6 Kesulitan Lee Dong Wook dalam Dunia Akting, Penuh Perjuangan!

Lee Dong Wook mengalami banyak kesulitan selama bertahun-tahun berakting. Dia memang sangat mencintai pekerjaannya sebagai aktor. Meskipun begitu, bukan berarti dia jadi menganggap prosesnya dalam berbagai proyek sebagai hal yang mudah.
Bintang drama The Nice Guy (2025) ini kerap mengungkap berbagai hal rumit yang dilaluinya dalam berakting di berbagai kesempatan. Lee Dong Wook sudah melewati banyak kesulitan dengan susah payah. Penasaran seperti apa perjuangannya? Yuk, simak!
1. Sulit merasa nyaman sepenuhnya dalam bekerja

Dalam wawancara dengan GQ Korea pada 2019, Lee Dong Wook mengaku jarang sekali merasa nyaman dalam jadwal untuk drama, variety show, film, dan lainnya. Ada saat mengkhawatirkan dan menyakitkan juga baginya, seolah sedang menabrak tembok. Ia memang puas tiap kali bisa melaluinya, tapi bukan berarti dia menikmati prosesnya.
Lee Dong Wook yakin bahwa rasa tidak nyaman itu akan kembali dihadapinya di masa depan. Ia pun tidak memiliki rencana untuk akting ataupun kehidupan yang sempurna. Ia hanya tidak mau melarikan diri dari kenyataan. Ia bertekad untuk terus maju sambil menantang dirinya menghadapi hal-hal itu.
2. Merasa bersalah jika filmnya gagal raih kesuksesan

Melalui wawancara dengan Esquire Korea pada 2019, Lee Dong Wook mengatakan, dia lebih berhati-hati dalam memilih proyek film ketimbang drama. Sebab, publik dapat langsung menilai apakah sebuah film sukses atau tidak. Hal itu berbeda dari drama. Jadi, ada banyak tekanan dalam mempertimbangkan proyek itu.
Lee Dong Wook pun merasa bersalah apabila filmnya gagal meraih kesuksesan. Ia tahu, tak mungkin membedakan apakah kegagalan itu merupakan tanggung jawab sutradara, aktor, atau perusahaan produksi. Meski begitu, sebagai aktor utama, ia tak dapat mengendalikan rasa bersalahnya jika filmnya gagal.
3. Bertahan dalam sistem manajemen yang belum terorganisasi

Masih dalam wawancara yang sama, Lee Dong Wook mengakui, sistem manajemen pada masa awal debutnya tak terorganisasi dengan baik seperti sekarang. Ia tak memiliki manajer dan penata gaya saat baru bekerja. Ia bahkan terbiasa naik bus bersama staf dan ikut tim kostum drama ke Dongdaemun untuk dapat sponsor pakaian.
Meski begitu, Lee Dong Wook merasa tak penting untuk membicarakan penderitaannya itu pada orang lain. Secara alami, dia merasa fase itu perlu dilalui olehnya. Sebab, aktor lain juga mengalami awal karier dengan cara yang sama. Terlebih, dia pun hanyalah aktor pemula yang debut saat SMA. Ia merasa tak berhak membahas ketidaknyamanan apa pun.
4. Sulit merasa puas dengan pekerjaannya sendiri

Dalam wawancara dengan W Korea pada 2020, Lee Dong Wook mengaku hampir tak pernah puas dengan pekerjaannya sendiri. Ia selalu menganggap ada yang kurang darinya. Kata-kata “Kamu sudah melakukannya dengan baik,” hanya terasa berarti jika orang lain yang mengatakannya, alih-alih dirinya sendiri.
Lee Dong Wook merasa harus menilai dirinya secara realistis. Bahkan, kadang dia tetap berhati-hati saat perlu mencintai dirinya sendiri. Direktur agensi mengingatkannya untuk tak bersikap terlalu keras pada dirinya sendiri. Namun, dia merasa, kesuksesannya justru diraih dari sikapnya yang berusaha mengenal dirinya secara realistis untuk memahami kekurangannya.
5. Makin stres seiring bertambahnya usia

Melalui wawancara dengan Elle Taiwan pada 2018, Lee Dong Wook menyatakan, dia tertarik menjadi aktor usai kebetulan menonton sebuah film di bioskop. Ia membayangkan dirinya muncul di layar besar itu. Ia makin yakin untuk jadi artis karena banyak orang di sekitarnya yang menyarankan profesi itu.
Lee Dong Wook merasa menjadi aktor di usia muda tanpa tahu apa-apa. Seiring dengan bertambahnya usianya, dia merasa akting semakin sulit. Ia juga semakin stres. Sang aktor menilai, akting terasa paling sulit ketika dia memulai proyek baru lagi. Meski begitu, dia menyadari pentingnya profesi ini dan berharap dirinya di masa muda bisa bekerja lebih keras.
6. Pernah tidak mau keluar rumah karena hasil dramanya tak sesuai ekspektasi

Lee Dong Wook mengungkap keterpurukannya usai membintangi drama Life (2018) di sebuah siaran langsung pada 2024. Sangking parahnya, dia tidak keluar rumah selama hampir sebulan. Pasalnya, drama itu mendapat rating rendah yang membuatnya tak puas dengan aktingnya dan situasinya.
Sang aktor juga merasa, drama itu mendapat banyak komentar kebencian di dunia maya. Ia mulai merasa, dirinyalah yang patut disalahkan atas kegagalan drama itu. Ia sampai mempertimbangkan untuk pensiun dan pindah ke negara lain. Ia merasa, drama itu mungkin akan jauh lebih sukses tanpa dibintangi olehnya.
Lee Dong Wook lebih rutin berolahraga karena merasa dirinya bak orang tak berguna dalam masa itu. Olahraga cukup membantunya melenyapkan hal negatif di benaknya. Namun, orang yang paling membantunya bersedia keluar rumah adalah Gong Yoo.
Gong Yoo menelepon untuk minta bertemu dengannya. Ia mengira, sang aktor akan memintanya menceritakan masalahnya. Namun, Gong Yoo ternyata berbicara dengan santai padanya dan tak membahas masalahnya. Momen itu membuatnya sadar, bahwa dia masih ada di dunia nyata yang jauh dari kebencian dunia maya. Lee Dong Wook lebih berani keluar rumah usai menyadarinya.
Terbukti, Lee Dong Wook sudah sering membicarakan kesulitannya dalam dunia akting di berbagai kesempatan. Dia tak ragu menunjukkan sisi manusiawinya yang bisa merasa kecewa dan sulit puas pada dirinya sendiri. Meski begitu, perjuangannya untuk tetap maju dan menghadapi semuanya sebenarnya patut dicontoh.