Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
BTS bersama pendiri HYBE Labels
BTS bersama pendiri HYBE Labels (dok. Big Hit Entertainment)

Intinya sih...

  • Memprioritaskan kebahagiaan artisnya

    • Bang Si Hyuk menyarankan BTS untuk mencari kebahagiaan sebagai tujuan utama

  • Jimin BTS mengatakan pendiri HYBE Labels menawarkan hiatus selama 6 bulan

  • Tidak memaksakan diet dan memberi kebebasan dalam berkarya

    • Bang Si Hyuk ingin memberi kebebasan bagi artisnya dalam makan dan berekspresi di media sosial

  • Soobin TXT pernah mengatakan agensinya memberinya program diet saat trainee

  • Mengizinkan artisnya pacaran

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sebagai perusahaan hiburan Korea Selatan, HYBE Labels telah mendebutkan banyak artis yang sukses berkarier di industri KPop. Terlebih, perusahaan itu menaungi berbagai agensi ternama. Mereka juga melakukan berbagai upaya untuk memanusiakan artisnya.

HYBE Labels bukanlah label yang sempurna dalam menjaga artisnya. Namun, mereka mengklaim telah melakukan beberapa upaya berikut ini sebagai bentuk kepedulian dan cara memanusiakan artisnya. Hanya saja, publik skeptis dengan kebenaran dari beberapa klaim perusahaan tersebut. Yuk, simak!

1. Memprioritaskan kebahagiaan artisnya

BTS (x.com/bts_bighit)

Di dokumenter BTS Monuments: Beyond the Star pada 2023, Bang Si Hyuk menemui BTS dan menyarankan mereka untuk mengharapkan hal yang lebih besar karena segalanya berjalan lancar. Namun, dia juga menasihati untuk memilih jalan yang tak memperburuk rasa lelah mereka.

Bang Si Hyuk menjelaskan, BTS bisa mencari cara untuk menemukan kebahagiaan sebagai salah satu tujuan mereka. Terlebih, mereka sudah bekerja keras tanpa henti selama bertahun-tahun. Sebab, ia tahu bahwa banyak artis yang tidak berbahagia. Ia sadar, banyak artis yang justru mengalami depresi hingga fobia sosial.

Menurut Bang Si Hyuk, kebahagiaan lebih penting ketimbang kesuksesan. Jimin BTS juga mengatakan, bahwa pendiri HYBE Labels itu sempat menawarkan grupnya untuk hiatus selama 6 bukan.

Meskipun begitu, BTS sempat ragu istirahat adalah keputusan yang tepat saat mereka akhirnya memperoleh kesuksesan. Hanya saja, pendiri agensi mereka lebih memprioritaskan kebahagiaan BTS. Ia khawatir BTS tak akan bahagia jika melanjutkan karier dengan menahan burnout.

2. Tidak memaksakan diet dan memberi kebebasan dalam berkarya

TXT (x.com/TXT_bighit)

Melalui wawancara dengan Bloomberg pada 2023, terungkap bahwa Bang Si Hyuk mengetahui bahwa mayoritas trainee di Korea Selatan tidak diperbolehkan pacaran dan diwajibkan diet. Maka dari itu, ia ingin membuat sistem yang berbeda di agensinya. Ia ingin memberi kebebasan bagi artisnya.

Bang Si Hyuk mengizinkan para trainee di HYBE Labels untuk menikmati semua makanan yang mereka inginkan. Ia juga mendukung mereka untuk mengekspresikan diri tanpa batasan di media sosial. Ia pun mengizinkan mereka memproduksi lagunya sendiri.

Meskipun begitu, publik sebenarnya skeptis dengan pernyataan ini. Pasalnya, Soobin TXT pernah mengatakan bahwa agensinya memberinya program diet saat trainee. Namun, dia sulit mematuhinya karena kerap merasa kelaparan dan pernah harus makan diam-diam. Bahkan, ada CCTV yang mengawasi para trainee di ruang latihan.

3. Mengizinkan artisnya pacaran

NU'EST (instagram.com/nuest_official)

Dilansir Koreaboo, Minhyun eks NU'EST pernah menyatakan bahwa Pledis Entertainment tidak melarang artisnya untuk berpacaran. Bahkan, agensi tersebut justru menyarankan pacaran untuk artisnya agar mereka bisa membiarkan emosi mengalir.

Meskipun begitu, Minhyun secara pribadi justru belum tertarik pacaran. Ia merasa tak punya waktu untuk itu. Sebab, berpacaran akan membuatnya harus mengurangi waktu tidurnya demi pergi berkencan. Baginya, hal itu tak terasa mudah.

HYBE Labels mengklaim berupaya tak mengeksploitasi dengan tidak menganggap artisnya sebagai produk untuk mencari keuntungan saja. Meski begitu, mereka bukan label yang sudah sempurna dalam upaya memanusiakan artisnya. Sebab, Soobin TXT pernah mengaku dipukul saat trainee oleh pihak agensi. Setidaknya, mereka telah melakukan beberapa upaya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team