Di dunia kerja, status lajang sering kali dianggap sekadar urusan pribadi yang tidak ada kaitannya dengan karier. Padahal, tanpa disadari, status ini membawa sejumlah kemudahan yang memengaruhi ritme, pilihan, hingga arah perkembangan profesional seseorang. Banyak privilege karier muncul bukan karena kemampuan yang lebih tinggi, melainkan karena kondisi hidup yang lebih fleksibel dan minim tuntutan di luar pekerjaan.
Sayangnya, privilege ini jarang dibicarakan secara terbuka. Pekerja lajang kerap dipersepsikan "lebih bebas" atau "lebih fokus", tanpa melihat bahwa kebebasan tersebut adalah hasil dari struktur sosial dan ekspektasi yang berbeda. Memahami privilege ini penting agar kita bisa melihat dinamika karier dengan lebih adil, tanpa menghakimi pilihan hidup siapa pun. Yuk, simak beberapa privilege karier yang lebih mudah dimiliki oleh pekerja yang masih lajang di bawah ini!
