Bekerja keras dengan terlalu keras tidak sama. Bekerja keras menunjukkan totalitas dalam bekerja. Ciri yang paling menonjol ialah kedisiplinan dan kompetensi. Sementara bekerja terlalu keras berarti memaksakan diri untuk terus bekerja tanpa batasan. Bekerja keras dianjurkan terutama untuk anak muda supaya kamu bisa memiliki fondasi hidup yang kokoh. Tanpa kerja keras, hasil kerja pun minimal. Tidak ada perkembangan yang berarti dalam perjalanan kariermu.
Akan tetapi, bekerja terlalu keras justru sebaiknya dihindari. Dirimu wajib tahu kapan harus berkata cukup terkait jam kerjamu. Sekalipun kamu amat suka bekerja, jangan menyempitkan duniamu seakan-akan hanya tentang pekerjaan. Ada enam dampak buruk atau akibat kerja terlalu keras sampai mengabaikan keseimbangan hidup.
