Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
bekerja
ilustrasi bekerja (freepik.com/ tirachardz)

WFH saat Ramadan punya tantangan sendiri. Kamu puasa, jam tidur berubah, tapi pekerjaan tetap berjalan seperti biasa. Duduk terlalu lama di depan laptop juga bikin badan pegal dan kepala terasa berat.

Supaya kamu tetap produktif tanpa merasa tumbang di tengah hari, penting banget mengatur energi dengan lebih cerdas. Berikut lima tips yang bisa membantu kamu mengurangi rasa lelah saat WFH selama Ramadan.

1. Manfaatkan jam produktif setelah sahur

ilustrasi ruang kerja khusus (freepik.com/freepik)

Setelah sahur dan salat Subuh, biasanya energi masih cukup stabil. Gunakan waktu ini untuk menyelesaikan tugas yang butuh fokus tinggi, seperti membuat laporan atau mengerjakan revisi penting.

Pagi hari cenderung lebih tenang dan minim distraksi. Kamu bisa bekerja lebih cepat sebelum rasa kantuk datang. Dengan menyelesaikan tugas berat lebih awal, beban pikiran di siang hari jadi lebih ringan.

2. Atur ritme kerja dengan jeda singkat

ilustrasi istirahat kerja (freepik.com/freepik)

WFH sering bikin kamu lupa waktu karena semua serba dekat. Padahal duduk terlalu lama justru membuat tubuh makin cepat lelah.

Coba terapkan jeda setiap 60–90 menit untuk berdiri, stretching ringan, atau berjalan sebentar di rumah. Gerakan kecil membantu melancarkan peredaran darah dan mengurangi pegal. Istirahat singkat seperti ini bikin kamu kembali segar tanpa menguras energi.

3. Perhatikan menu sahur yang mengenyangkan

ilustrasi keluarga makan sahur (freepik.com/ freepik)

Rasa lelah di siang hari sering dipicu menu sahur yang kurang tepat. Pilih makanan dengan karbohidrat kompleks dan protein agar energi lebih stabil.

Kurangi makanan terlalu manis atau terlalu berminyak karena bisa bikin cepat lapar dan lemas. Jangan lupa minum air putih yang cukup saat sahur. Asupan yang seimbang membantu kamu bertahan lebih nyaman selama bekerja dari rumah.

4. Ciptakan ruang kerja yang nyaman

ilustrasi bekerja (freepik.com/ partystock)

Meski di rumah, usahakan tetap punya area kerja yang rapi dan terang. Duduk dengan posisi yang baik supaya punggung dan leher gak cepat pegal.

Kalau memungkinkan, buka jendela agar sirkulasi udara lebih segar. Lingkungan yang nyaman bikin fokus lebih terjaga dan tubuh gak cepat drop. WFH bukan berarti bekerja dari kasur seharian. Posisi kerja yang tepat sangat memengaruhi stamina.

5. Jaga kualitas tidur malam

ilustrasi tidur (pexels.com/ cottonbro studio)

Ramadan sering membuat waktu tidur berkurang. Supaya gak terlalu lelah, atur jam tidur lebih disiplin dan hindari begadang yang gak perlu.

Kalau memungkinkan, ambil power nap singkat sekitar 20 menit di siang hari untuk memulihkan energi.

Tubuh yang cukup istirahat membuat kamu lebih fokus, emosional lebih stabil, dan gak gampang kehabisan tenaga saat bekerja.

WFH selama Ramadan tetap bisa dijalani dengan nyaman kalau kamu pintar mengatur energi. Kuncinya ada pada manajemen waktu, pola makan, dan kualitas istirahat. Dengan ritme yang lebih seimbang, kamu bisa tetap produktif tanpa merasa kelelahan berlebihan. Semangat menjalani Ramadan dan tetap jaga kesehatan, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team