Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Chen, Baekhyun Xiumin Dikabarkan Ajukan Putus Kontrak dengan INB100
Member dari sub-unit Exo-CBX (instagram.com/weareone.exo)
  • Chen, Baekhyun, dan Xiumin mengajukan gugatan pemutusan kontrak dengan INB100 karena dugaan pelanggaran pembayaran bernilai miliaran won yang belum diselesaikan oleh agensi.
  • CEO Cha Ga Won mengakui kondisi keuangan perusahaan sedang menurun dan berjanji menormalkan operasional melalui investasi tambahan atau dana pribadi.
  • Sejumlah artis besar sebelumnya juga telah meninggalkan jaringan agensi BPM Entertainment dan One Hundred, menyisakan sedikit artis di bawah kepemimpinan Cha Ga Won.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Chen, Baekhyun, dan Xiumin dikabarkan tengah mengajukan gugatan pemutusan kontrak dengan agensi mereka, INB100, pada Jumat (10/4/2026). Langkah ini disebut-sebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran kontrak yang dilakukan agensi. Isu ini sontak bikin heboh, karena menyangkut masa depan aktivitas mereka.

Selain kontrak, publik juga menyoroti kondisi internal perusahaan yang disebut sedang tidak baik-baik saja. CEO Cha Ga Won pun sudah angkat bicara terkait hal ini. Simak selengkapnya di bawah ini!

1. Chen Baekhyun Xiumin diduga mengajukan gugatan putus kontrak dengan INB100

EXO-CBX (x.com/weareoneEXO)

Menurut laporan media Korea The Fact, Chen, Baekhyun, dan Xiumin telah mengirimkan surat tercatat kepada CEO Cha Ga Won pada akhir Maret 2026 lalu. Dalam surat tersebut, mereka memberitahukan niat untuk mengakhiri kontrak sekaligus menuntut penjelasan atas berbagai dugaan pelanggaran.

Pelanggaran tersebut termasuk masalah pembayaran yang belum diselesaikan agensi. Disebutkan pula bahwa sejumlah pembayaran kepada Chen, Baekhyun, dan Xiumin mencapai miliaran won. Namun, hingga dua minggu berlalu, mereka disebut belum menerima tanggapan yang memuaskan.

2. CEO Cha Ga Won buka suara soal kondisi agensi

potret Cha Ga Won, CEO label ONE HUNDRED (dok. ONE HUNDRED)

Meski sudah menerima dana besar dari kontrak berbasis IP CBX (Chen, Baekhyun, Xiumin), perusahaan justru mengalami penurunan nilai modal. Bahkan, keterlambatan pembayaran ke mitra dan staf membuat operasional jadi tidak berjalan normal. Menanggapi hal ini, Cha Ga Won selaku CEO dari One Hundred, Big Planet Made Entertainment, dan INB100 pun angkat bicara.

"Kami berupaya untuk menormalkan perusahaan. Kami akan mencoba menyelesaikan situasi ini, meskipun itu berarti menerima investasi tambahan atau menggunakan dana pribadi kami," ujar pihak Cha Ga Won mengutip The Fact.

3. BPM Entertainment sudah banyak ditinggalkan artisnya

VIVIZ, comeback 1st Album A Montage of ( ) (dok. BPM Entertainment)

Sebelum CBX, deretan artis besar juga sudah lebih dahulu keluar dari jaringan agensi ini. Per Juni 2025, MC Mong tidak lagi aktif dan mengundurkan diri dari posisinya sebagai pendiri dan produser di ONE HUNDRED Label. Di agensi BPM Entertainment, ada Taemin, Lee Seung Gi, Lee Mu Jin, BE'O, hingga grup VIVIZ yang memutuskan keluar dari agensi. Saat ini, disebutkan hampir tidak ada artis yang tersisa di bawah kepemimpinan Cha Ga Won.

INB100 sendiri merupakan perusahaan yang didirikan oleh Baekhyun sebagai persiapan untuk mandiri dari SM Entertainment. Kemudian, pada Mei 2024, perusahaan ini diakuisisi sebagai anak perusahaan One Hundred, sebuah perusahaan yang didirikan oleh CEO Cha Ga Won bersama MC Mong. Setelah itu, CEO Cha menjadi pemegang saham terbesar dan memimpin INB100 bersama One Hundred dan Big Planet Made Entertainment.

Hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Chen, Baekhyun, dan Xiumin.

Editorial Team