Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Boy Group KPop Ini Pilih Leader Lewat Pemungutan Suara, Tanpa Agensi
TXT (instagram.com/txt_bighit)

Leader dari sebuah grup KPop tidak melulu dipilih oleh agensi. Ada kalanya, agensi membebaskan para member untuk memilih sendiri sosok pemimpin yang dianggap tepat sebelum debut bareng dalam sebuah grup. Caranya, dengan melakukan diskusi maupun pemungutan suara secara rahasia. 

Nah, berikut sejumlah boy group KPop yang memilih sendiri pemimpinnya. Member yang terpilih pun berjanji akan bertanggung jawab menjalani perannya dengan sebaik mungkin sebagai leader. Yuk, simak untuk mengetahui proses pemilihannya!

1. TXT

TXT (instagram.com/txt_bighit)

Dilansir Koreaboo, Bang Si Hyuk memberi tahu cara seorang pemimpin terpilih di Big Hit Entertainment. Saat pertama kali grup terbentuk, para anggota akan pindah ke asrama bersama. Pada saat itulah, mereka akan mengevaluasi tiap member selama 3 sampai 6 bulan. Lalu, agensi akan memberi mereka kesempatan untuk memilih leader yang dianggap paling cocok untuk mereka.

Beomgyu sempat menyatakan bahwa semua anggota menjalani percobaan selama beberapa pekan untuk memilih leader. Mereka jadi pemimpin sementara secara bergilir. Para anggota pun saling memberikan poin, lalu yang memiliki peringkat tertinggi akan menjadi leader tetap dan resmi. Nah, dalam proses pemilihan ini, Soobin mendapatkan suara dan poin tertinggi dari rekan grupnya.

Pada kesempatan berbeda, Soobin justru mengatakan bahwa dirinya memilih Yeonjun dalam proses pemilihan itu. Sebab, baginya, Yeonjun dapat memimpin dengan baik saat berlatih menyinkronkan gerakan tarian. Namun, semua staf dan anggota rupanya memilihnya menjadi leader. Ia awalnya tidak tahu alasannya, karena merasa waktu itu memiliki kepribadian pemalu dan tertutup.

Namun, sekarang Soobin tahu, member lain melihat kelebihan dalam dirinya untuk jadi leader. TXT menganggapnya sebagai tipe orang yang akan menunggu sampai membernya kembali bisa berdiri kembali dengan kakinya sendiri saat terjatuh atau terpuruk, alih-alih memaksa dengan menarik mereka untuk bangkit. Sementara bagi Beomgyu, Soobin juga dapat diandalkan dan merupakan penuh pertimbangan dalam berbagai hal.

2. SuperM

SuperM (instagram.com/superm)

SuperM memilih leader melalui siaran langsung di Instagram pada tahun 2019. Mereka berkumpul untuk mendiskusikan member yang cocok untuk jadi leader. Baekhyun mengawali dengan menyarankan Taemin yang jauh lebih senior dari mereka semua. Akan tetapi, Taemin langsung menolak peran tersebut.

Meski jauh lebih berpengalaman di industri hiburan ketimbang member SuperM lain, Taemin merasa dirinya gak cocok jadi leader. Pasalnya, ia sudah terbiasa jadi maknae bagi grup aslinya, SHINee. Ia justru mengusulkan Baekhyun yang menjadi pemimpin. Ia merasa peran itu cocok untuk Baekhyun yang sering merawat member SuperM lain sewaktu mereka latihan bareng. Taemin juga banyak bergantung padanya.

Baekhyun dengan bercanda menyatakan, bahwa ia tidak keberatan menjadi leader. Kai dan Taemin pun bersikeras bahwa Baekhyun harus benar-benar menjadi pemimpin untuk SuperM. Kai mengatakan, Baekhyun mempunyai pengaruh besar dalam mengendalikan suasana grup. Akhirnya, Baekhyun menyetujui keputusan tersebut.

3. X1

X1 (instagram.com/x1official101)

X1 memilih pemimpinnya dalam siaran langsung pada tahun 2019. Melalui pemungutan suara rahasia, terungkap bahwa semua member memilih Seungwoo sebagai pemimpin. Hanya Seungwoo yang tak memilih dirinya sendiri. Dongpyo menggambarkan Seungwoo selayaknya seorang ayah yang dapat diandalkan bagi mereka, jadi peran itu cocok baginya.

Para member menggambarkan Seungwoo sebagai orang yang dapat dipercaya, punya kemampuan kepemimpinan, dan dapat merawat mereka dengan baik. Seungyoun menegaskan, Seungwoo juga dapat memimpin mereka dengan baik di atas panggung. Sementara itu, Wooseok sudah menganggap kemampuan kepemimpinan Seungwoo sudah terlihat sejak jadi leader tim di acara survival Produce X 101. 

Seungwoo berterima kasih karena member X1 memilihnya di pemilihan suara itu. Ia berjanji akan menjadi pemimpin yang berjalan selangkah demi selangkah, lalu akan berusaha memimpin mereka semua dengan baik. Para member juga setuju untuk mengikuti Seungwoo dengan baik sebagai leader mereka. Sebagai penutup, Seungwoo mengaku senang dapat terpilih sebagai leader.

4. ENHYPEN

ENHYPEN (twitter.com/ENHYPEN)

Dalam konten pada tahun 2020, ENHYPEN menjelaskan proses pemilihan leader. Semua member diwawancarai dan mengikuti berbagai tes. Kemudian, Heeseung dan Jungwon terpilih sebagai kandidat terkuat yang bisa memimpin grup tersebut. Staf pun mengingatkan para member, bahwa Heeseung sudah berperan sebagai member tertua di grup, jadi akan ada kekhawatiran apabila ia berperan sebagai leader juga.

Setelah mendiskusikannya dengan Heeseung dan Jungwon, staf maupun para member pun sepakat bahwa Jungwon akan menjadi pemimpin ENHYPEN. Heeseung pun menyatakan betapa ia lebih suka membantu sebagai member tertua dan sesama anggota, ketimbang menjadi seorang pemimpin. Jadi, ia senang Jungwon menempati posisi tersebut.

Heeseung juga berjanji akan mendukung member lain untuk membantu Jungwon sebagai leader dalam menjalankan peran, agar grup mereka bisa berhasil. Jungwon menyatakan, bahwa ia ingin menjadi pemimpin yang bisa membuat membernya dapat mengungkapkan pendapat dengan bebas. Ia berharap mereka dapat bekerja keras bersama. Ia pun akan berusaha bertanggung jawab atas posisinya tersebut.

5. Wanna One

Wanna One (twitter.com/WannaOne_twt)

Pada Juli 2017, terungkap bahwa Wanna One diberi kesempatan tinggal bersama di asrama selama beberapa waktu, sebelum dapat menentukan pemimpin mereka. Saat itu, Yoon Jisung sudah diutus sebagai pemimpin sementara karena kepercayaan agensi dan para member. Pemungutan suara dan hasilnya pun diumumkan pada Agustus 2017.

Jisung terpilih sebagai pemimpin tetap dan resmi dari pemungutan suara itu. Minhyun pun menekankan bahwa member lain juga harus membantu Jisung dalam menjalankan perannya sebagai pemimpin dalam menuju kesuksesan. Minhyun berharap mereka dapat saling membantu Jisung selagi promosi bareng sebagai Wanna One selama satu setengah tahun.

Memberi kebebasan memilih leader untuk para member dianggap sebagai keputusan bijak dari agensi. Sebab, setiap anggota yang akan debut bareng pasti sudah tahu sikap dan kepribadian satu sama lain sejak berlatih bareng. Hal ini memungkinkan mereka memilih sosok yang dinilai paling tepat untuk menempati posisi penuh tanggung jawab tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team