Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi orang berdiskusi (pexels.com/Mikhail Nilov)
Ilustrasi orang berdiskusi (pexels.com/Mikhail Nilov)

Kerja freelance atau pekerjaan lepas banyak diminati oleh orang. Dengan jam waktu yang fleksibel dan jenis pekerjaan yang beragam dengan upah yang lumayan, tak heran mengapa banyak orang yang menjadikan pekerjaan jenis ini sebagai side hustle atau bahkan pekerjaan full-time mereka. 

Namun, tidak sedikit pula yang masih kebingungan bagaimana cara untuk memulai pekerjaan ini. Berikut enam trik untuk memulai pekerjaan freelance dan apa saja yang kamu harus persiapkan sebelumnya! 

1. Tentukan jasa apa yang kamu tawarkan

ilustrasi bermain gadget (pexels.com/Roberto Nickson)

Pertama, kamu harus tentukan jasa apa yang akan kamu tawarkan kepada klienmu. Apakah itu jasa menulis artikel? Desain grafis? Video editing? Pastikan itu yang benar-benar kamu kuasai. 

Di tahap ini, kamu juga harus mengetahui apa yang menjadi permasalahan dari klien yang akan kamu tuju dan bagaimana kamu bisa membantu mereka dengan kemampuan yang kamu miliki. 

Dengan mengerti permasalahan bisnis dari klien idealmu, akan lebih mudah bagimu untuk mengemas jasamu kepada mereka. Jelaskan secara rinci di dalam deskripsi jasamu tentang apa saja yang kamu tawarkan, bagaimana cara kerjanya, dan untuk tipe klien atau perusahaan seperti apa. 

2. Tentukan klien idealmu

ilustrasi menulis (pexels.com/MART PRODUCTION)

Jika kamu sudah menentukan jasa apa yang kamu tawarkan, tahap selanjutnya adalah tentukan siapa yang menjadi klien idealmu. Kamu bisa menentukan siapa target idealmu dengan melakukan pertanyaan seperti ini:

  • Apakah mereka klien lokal atau internasional?
  • Apakah mereka merupakan pemilik bisnis kecil, medium, atau besar?
  • Apakah mereka berada di industri yang sama atau berbeda? 

Jika sudah, saatnya mencari klien tersebut. Kamu bisa menawarkan jasamu melalui platform freelancing, kenalanmu, atau bahkan kamu bisa menawarkan langsung ke perusahaan tujuanmu melalui e-mail. 

3. Tentukan harga untuk jasamu

ilustrasi bermain gadget (pexels.com/freestocks.org)

Menentukan harga yang tepat adalah salah satu hal yang wajib kamu pikirkan ketika memulai sebagai freelancer. Ada beberapa variabel yang bisa kamu pegang untuk menentukan harga yang sesuai dengan jasa yang kamu tawarkan. 

Beberapa variabel itu seperti: 

  • Pengalaman
  • Industri
  • Durasi proyek
  • Tingkat kesukaran proyek
  • Kemampuanmu untuk menyelesaikan proyek itu sesuai keinginan klien
  • Lokasi klien
  • Seberapa urgensi proyek itu 

Jangan sampai kamu mematok harga yang terlalu tinggi dan terlalu rendah ketika memulai karier sebagai freelancer. Pikirkan variabel-variabel di atas, ya!

4. Portofolio proyek sebelumnya

ilustrasi bermain gadget (pexels.com/Cytonn Photography)

Yang namanya menawarkan jasamu, pasti orang akan melihat contoh dari hasil kerjamu sebelumnya. Ini yang dinamakan dengan portofolio. 

Jika kamu seorang social media specialist di kantormu, kumpulkan konten-konten terbaikmu dan jangan lupa beri penjelasan singkat tentang proyek tersebut. Beberapa hal lain yang bisa kamu tambahkan seperti testimonial, data engagement atau metriks keberhasilan, dan mockups bisa menambah kepercayaan calon klienmu. 

5. Tulis proposal yang baik

ilustrasi orang merencanakan (pexels.com/MART PRODUCTION)

Setelah menentukan jasa, target klien, harga, dan menyiapkan portofolio, saatnya menulis proposal untuk menarik hati klien pertamamu. Biasanya, platform khusus untuk freelancing juga membutuhkan freelancer untuk mengirim sebuah proposal kepada klien yang potensial. 

Isi dari proposal yang baik adalah tentang bagaimana kamu bisa membantu target penerima jasamu dengan skill yang telah kamu kuasai saat ini. Disarankan untuk menggunakan gaya bahasa yang profesional dan ramah dalam penulisan proposal. 

6. Jalin kerjasama yang baik dengan klien

ilustrasi orang berbicara (pexels.com/Edmond Dantès)

Sesaat kamu telah mendapatkan klien, jalin kerjasama yang baik dan profesional. Sebab, di dalam dunia freelancing klien adalah bagian dari bisnismu. Berikan mereka kemampuan terbaikmu untuk memecahkan masalah mereka. Niscaya, klien terpuaskan dan akan terus menggunakan jasamu. 

Yang paling penting, jangan lupa terus asah kemampuanmu apalagi bila kamu seorang fresh graduate, ya! Semoga berhasil dengan pekerjaan freelance-mu! 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team