Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polisi: Tuduhan Kim Soo Hyun Pacari Kim Sae Ron Saat Minor Tak Terbukti
Potret Kim Soo Hyun yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada 2024 lalu (instagram.com/soohyun_k216)
  • Polisi Seoul menyatakan tuduhan Kim Soo Hyun berpacaran dengan mendiang Kim Sae Ron saat di bawah umur tidak terbukti karena bukti yang beredar ternyata hasil manipulasi.

  • Tim penyidik kepolisian menemukan Kim Se Ui sengaja menyebarkan informasi palsu demi keuntungan semata, meski menyadari Kim Soo Hyun tidak pernah berpacaran dengan mendiang sang aktris.

  • Kejaksaan mengeluarkan surat penahanan untuk Kim Se Ui, sementara pengacara keluarga Kim Sae Ron juga ditetapkan sebagai tersangka.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kabar terbaru datang dari kasus yang menyeret nama Kim Soo Hyun dan mendiang aktris Kim Sae Ron. Diberitakan The Korea Herald pada Kamis (21/5/2026), polisi telah mengambil kesimpulan kalau tuduhan yang menyebut Kim Soo Hyun berpacaran dengan Kim Sae Ron saat masih di bawah umur tidak terbukti.

Menurut polisi, bukti tuduhan yang disajikan Kim Se Ui dari saluran YouTube HoverLab untuk Soo Hyun telah dimanipulasi, termasuk pesan KakaoTalk sampai rekaman suara yang kabarnya dibuat dengan kecerdasan buatan atau AI.

1. Kim Se Ui sengaja sebar informasi palsu demi keuntungan semata

potret Kim Soo Hyun (Instagram.com/soohyun_k216)

Menurut investigasi kepolisian dari Kantor Polisi Gangnam Seoul terhadap Kim Se Ui yang diperoleh JoongAng Ilbo, penyidik menyimpulkan bahwa Kim Se Ui sengaja menyebarkan informasi palsu demi keuntungan ekonomi, khususnya pendapatan dari YouTube.

Padahal, Kim Se Ui menyadari bahwa Kim Soo Hyun tidak pernah berpacaran dengan mendiang sang aktris ketika masih di bawah umur. Walau begitu, Kim Se Ui tetap saja menyebarkan klaim palsu itu juga dengan maksud ingin mencemarkan nama baik bintang drama Queen of Tears itu.

Lebih lanjut, polisi juga menjelaskan bahwa klaim palsu tersebut telah menyebabkan kerugian serius pada karier dan kehidupan pribadi Kim Soo Hyun, termasuk pemutusan kontrak dari beberapa pengiklan dan klaim ganti rugi perdata yang terkait dengan klausul kontroversi sosial.

2. Polisi menyimpulkan bukti tuduhan untuk Kim Soo Hyun telah dimanipulasi

Kim Soo Hyun dan Kim Sae Ron (instagram.com/soohyun_k216 | instagram.com/ron_sae)

Tim penyidik kepolisian bahkan juga menemukan bukti percakapan yang dibagikan Kim Se Ui pada Maret 2025 lalu terkait Kim Soo Hyun dan Kim Sae Ron adalah hasil manipulasi.

Polisi mengatakan, Kim Se Ui menerima sebanyak 11 gambar tangkapan layar percakapan Kim Sae Ron dengan akun anonim pada 2016 dari pihak keluarga, lalu mengedit sekitar tujuh bagian dari gambar tersebut, termasuk mengubah nama lawan bicara menjadi Kim Soo Hyun.

"Tersangka mengetahui bahwa identitas lawan bicara belum dikonfirmasi, tetapi memposting materi yang dimanipulasi agar tampak seolah-olah keduanya benar-benar telah berbicara satu sama lain," kata polisi, dikutip dari Korea JoongAng Daily.

Selain bukti percakapan yang telah dimanipulasi, polisi juga menetapkan rekaman audio yang diduga menampilkan suara Kim Sae Ron yang disebar pada Mei 2025 merupakan hasil dari kecerdasan buatan.

3. Polisi juga menetapkan kuasa hukum keluarga Kim Sae Ron sebagai tersangka

potret Kim Soo Hyun (Instagram.com/soohyun_k216)

Kejaksaan Distrik Pusat Seoul telah mengeluarkan surat perintah penahanan untuk Kim Se Ui atas tuduhan berdasarkan Undang-Undang Hukum Kekerasan Seksual, termasuk perekaman dan distribusi ilegal. Sidang penahanan kabarnya dijadwalkan pada 26 Mei 2026 mendatang di Pengadilan Distrik Pusat Seoul.

Di sisi lain, penyidik juga telah menetapkan kuasa hukum dari pihak keluarga Kim Sae Ron sebagai tersangka. Polisi menilai, pengacara tersebut tidak hanya memberikan materi kriminal kepada Kim Se Ui yang memberatkan Kim Soo Hyun dan menyebarkan informasi palsu, tapi juga mereproduksinya dengan terorganisir dan terencana.

"Pihak Kim Soo Hyun tidak mengajukan pengaduan terhadap pengacara keluarga. Tampaknya, penyidik menemukan bukti konspirasi dan menjadikan pengacara tersebut sebagai tersangka," kata Ko Sang Rok, pengacara Kim Soo Hyun.

Editorial Team