Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Cara Menghadapi Meeting yang Bikin Energi Terkuras
Ilustrasi meeting (pexels.com/Theo Decker)
  • Artikel membahas bagaimana meeting yang terlalu sering dan tanpa jeda bisa menguras energi serta menurunkan fokus selama jam kerja.
  • Ditekankan pentingnya persiapan sebelum meeting, memberi jeda setelahnya, dan menghindari multitasking agar pikiran tetap segar.
  • Disarankan mencatat poin penting seperlunya dan memahami prioritas kehadiran supaya energi tidak habis untuk meeting yang kurang relevan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Meeting yang terlalu sering atau berlangsung lama kadang bikin energi cepat habis. Belum selesai satu diskusi, sudah lanjut ke meeting berikutnya tanpa jeda yang cukup. Lama-kelamaan, kamu jadi merasa lelah sendiri meski sebagian besar waktu hanya dihabiskan duduk dan mendengarkan.

Apalagi kalau meeting berjalan terlalu ramai, gak jelas arahnya, atau ternyata bisa selesai lewat chat singkat. Kondisi seperti ini sering bikin fokus menurun dan kepala terasa penuh setelah jam kerja selesai. Supaya energi kamu gak cepat terkuras, ada beberapa cara sederhana yang bisa membantu menghadapi meeting dengan lebih nyaman.

1. Jangan ikut meeting tanpa persiapan

Ilustrasi bekerja (pexels.com/George Milton)

Masuk meeting tanpa tahu topik pembahasan sering bikin kamu lebih cepat lelah karena harus terus menebak arah percakapan. Kamu jadi perlu ekstra fokus untuk memahami konteks diskusi yang sedang berjalan, apalagi kalau pembahasannya cukup banyak dan berpindah-pindah.

Akibatnya, konsentrasi jadi lebih gampang buyar dan energi mental terasa cepat habis meski meeting belum selesai. Kondisi ini juga bikin kamu lebih sulit mengikuti alur pembicaraan secara nyaman. Karena itu, coba luangkan beberapa menit untuk memahami agenda atau tujuan meeting sebelum dimulai. Dengan persiapan kecil seperti ini, kamu bisa lebih siap mengikuti diskusi dan gak terlalu kewalahan saat meeting berlangsung.

2. Beri jeda sebentar setelah meeting selesai

Iustrasi ambil jeda sejenak (freepik.com/ Drazen Zigic)

Meeting yang berjalan terus-menerus tanpa jeda bisa bikin otak terasa penuh dan sulit benar-benar bernapas. Baru selesai satu diskusi, kamu sudah harus langsung fokus ke meeting berikutnya tanpa sempat memulihkan energi terlebih dulu. Kalau kondisi ini berlangsung terus, tubuh dan pikiran jadi lebih cepat lelah meski aktivitas yang dilakukan terlihat “cuma duduk”. Fokus perlahan menurun dan kepala terasa makin penat seiring berjalannya hari.

Karena itu, coba beri waktu sebentar setelah satu meeting selesai sebelum lanjut ke aktivitas berikutnya. Kamu bisa berdiri sejenak, minum air, stretching ringan, atau berjalan kecil supaya tubuh dan pikiran punya kesempatan untuk rileks sebelum kembali fokus bekerja.

3. Hindari multitasking berlebihan saat meeting

Ilustrasi meeting (pexels.com/mart production)

Membalas chat, membuka tab lain, sambil tetap mencoba mendengarkan meeting memang sering terasa lebih “produktif”. Padahal, kebiasaan multitasking seperti ini justru bikin otak bekerja lebih keras karena perhatian kamu terus berpindah-pindah dalam waktu bersamaan.

Akibatnya, energi mental jadi lebih cepat terkuras dan kamu juga lebih gampang kehilangan fokus selama meeting berlangsung. Di akhir diskusi, kepala terasa lebih penuh meski sebenarnya kamu hanya duduk di depan layar. Kalau memungkinkan, coba fokus pada satu hal selama meeting berjalan. Dengan perhatian yang lebih terarah, pikiran kamu gak terlalu terbebani dan meeting juga terasa lebih ringan untuk dijalani.

4. Catat poin penting seperlunya

Ilustrasi catat poin penting (pexels.com/Ivan S)

Terlalu memaksa diri mencatat semua hal saat meeting justru bisa bikin kamu makin cepat lelah. Kamu jadi sibuk mengejar setiap pembahasan sampai sulit benar-benar memahami inti percakapannya. Padahal, gak semua hal perlu ditulis secara detail.

Kalau terlalu fokus mencatat semuanya, perhatian kamu juga gampang terbagi antara mendengarkan dan menulis. Akibatnya, meeting terasa lebih melelahkan karena otak bekerja terus tanpa jeda. Coba cukup catat poin utama atau hal yang memang perlu ditindaklanjuti setelah meeting selesai. Dengan cara ini, kamu tetap bisa fokus mengikuti diskusi tanpa merasa kewalahan harus menangkap setiap kalimat yang dibahas.

5. Sadari kalau gak semua meeting harus diikuti secara penuh

Ilustrasi meeting (pexels.com/Yan krukau)

Ada meeting yang memang penting untuk kamu ikuti aktif, tapi ada juga yang sebenarnya cukup dipantau seperlunya. Kalau memungkinkan, coba pahami prioritas dan peran kamu dalam diskusi tersebut. Dengan begitu, energi kamu gak habis hanya untuk terus berada di banyak meeting tanpa arah yang jelas.

Meeting memang sudah jadi bagian dari rutinitas kerja banyak orang. Tapi kalau dijalani tanpa jeda dan batas yang sehat, energi mental kamu bisa cepat terkuras. Karena itu, penting untuk tetap memberi ruang supaya tubuh dan pikiran gak terus bekerja tanpa henti.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team