Pernahkah kamu membuka laptop pada Senin pagi lalu langsung berharap jam kerja cepat selesai? Pikiran tentang resign terus muncul, bahkan sebelum meeting pertama dimulai. Pertanyaan sebelum resign sering datang saat rasa lelah terasa lebih besar daripada semangat berangkat kerja.
Perasaan itu memang nyata, tetapi keputusan besar sebaiknya gak lahir dari emosi yang sedang penuh. Resign bisa menjadi langkah yang tepat jika dipikirkan dengan matang, bukan sekadar pelarian dari hari yang terasa berat. Yuk simak lima pertanyaan sebelum resign berikut ini supaya keputusanmu gak berubah menjadi penyesalan.
