ilustrasi bicara (pexels.com/RDNE Stock project)
Ketika kamu mendengar kabar bahwa salah satu teman terbaikmu baru saja diberhentikan dari pekerjaannya, kamu mungkin akan tergoda untuk langsung memberikan kiat dan trik mencari pekerjaan untuk dirinya. Di satu sisi, ini mungkin tampaknya membantu bagi seseorang yang telah diberhentikan.
Namun di sisi lain, perlu diketahui bahwa ketika seseorang baru saja kehilangan pekerjaan, sebenarnya yang ia butuhkan pertama kali adalah bukan informasi lowongan pekerjaan, tetapi anggota keluarga atau teman dekat yang bisa mendengarkan segala emosinya setelah mengalami pemecatan.
Pemecatan dapat menyebabkan kekacauan emosional. Banyak orang yang mengalami stres, frustasi, bahkan kehilangan harga diri ketika dipecat dari pekerjaan mereka. Jadi, saat kamu mengetahui kalau temanmu baru saja dipecat, maka tindakan yang tepat untuk dilakukan adalah menjadi pendengar yang baik.
Pendengar yang baik itu artinya kamu menjaga kontak mata, mendengarkan dengan saksama apa yang dikatakan oleh lawan bicara tanpa menghakimi, serta memberikan dorongan verbal ketika ia mengungkapkan perasaan sedih, marah, atau kecewa. Meskipun tampak sepele, namun menurut Dr. Elliot, menyediakan ruang yang aman bagi orang yang kamu sayangi untuk memproses kehilangan pekerjaan dan kesedihan yang menyertainya adalah salah satu tindakan berharga untuk dirinya.