Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Cobaan yang Dihadapi Yoona SNSD di Dunia Akting, Penuh Perjuangan!

Yoona SNSD (instagram.com/yoona__lim)
Yoona SNSD (instagram.com/yoona__lim)

Yoona SNSD selalu berusaha keras mengembangkan kariernya di dunia akting. Bintang drama Bon Appetit, Your Majesty (2025) ini pernah melalui banyak kesulitan sebagai aktris. Meskipun begitu, dia berjuang untuk berani menghadapinya.

Nah, berikut deretan cobaan berat yang pernah dihadapi Yoona sebagai aktris. Dia pernah menghadapi kemarahan sutradara hingga bolak-balik tanpa henti demi proses syuting maupun promosi grupnya, lho. Yuk, simak fase penuh perjuangannya!

1. Berjuang menghadapi publik yang fokus pada statusnya sebagai idol

Yoona SNSD (instagram.com/limyoona__official_)
Yoona SNSD (instagram.com/limyoona__official_)

Dalam wawancara dengan Korea Herald pada 2022, Yoona mengakui, banyak idol yang beralih profesi jadi aktor seperti dirinya yang menerima kritik. Namun, dia percaya, bahwa mereka seharusnya dinilai berdasarkan kemampuan masing-masing, alih-alih statusnya sebagai penyanyi.

Yoona sendiri berusaha untuk tak khawatir dengan statusnya sebagai penyanyi. Ia hanya percaya, bahwa penonton akan menghargai usahanya ketika dia sudah siap untuk mengerjakan proyek aktingnya. Ia yakin sudah mempersiapkan diri dengan matang.

2. Selalu berpikir positif, meski sudah ratusan kali audisi

Yoona SNSD (instagram.com/yoona__lim)
Yoona SNSD (instagram.com/yoona__lim)

Di sebuah talk show pada 2024, Yoona mengatakan, dia bergabung dengan SM Entertainment usai lolos audisi ketika berusia 13 tahun. Namun, dia tetap berjuang audisi sebanyak lebih dari 200 kali untuk mendapat proyek iklan, film, dan drama. Di antara audisi itu, ada yang berakhir lolos, tapi ada pula yang gagal.

Yoona bahkan audisi berkali-kali untuk satu iklan tertentu. Hanya saja, ikut banyak audisi membuat sikapnya berubah. Dia yang dulu pendiam, perlahan jadi lebih percaya diri saat audisi. Baginya, pengalaman ini sebenarnya positif dan sukses memicu rasa semangatnya.

Yoona jadi lebih menerima kegagalan. Jika suatu hal yang dia coba tidak berhasil, dia akan melihat hasilnya dan menyadari betapa proyek tertentu memang lebih cocok untuk orang lain ketimbang dirinya. Ia menambahkan, “Bahkan sekarang, kalau ada hal yang awalnya bukan pilihanku tapi ternyata hasilnya bagus, maka aku percaya itu karena pilihan tersebut memang tepat untukku.”

3. Sering dimarahi sutradara dan tertekan dalam proses syuting

Yoona SNSD (instagram.com/yoona__lim)
Yoona SNSD (instagram.com/yoona__lim)

Di program Strong Heart pada 2013, Yoona mengatakan, dia sudah punya pengalaman mendapat proyek pre-debut sebelum berkarier bareng SNSD. Ia juga mengembangkan kariernya sebagai aktris di You Are My Destiny (2008) dan sering dimarahi dalam proses syuting.

Yoona bahkan melakukan kesalahan fatal saat syuting pertama dengan kesalahan dialog. Akhirnya, pihak sutradara menyuruhnya pulang karena menilai dia belum siap berakting. Jadi, dia pun pulang dan menangis dalam perjalanan. Ia juga khawatir, karena syuting berlangsung lebih dari 9 bulan.

Makanya, Yoona pun kehilangan kepercayaan diri. Kadang, proses syuting juga dihentikan karena dia mulai menangis. Ia sampai berpikir, pihak sutradara pelit memuji karena dia sering dimarahi. Namun, pada akhirnya dia tahu, bahwa sang sutradara lebih sering memarahinya karena tak mau semangatnya kendur akibat kecemasannya sebagai pendatang baru.

4. Takut mencoba hal baru karena citranya di kalangan publik

Yoona SNSD (instagram.com/yoona__lim)
Yoona SNSD (instagram.com/yoona__lim)

Di sebuah wawancara pada 2016, Yoona mengaku kesusahan dengan persepsi publik yang menganggapnya member SNSD yang berakting. Ia khawatir, karena hal pertama yang dipikirkan publik adalah citranya yang ceria. Ia mempertimbangkan, antara mengembangkan citra itu atau mengubah sepenuhnya.

Yoona juga jadi takut mencoba hal baru karena memikirkan tanggapan publik. Dia tak menyangkal, ketakutan itu muncul karena prasangka yang dihadapi member grup KPop. Ia bahkan sempat berpikir untuk berhenti akting usai membintangi The Prime Minister and I (2013). Terlebih, dia juga diliputi kecemasan.

Terlepas dari kesulitan ini, Yoona memutuskan untuk meyakinkan dirinya, betapa ia tak perlu mengkhawatirkan persepsi publik dan fokus saja pada dirinya. Sebab, tugas seora aktris adalah mencoba peran yang berbeda dan beragam. Ia pun berani mencoba peran dengan citra yang gelap dan sedih di The K2 (2016), jauh dari kesan cerianya selama berkarier.

Perlahan, Yoona mulai makin menikmati berakting. Dia juga tidak lagi mencoba melepaskan diri dari status dan citranya sebagai idol KPop. Dia hanya ingin dilihat sebagai aktris secara alami dan perlahan. Ia akan mencoba terus melakukan yang terbaik dan tidak takut. Sebab, terlepas dari pandangan publik, dia ingin terus berakting.

5. Lelah fisik saat syuting karena tak mengandalkan stuntman

Yoona SNSD (instagram.com/yoona__lim)
Yoona SNSD (instagram.com/yoona__lim)

Dalam sebuah wawancara, Yoona mengungkap, adegan yang menuntut kemampuan fisik di film EXIT (2019) sebenarnya membuatnya menangis. Ia sampai pada tahap tak bisa berjalan kala melalui prosesnya. Terlebih, dia perlu syuting adegan lari dilalui selama beberapa hari, bersamaan dengan adegan ditopang kawat.

Hal itu juga membuat Yoona tak bisa syuting banyak adegan lari dalam satu waktu saja. Ia syuting adegan berlari setiap hari, sehingga kakinya sakit dan dia menangis begitu sutradara mengatakan, “Cut.” Ia ingin langsung syuting lagu begitu adegan itu selesai, tapu tubuhnya yang lelah dan kesakitan tidak bisa bangkit.

Yoona pun berharap daya tahan fisiknya sedikit lebih baik. Dia hanya bertahan dengan tekadnya. Ia tak takut dengan adegan yang membutuhkan kawat, karena dia sudah mencobanya dalam pengalaman konser. Beberapa adegan macam itu bahkan terasa menyenangkan baginya. Baginya, adegan saat harus berlari dengan kekuatan fisiknya jauh lebih sulit.

6. Bolak-balik menempuh perjalanan jauh demi memenuhi jadwal kerja

Yoona SNSD (instagram.com/limyoona__official)
Yoona SNSD (instagram.com/limyoona__official)

Melalui wawancara dengan Harper’s Bazaar, terungkap bahwa Yoona harus memerankan dua tokoh berbeda untuk drama Love Rain (2012). Sambil menjalani syuting, dia tetap harus mengikuti jadwal SNSD. Rutinitasnya sangat melelahkan, karena harus berangkat ke Daegu untuk syuting adegan tahun 70-an saat subuh.

Setelah itu, Yoona kembali ke Seoul untuk tampil di acara musik. Begitu selesai, dia kembali ke Daegu. Fase itu terus berulang. Yoona sampai merasa tak perlu akting keras untuk terlihat sakit, karena dia memang sudah sangat kelelahan. Bahkan, manajernya mengatakan, ada hari di mana Yoona harus menahan rasa lelah secara fisik maupun mental.

Yoona telah melalui rasa lelah secara mental maupun fisik selama bertahun-tahun berkarier sebagai aktris. Terlepas dari semua cobaan di atas, dia tetap tegar menghadapi segalanya. Sebab, dia sangat berdedikasi dalam menjalani kariernya di bidang akting.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Izza Namira
EditorIzza Namira
Follow Us