Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kim Seon Ho Diduga Kena Kasus Pajak Seperti Cha Eun Woo, Agensi Bicara

potret Kim Seon Ho
potret Kim Seon Ho (Instagram.com/seonho__kim)
Intinya sih...
  • Kim Seon Ho diduga melakukan penghindaran pajak
  • Pola dan metode dugaan penghindaran pajak mirip dengan kasus Cha Eun Woo
  • Fantagio membela Kim Seon Ho, menyatakan tidak ada masalah terkait kontrak atau aktivitas antara Kim Seon Ho dan agensinya
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kim Seon Ho kembali menjadi sorotan. Kali ini, bukan terkait dramanya yang belum lama ini tayang di Netflix, melainkan diduga karena melakukan penghindaran pajak.

Dugaan tersebut menjadi perbincangan, karena polanya disebut-sebut mirip dengan kasus yang menyeret rekan satu agensinya, Cha Eun Woo. Fantagio, selaku agensi, pun angkat bicara menjelaskan perkara ini.

1. Kim Seon Ho diduga melakukan penghindaran pajak

potret Kim Seon Ho
potret Kim Seon Ho (Instagram.com/seonho__kim)

Kim Seon Ho diduga menjalankan perusahaan keluarga pribadi untuk menghindari pajak. Berdasarkan laporan Sports Kyunghyang, Minggu (1/2/2026), pemain drama Can This Love Be Translated? tersebut mendirikan perusahaan perencanaan pertunjukan terpisah dari agensinya pada Januari 2024. Perusahaan itu tercatat beralamat di kediamannya sendiri di Yongsan, Seoul. Kim Seon Ho menjabat sebagai CEO, sementara orangtuanya direktur internal dan auditor.

Para ahli dan pelapor menyoroti beberapa hal yang dinilai mencurigakan dari perusahaan tersebut. Dikatakan bahwa perusahaan itu membayar orangtua Kim Seon Ho senilai puluhan ribu dolar setiap bulannya, lalu uang tersebut dikembalikan ke rekening pribadi Kim Seon Ho, diduga sebagai gaji fiktif. Di samping itu, ayah Kim Seon Ho disebut-sebut menggunakan kartu kredit perusahaan untuk keperluan pribadi dan mobil mewah Genesis GV80 yang didaftarkan atas nama perusahaan untuk mengurangi pajak.

Karena memiliki alamat yang sama dengan rumah Kim Seon Ho serta tidak memiliki izin resmi, perusahaan tersebut diduga hanya digunakan untuk memindahkan uang.

2. Polanya disebut mirip kasus Cha Eun Woo

potret Kim Seon Ho
potret Kim Seon Ho (Instagram.com/seonho__kim)

Pola dan metode dugaan penghindaran pajak ini dinilai sangat mirip dengan kasus yang menyeret rekan satu agensi Kim Seon Ho, yaitu Cha Eun Woo. Karena kasus tersebut melibatkan dua artis unggulannya, Fantagio pun menjadi sorotan. Agensi tersebut diyakini tidak mungkin tidak menyadari struktur pembayaran yang diduga tidak wajar tersebut.

Jika Fantagio menutup mata atau bahkan ikut terlibat dalam skema tersebut, hal ini bisa dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap transparansi akuntansi perusahaan publik.

Sebelumnya, selain denda sekitar 15 juta USD atau Rp251 miliar kepada Cha Eun Woo, Fantagio sendiri juga diperintahkan untuk membayar pajak terutang sebesar 6,1 juta USD atau sekitar Rp102 miliar.

3. Fantagio angkat bicara

potret Kim Seon Ho
potret Kim Seon Ho (Instagram.com/seonho__kim)

Fantagio, agensi Kim Seon Ho, pun menanggapi berita yang beredar. Mereka menjelaskan, Kim Seon Ho saat ini berada di bawah kontrak eksklusif dengan Fantagio atas namanya sendiri dan patuh pada prosedur hukum dan pajak yang terkait dengan hubungan kontraktual dan aktivitasnya.

"Kami ingin memperjelas bahwa tidak ada masalah sama sekali terkait kontrak atau aktivitas antara Kim Seon Ho dan agensinya, Fantagio. Perusahaan perseorangan yang disebutkan dalam laporan tersebut didirikan untuk tujuan produksi teater dan kegiatan terkait teater dan sama sekali tidak didirikan untuk tujuan penggelapan pajak atau penghindaran pajak yang disengaja," tegas agensi, dilansir MyDaily pada hari yang sama.

Mereka juga menambahkan, sejak pindah ke Fantagio, aktivitas bisnis perorangan Kim Seon Ho belum dilakukan selama sekitar satu tahun dan saat ini sedang dalam proses menutup bisnis tersebut sesuai dengan hukum dan prosedur yang relevan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zahrotustianah
EditorZahrotustianah
Follow Us

Latest in Korea

See More

Biodata dan Profil Martin CORTIS, Leader yang Multitalenta

01 Feb 2026, 17:10 WIBKorea