adegan emosional. Ia merasa tak lagi sisa energi dan pusing saat harus berteriak untuk adegannya. Usai berteriak, ia berjalan dan mendadak merasa seolah ruangan berputar. Namun, diet itu tak sampai membahayakan kesehatan. Ia melewatinya dengan makan jelly supaya energinya bisa cukup.

2. Jang Hyuk

Jang Hyuk (instagram.com/ajincome)

Jang Hyuk membuat penonton kagum saat menunjukkan otot perutnya untuk drama Shine or Go Crazy (2015). Pihak produser sampai mengatakan, “Jang Hyuk sengaja tidak makan siang dan makan malam sebelum syuting agar dapat menampilkan tubuh yang sempurna bagi penonton. Seluruh kru takjub melihat tubuhnya yang luar biasa karena ia punya bentuk tubuh yang sangat bagus.”

3. Im Siwan

Im Siwan (instagram.com/plumactors)

Di program Jang Ki Ha’s Amazing Radio pada 2014, Siwan menjalani diet untuk adegan penyiksaan di film The Attorney (2013). Ia bahkan tidak minum alkohol selama diet. Ia pun sengaja membiarkan dirinya kelaparan untuk adegan kunjungan dengan Kim Young Ae dan Song Kang Ho.

Siwan pun menjelaskan alasannya mengambil keputusan diet ekstrem itu dengan mengatakan, “Aku juga terbebani karena adegan itu adalah adegan pertama yang harus direkam. Aku merasa harus terlebih dahulu menahan diri dari makan untuk menggambarkan citra kelelahan mental dan kurus.”

4. Sung Joon

Sung Joon (instagram.com/gilstory_ent)

Dalam wawancara dengan Harper’s Bazaar, Sung Joon mengakui bahwa Horror Stories 2 (2013) merupakan tantangan tersendiri baginya yang baru pertama kali membintangi film horor. Ia pun mencoba membawa dirinya ke kondisi psikologis yang sesuai. Untuk itu, ia rela kelaparan dan mendengarkan musik yang sedih demi mendalami peran.

Aktor Korea di atas rela menahan lapar demi aktingnya. Mereka ingin mengekspresikan tokohnya dengan sempurna dalam film maupun dramanya. Perlu dipahami, bahwa metode yang mereka gunakan itu berbahaya dan tidak sebaiknya dicontoh secara sembarangan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article