Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Tipe Atasan di Kantor, Penah Ketemu yang Mana?
ilustrasi tipe-tipe atasan (pexels.com/Yan Krukau)
  • Artikel membahas tujuh tipe atasan di kantor, mulai dari yang kaku seperti robot hingga yang galak dan sulit diajak kompromi.
  • Setiap tipe atasan dijelaskan dengan karakteristik unik serta strategi menghadapi mereka agar hubungan kerja tetap profesional dan produktif.
  • Tulisan menekankan pentingnya menjaga etika kerja dan performa, terlepas dari sifat atau gaya kepemimpinan atasan yang dihadapi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bos atau atasan di kantor adalah orang yang harus dihormati dan dipenuhi perintahnya. Namun, sifat atasan ini pastinya bermacam-macam. Ada atasan yang baik hati, super cuek, dan ada juga atasan yang galak.

Meski kamu bisa mendapatkan atasan yang berbeda-beda, profesionalitas dalam bekerja tentunya harus tetap sama. Gak bisa 'kan alasan gak mau atau malas kerja gara-gara punya atasan yang menyebalkan misalnya. Nah, berikut ini adalah tujuh tipe atasan di kantor yang mungkin saja kamu temui beserta solusi sederhana untuk menghadapinya. Penasaran? Yuk, simak!

1. Atasan yang kayak robot alias super kaku

ilustrasi atasan yang kaku (pexels.com/RDNE Stock project)

Jenis atasan satu ini adalah atasan yang kaku dan membuat suasana kantor selalu penuh dengan tekanan. Jangan harap kamu akan nyambung kalau ngobrol soal topik-topik di luar pekerjaan seperti gosip atau makanan yang lagi viral misalnya.

Meski demikian, atasan dengan tipe seperti ini biasanya merupakan sosok yang mampu membuat anak buah sukses. Oleh karena itu, untuk mengatasi atasan model seperti ini, sebaiknya kamu memperhatikan kinerjamu. Pasalnya, atasanmu adalah orang yang sangat objektif dalam menilai kinerja karyawan. Pastikan kamu selalu disiplin, tepat waktu dan patuh deadline. Ketika makan siang dan sempat duduk bersama atasan, coba tanyakan mengenai kisah perjalanan kariernya, dengan begitu kamu membangun kedekatan emosional dengan atasanmu.

2. Atasan yang kelihatan sering senyum, tapi ternyata palsu

ilustrasi atasan tersenyum (pexels.com/fauxels)

Atasan tipe yang satu ini mempunyai wajah yang bersahabat, hanya saja dia juga mempunyai kemampuan untuk mengkritik dengan pedas.

Atasan dengan karakter seperti ini tidak akan mempan meskipun kamu melakukan berbagai macam cara untuk pendekatan. Satu-satunya yang bisa kamu lakukan adalah jangan pernah menunjukan kalau kamu merasa tertekan dengan kritikannya, karena hal itu justru akan membuat kamu semakin di-bully. Sebaiknya, kamu jaga jarak saja dengan atasan tipe ini. Pastikan interaksi kamu dan atasan seminimal mungkin dan fokus pada pekerjaan saja.

3. Atasan yang lembut dan baik hati

ilustrasi atasan yang baik (pexels.com/Yan Krukau)

Tidak semua atasan atau bos itu seram dan menyebalkan, ada juga kok atasan yang baik bahkan lembut hatinya. Atasan yang lebih cenderung tidak enakan biasanya akan membuat suasana kantor terasa lebih santai. Hanya saja, hal ini bisa menyebabkan efektivitas kerja malah jadi berkurang.

Atasan yang seperti ini akan kurang sesuai bagi kamu yang masih ingin mengasah kemampuan serta melebarkan sayap dalam karier. Jangan pernah merasa emosi karena atasan tidak pernah menegur teman yang datang terlambat padahal kamu selalu tepat waktu. Pasalnya, atasan seperti ini sebenarnya juga menilai hasil kerja kamu dan rekan di kantor, hanya saja dia memilih lebih banyak diam demi menjaga kondisi kantor. Jadi, tetaplah bekerja dengan giat tapi tetap santai.

4. Atasan dengan janji-janji yang gak pernah ditepati

ilustrasi janji-janji atasan (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Atasan yang satu ini hobi banget memberikan iming-iming pada karyawannya, seperti akan menaikkan gaji atau memberikan promosi apabila kamu mau bekerja lembur atau melakukan proyek tambahan. Sayangnya, seringkali janji-janji manisnya tidak pernah ditepati dan malah membuat karyawan merasa kecewa.

Nah, untuk menghadapi atasan seperti ini, sebaiknya kamu tidak langsung menyetujui semua perintahnya karena bisa saja dia mengira kamu terlalu penurut dan gampang disuruh-suruh. Oleh karena itu, sebaiknya kamu menunggu surat tertulis dari perusahaan. Dengan sikap professional seperti ini, atasan kamu malah akan merasa segan dan respek pada kamu.

5. Atasan yang gayanya office-mate banget

ilustrasi office mate (pexels.com/olia danilevich)

Dia adalah atasan yang ramah, bersahabat, dan humoris. Atasan seperti ini membuat suasana kerja menjadi sangat menyenangkan, meskipun seringkali terkesan subjektif ketika memberi penilaian pada karyawannya.

Jika atasanmu menawarkan untuk ngopi bareng, terima saja karena hal ini membuat kamu menjadi lebih dekat dengannya dan dia akan lebih memperhatikan pekerjaan kamu. Jika dia sudah nyaman dengan kamu, kemungkinan peluang promosi pun akan lebih mudah didapat.

6. Atasan yang langka, jumlahnya seribu banding satu

ilustrasi atasan sebagai leader (pexels.com/cottonbro studio)

Ini adalah tipe bos atau atasan idaman semua karyawan. Karakternya tegas tapi peduli, sekaligus menginspirasi dan tetap humoris. Dia bisa menjadi mentor yang baik sekaligus jago dalam memberikan tugas dan juga kritik.

Sebaiknya, kamu jangan mengumbar janji pada atasan jenis ini karena dia tahu pasti mana karyawan yang handal dan tidak. Dia tahu mana karyawan yang bisa benar-benar bekerja, dan mana yang cuma lip service saja. Sebaiknya, sering-seringlah meminta pendapat pada atasan tipe ini tentang penilaian kinerjamu. Penilaian dan masukan yang dia berikan pastinya akan membuat kinerjamu semakin maksimal.

7. Atasan tipe monster yang sebaiknya dijauhi

ilustrasi atasan galak (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Atasan tipe ini adalah atasan yang tidak bisa menyembunyikan rasa marahnya. Dia yang akan memanggil kamu dan tidak ragu mengomel dengan sumpah serapah jika kamu melakukan kesalahan.

Satu-satunya cara terbaik yang bisa kamu lakukan adalah jangan pernah mencari masalah dengan atasan tipe ini. Pastikan pekerjaanmu selalu selesai tepat waktu dengan baik. Selain itu, jangan sekali-kali sok akrab yang justru memperbesar kemungkinan kamu melakukan kesalahan-kesalahan sepele saat berkomunikasi dengannya.

Itu tadi tujuh tipe atasan yang bisa kamu temui di tempat kerja. Dari tipe-tipe di atas, mana aja nih yang pernah kamu temui?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team