Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

⁠Park Na Rae Bantah Tudingan Kekerasan dan Kerja Overtime

Park Na Rae putuskan hiatus
Park Na Rae putuskan hiatus (YouTube.com/백은영의 골든타임)
Intinya sih...
  • Park Na Rae membantah tudingan kekerasan dan perundungan
  • Artis ini juga menyangkal adanya tunggakan gaji pada agensinya
  • Park Na Rae menyebut lebih membatasi program sejak keluar dari agensi
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Park Na Rae kembali buka suara setelah menerima deretan tudingan dari dua mantan manajernya. Ia menjawab setiap tudingan melalui wawancara panjang dengan Ilgan Sport yang dilakukan sebelum merilis pernyataan video pada Desember lalu. Media Korea Selatan tersebut mengklaim tidak mempublikasikan wawancara tersebut demi menghormati sikap sang artis.

Namun, media ini memutuskan untuk merilis hasil wawancara usai tudingan manajer melebar di kemudian hari. Salah satunya adalah klaim yang menyatakan mantan manajernya menerima kekerasan, bekerja lembur tanpa bayaran, dan tunggakan gaji. Apa kata Park Na Rae?

1. Park Na Rae bantah ada kekerasan selama kedua mantan manajernya bekerja

Potret Park Na Rae
Park Na Rae (instagram.com/wooju1025)

Park Na Rae membantah soal perundungan di tempat kerja dan penggelapan dana. Ia tidak ingin masalah ini semakin membesar, sehingga dirinya memilih menahan untuk menjelaskannya.

“Jika memang ada perundungan, saya pikir saya wajib bertanggung jawab, entah dengan kompensasi, berlutut meminta maaf, atau membuat permintaan maaf terbuka. Itu hal yang seharusnya dilakukan. Namun masalahnya, itu tidak pernah terjadi," ujar Park Na Rae dalam artikel Ilgan Sports yang rilis pada Rabu (14/1/2026).

Soal penganiyaan berat, Park Na Rae juga membantah, "Itu juga tidak benar. Saya memang pernah menegur ketika properti tidak disiapkan dengan baik. Jika hal itu dianggap sebagai perundungan, saya siap meminta maaf dengan tulus.”

2. Park Na Rae bantah ada tunggakan gaji

Park Na Rae
Park Na Rae (instagram.com/wooju1025)

Selain itu, Park Na Rae menyangkal soal penunggakan gaji yang ditudingkan pada agensinya. Menurut sang komedian, gaji selalu dibayarkan walau memang tidak tepat waktu, karena terkadang jadwal penggajian bertepatan dengan syuting semalaman atau makan bersama tim.

Park Na Rae menjelaskan, "Transfer tidak bisa langsung dilakukan, tetapi selalu saya bayarkan keesokan harinya."

"Gaji A bahkan saya naikkan sekitar satu juta won (Rp11,4 juta) dibanding saat ia masih bekerja di JDB Entertainment. Setiap orang juga memegang kartu perusahaan dengan limit bulanan 50 juta won, jadi tidak mungkin ada biaya operasional yang tertunda. Setelah dicek, selama 1 tahun 3 bulan, A menggunakan sekitar 70 juta won dari kartu perusahaan, dan B sekitar 50 juta won. Dalam kondisi seperti itu, sulit menerima klaim adanya pembayaran yang tertunda," lanjutnya.

3. Park Na Rae sebut lebih membatasi program sejak keluar agensi

potret Park Na Rae (instagram.com/wooju1025)
potret Park Na Rae (instagram.com/wooju1025)

Park Na Rae dikenal sebagai salah satu komedian yang hits dan membintangi banyak program ternama. Kedua mantan manajer pun mengklaim mereka harus bekerja dengan jam kerja berlebih. Bahkan, gak jarang diminta untuk mengerjakan tugas-tugas personal seperti memesankan pemeriksaan kesehatan keluarga Park Na Rae.

"Setelah dicek ulang, jam kerja yang diklaim tidak masuk akal. Bahkan saya membatasi jumlah program maksimal lima, dan rata-rata dalam sebulan ada sekitar 10 hari libur," sangkal Park Na Rae.

Hingga kini, proses hukum antara Park Na Rae dan kedua mantan manajernya masih berlanjut. Opini publik pun terbelah menjadi dua dan menunggu kebenaran terungkap.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Indra Zakaria
EditorIndra Zakaria
Follow Us

Latest in Korea

See More

4 Stigma yang Disematkan pada Tiga Karakter Utama di Love Me

14 Jan 2026, 17:17 WIBKorea